TPFKMS Ungkap 12 Indikasi Pelanggaran HAM saat Tragedi Kanjuruhan

Senin, 10 Oktober 2022 - 09:33 WIB
loading...
TPFKMS Ungkap 12 Indikasi...
Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil (TPFKMS) mengungkapkan kemungkinan 12 pelanggaran HAM saat tragedi Kanjuruhan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
A A A
MALANG - Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil (TPFKMS) mengungkapkan kemungkinan 12 pelanggaran HAM saat tragedi Kanjuruhan . Ini berdasarkan investigasi selama sepekan usai insiden yang menewaskan 131 orang itu.

Baca Juga: Desakan Iwan Bule Mundur dari Ketum PSSI Kian Kencang, Menpora: Kami Tak Bisa Intervensi

Tragedi Kanjuruhan terjadi selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 2022/2023, Sabtu (1/10/2022). ratusan orang meninggal dunia karena sesak napas dan terinjak-injak akibat berdesak-desakkan saat menuju pintu keluar.

TPFKMS lalu bergerak untuk menyelidiki penyebab insiden berdarah ini. Tim ini terdiri dari enam lembaga, yakni LBH Pos Malang, LBH Surabaya, Lokataru, IM 57+ Institute, serta Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Setelah melakukan investigasi selama sepekan, TPFKMS setidaknya menemukan 12 dugaan pelanggaran HAM. Perwakilan LBH Surabaya, Jauhar Kurniawan mengatakan investigasi terus berlanjut meski dalam keadaan duka.

“Dalam proses investigasi, kami bertemu dengan sejumlah saksi, korban dan keluarga korban dengan kondisi ada yang mengalami gegar otak, luka memar bagian muka dan tubuhnya," jelas Jauhar.

"Ruam merah pada muka, hingga trauma yang berat akibat peristiwa kekerasan yang telah terjadi,” lanjutnya seperti diwartakan Wearemania, Senin (10/10/2022).

TPFKMS menyebut terjadi sejumlah tindak kekerasan saat insiden terjadi. Hasil investigasi awal ini dirunut berdasarkan keterangan saksi dan supporter.

“Berdasarkan berbagai temuan awal, kami menilai telah terjadi tindak kekerasan yang dilakukan secara sengaja dan sistematis, dilakukan oleh aparat keamanan, dengan tidak hanya melibatkan aktor lapangan saja, yang saat ini telah ditetapkan tersangka oleh aparat kepolisian," jelas Jauhar.

"Tetapi, ada aktor lain, dengan posisi lebih tinggi yang seharusnya ikut bertanggung jawab, dan perlu diproses hukum lebih lanjut,” bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Adhyaksa FC,...
Profil Adhyaksa FC, Klub Kejaksaan yang Jegal Persipura Promosi
Asisten Pelatih Arema...
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Duel Klasik Arema FC...
Duel Klasik Arema FC vs Persib 1-2: Gol Telat Barba Bungkam Auman Singo Edan
Balas Sindiran Pelatih...
Balas Sindiran Pelatih Timnas Indonesia U-23, Marcos Santos: Kesempatan Itu Diperjuangkan di Latihan!
Nestapa Kurnia Meiga,...
Nestapa Kurnia Meiga, Mantan Kiper Timnas Indonesia: Jualan Kerupuk untuk Bertahan Hidup
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
Sepekan Berlalu Pelempar...
Sepekan Berlalu Pelempar Batu ke Bus Persik Belum Terungkap, Apa Kendalanya?
Rekaman CCTV dan Video...
Rekaman CCTV dan Video Jadi Kunci Penangkapan Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik
Special Bola
Jadwal Siaran Langsung...
Bola Dunia
Jadwal Siaran Langsung Timnas Timor Leste vs Vietnam di Piala AFF 2026, Live di iNews!
Kisah Lucu Zlatko Runje,...
Liga Indonesia
Kisah Lucu Zlatko Runje, Asisten Pelatih Persib yang Heran Lihat Warga Bandung Selalu Bahagia
Mantan Rekan Setim Jadi...
Liga Indonesia
Mantan Rekan Setim Jadi Juara Piala Dunia 2026, Bintang Persib Bandung Luka Menalo Turut Bangga!
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Berita Terkini
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved