Liga Inggris Ikut Berduka Pasca Tragedi 129 Orang Tewas di Stadion Kanjuruhan
Minggu, 02 Oktober 2022 - 19:02 WIB
loading...
Liga Inggris Ikut Berduka Pasca Tragedi 129 Orang Tewas di Stadion Kanjuruhan. Foto: Kolase/Antara
A
A
A
LONDON - Liga Inggris ikut berduka atas terjadinya insiden kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan , Malang. Tragedi tersebut menewaskan 129 orang usai menyaksikan laga Arema FC vs Persebaya.
"Pikiran semua orang di Liga Premier bersama mereka yang terkena dampak peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan tadi malam (Sabtu 1 Oktober 2022)," tulis akun resmi Twitter Liga Inggris (@LigaPrimer), Minggu (2/10/2022).
Sebagaimana diketahui, laga Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB berakhir ricuh. Hal tersebut tak lepas dari Aremania -julukan Arema FC- yang tidak puas dengan hasil akhir tim kesayangan.
Tim berjuluk Singo Edan harus menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Selepas pertandingan Aremania masuk kedalam lapangan dan membuat kerusuhan semakin pecah.
Pihak keamanan yang berada di sekitar lapangan mencoba untuk mengamankan kondisi dengan terpaksa menembakkan gas air mata. Akibatnya, kondisi itu menimbulkan kepanikan dan membuat desak-desakan suporter yang akan ke luar stadion.
Baca Juga: Sergio Ramos Berduka atas Tragedi Kanjuruhan 129 Orang Tewas: Menyayat Hati!
"Pikiran semua orang di Liga Premier bersama mereka yang terkena dampak peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan tadi malam (Sabtu 1 Oktober 2022)," tulis akun resmi Twitter Liga Inggris (@LigaPrimer), Minggu (2/10/2022).
Sebagaimana diketahui, laga Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB berakhir ricuh. Hal tersebut tak lepas dari Aremania -julukan Arema FC- yang tidak puas dengan hasil akhir tim kesayangan.
Tim berjuluk Singo Edan harus menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Selepas pertandingan Aremania masuk kedalam lapangan dan membuat kerusuhan semakin pecah.
Pihak keamanan yang berada di sekitar lapangan mencoba untuk mengamankan kondisi dengan terpaksa menembakkan gas air mata. Akibatnya, kondisi itu menimbulkan kepanikan dan membuat desak-desakan suporter yang akan ke luar stadion.
Baca Juga: Sergio Ramos Berduka atas Tragedi Kanjuruhan 129 Orang Tewas: Menyayat Hati!
Lihat Juga :