Suporter Bergerak: Bobotoh Gagas Deklarasi Damai, Aremania-Bonek Bersatu Serukan Persaudaraan
Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sevilla Pecat Julen Lopetegui Usai Dikalahkan Borussia Dortmund
Ketua Viking Persib Club Heru Joko mengatakan, atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, dia menilai semua pihak harus berbenah. Mulai dari pihak panitia pelaksana, keamanan, suporter, sampai PSSI juga harus berbenah.
"Kejadian ini membuat kita mulai menggemakan wacana perdamaian antar suporter. Permintaan perdamaian ini dari grass root," ucap dia.
Para suporter yang memiliki tensi rivalitas tinggi sudah saling bertemu satu sama lain. Dia mengatakan, deklarasi perdamaian akan dibuat dengan sangat baik. "Insyaallah besok saya dan beberapa bobotoh juga akan ke Malang. Kita akan menanggapi hal ini dengan serius," ungkapnya.
Setelah coba didiskusikan, masyarakat pun sudah banyak yang sadar dengan keadaan. Baginya, damai memang harus dari dalam hati, bukan ceremonial belaka. "Tentunya yang pasti kami sangat menyambut baik ajakan damai dari semua pihak," ujarnya.
Heru juga menyampaikan suka mendalam atas tewasnya lebih dari 125 orang atas insiden di Kanjuruhan. "Kami kehilangan banyak saudara, sangat menyesakkan. Kemarin sebelum Arema lawan Persebaya, kami duduk di sana bertemu sahabat lama. Sudah mulai terurai hubungan Bandung dengan Malang," ujar Herru.
Ketua Viking Persib Club Heru Joko mengatakan, atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, dia menilai semua pihak harus berbenah. Mulai dari pihak panitia pelaksana, keamanan, suporter, sampai PSSI juga harus berbenah.
"Kejadian ini membuat kita mulai menggemakan wacana perdamaian antar suporter. Permintaan perdamaian ini dari grass root," ucap dia.
Para suporter yang memiliki tensi rivalitas tinggi sudah saling bertemu satu sama lain. Dia mengatakan, deklarasi perdamaian akan dibuat dengan sangat baik. "Insyaallah besok saya dan beberapa bobotoh juga akan ke Malang. Kita akan menanggapi hal ini dengan serius," ungkapnya.
Setelah coba didiskusikan, masyarakat pun sudah banyak yang sadar dengan keadaan. Baginya, damai memang harus dari dalam hati, bukan ceremonial belaka. "Tentunya yang pasti kami sangat menyambut baik ajakan damai dari semua pihak," ujarnya.
Heru juga menyampaikan suka mendalam atas tewasnya lebih dari 125 orang atas insiden di Kanjuruhan. "Kami kehilangan banyak saudara, sangat menyesakkan. Kemarin sebelum Arema lawan Persebaya, kami duduk di sana bertemu sahabat lama. Sudah mulai terurai hubungan Bandung dengan Malang," ujar Herru.
Lihat Juga :