Petarung Indonesia Jeka Saragih Latihan di AS Jelang Final Road to UFC
Kamis, 10 November 2022 - 00:35 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, petarung berusia 27 tahun tersebut mengungkapkan lebih banyak berlatih grappling dan juga wrestling di Negeri Paman Sam. Selain itu, nantinya dia juga bakal melakukan adu tanding dengan petarung di sana.
“Kalau di sana kita kebanyakan latihan grappling ada wrestling-nya. Dan nanti juga sparring pelatih yang tentukan di sana nanti,” jelas Jeka.
Jeka sendiri sudah pernah berlatih di Amerika Serikat selama dua bulan sebelum melakoni laga semifinal. Ketua Umum KOBI, Ardiansyah Bakrie, pun mengungkapkan alasan petarungnya itu latihan di Negeri Paman Sam karena di sana adalah negara nomor satu untuk MMA.
“Karena Amerika negara nomor satu MMA. Banyak atlet sehingga dapat latih tanding dan banyak pelatih berkualitas yang menciptakan juara-juara di UFC,” ujar Ardi saat menemani Jeka bertemu Menpora.
Hasil kerja kerasnya di Amerika Serikat pun berbuah sangat manis. Jeka berkembang sangat pesat dan menjadi petarung yang sangat handal sehingga dia memutuskan untuk balik ke sana demi meningkatkan performanya lagi untuk menyegel tiket ke UFC.
“Kemarin Jeka sebelum berangkat semifinal juga berlatih selama dua bulan di sana dan itu banyak meningkatkan skill dan kualitasnya sehingga menangnya sangat spektakuler, lawannya sampai dibuat tidur, itu baru pertama terjadi. Sebelumnya, di perempat final orang India kalah dengan spinning backfish-nya, jadi itu yang didapat Jeka setelah latihan berat di Amerika,” jelas Ardi.
“Kalau di sana kita kebanyakan latihan grappling ada wrestling-nya. Dan nanti juga sparring pelatih yang tentukan di sana nanti,” jelas Jeka.
Jeka sendiri sudah pernah berlatih di Amerika Serikat selama dua bulan sebelum melakoni laga semifinal. Ketua Umum KOBI, Ardiansyah Bakrie, pun mengungkapkan alasan petarungnya itu latihan di Negeri Paman Sam karena di sana adalah negara nomor satu untuk MMA.
“Karena Amerika negara nomor satu MMA. Banyak atlet sehingga dapat latih tanding dan banyak pelatih berkualitas yang menciptakan juara-juara di UFC,” ujar Ardi saat menemani Jeka bertemu Menpora.
Hasil kerja kerasnya di Amerika Serikat pun berbuah sangat manis. Jeka berkembang sangat pesat dan menjadi petarung yang sangat handal sehingga dia memutuskan untuk balik ke sana demi meningkatkan performanya lagi untuk menyegel tiket ke UFC.
“Kemarin Jeka sebelum berangkat semifinal juga berlatih selama dua bulan di sana dan itu banyak meningkatkan skill dan kualitasnya sehingga menangnya sangat spektakuler, lawannya sampai dibuat tidur, itu baru pertama terjadi. Sebelumnya, di perempat final orang India kalah dengan spinning backfish-nya, jadi itu yang didapat Jeka setelah latihan berat di Amerika,” jelas Ardi.
(sto)
Lihat Juga :