Juara Indonesia Softball Master, Kombes Syahrial M. Said Buktikan Polisi Mampu Berprestasi

Selasa, 15 November 2022 - 21:30 WIB
loading...
Juara Indonesia Softball...
Kepolisian membuktikan dapat mencatat prestasi di bidang olahraga. Itu dilakukan Kombes Syahrial M. Said sebagai pemain Team Kobra Indonesia Softball Master. Foto: Twitter
A A A
JAKARTA - Kepolisian membuktikan dapat mencatat prestasi di bidang olahraga. Itu dilakukan Komisaris Besar Polisi (Kombes) Syahrial M. Said sebagai pemain Team Kobra Indonesia Softball Master dengan menjuarai East Asia Softball Master 2002, Singapura, Minggu (6/11/2022).

Baca Juga: Hasil Australian Open 2022: Adnan/Nita Tembus 16 Besar, Habisi Wakil Tuan Rumah

Kombes Syahrial tak hanya menyalurkan hoby main softball semasa remaja. Dia bahkan bisa membukukan prestasi yang gemilang di cabor ini.

Pencapaian yang diraihnya bahkan berlevel internasional. Torehan yang diharapkan dapat menaikkan citra yang baik dari institusi kepolisian.

“Alhamdulilah berkat doa dan dukungan dari semua pihak, kita dua kali main, menang terus tak terkalahkan oleh lawan dari Malaysia, Thailand, Jepang, Singapura, Hongkong, Brunei Darussalam, “ kata Kombes Syahrial kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (13/11/2022).

Lebih lanjut, Kombes Syahrial menerangkan bahwa ini merupakan prestasi yang telah dinantikan setelah dua tahun vakum akibat Covid-19.

“Dari semi final Team Kobra Indonesia menang bertanding dengan Team Brunei Darussalam. Kemudian di final, kita juga menang bertanding dengan Team Brunei Darussalam," terangnya.

Menurut Kombes Syahrial, Tim Kobra terdiri dari mantan pemain nasional yang terpanggil untuk memperkuat team masters yang dikategorikan kelompok usia minimal 40 tahun ke atas.

“Satu team sembilan orang. Ada pemain cadangannya, karena usia kita rentan cedera, “ terangnya.

Menurut Kombes Syahrial dapat berprestasi di softball tidak lepas dari peran Donny Kesuma yang pernah melatihnya.

“Saya ikut seleksi terpilih dan kemudian tetap ikut seleksi lagi, terpilih lagi. Karena mungkin memenuhi syarat jadi saya masuk team, “ paparnya.

Setiap ikut seleksi, Kombes Syahrial minta surat tugas dari pimpinan kepolisian. Kalau sudah di-acc barulah berangkat. Sebab, dia tidak ingin mengganggu tugasnya di kepolisian dengan jadwal latihannya setiap akhir pekan.

“Kebijakan ada pada pimpinan. Pada prinsipnya pimpinan kepolisian mendukung penuh, selain tugas negara di kepolisian, “ tandas Kombes Syahrial.

Sedangkan, Donny menyampaikan bahwa Team Kobra Indonesia belum jadi klub, tapi masih komunitas.

“Kita memilih pemain dari setiap daerah yang mempunyai potensi terbaik di bidangnya. Pak Kombes Syahrial itu salah satunya yang punya kemampuan utility, posisi di semua tempat, kebutuhan team memang demikian,“ katanya.

Donny memberikan apresiasi kepada Kombes Syahrial. "Beliau dari segi kepolisian tetap mengemban tugas negara, dan dari segi hoby, bukan sekedar menyalurkan hoby, melainkan sampai berprestasi, prestasinya internasional," jelasnya.

Untuk kali ini, Donny mengaku dirinya tidak main karena tiga tahun vakum sejak Covid-19. “Saya tidak turun main, tapi hanya menjadi official saja. Sekarang mau recovery, Insya Allah tahun depan bisa main lagi," katanya

"Kalau di atlet kita persiapannya bukan hanya sekali atau dua kali kejuaraan, tapi jangka panjang,“ tegas aktor, pembawa acara dan politikus, yang memulai kariernya sebagai atlet softball.

Menurut Donny, performa Kobra tahun ini cukup mengejutkan. "Apalagi ada beberapa pemain baru, kita persiapannya cukup panjang hampir enam bulan, meski belang-bentong, tapi setiap minggu pasti ada latihannya, satu hari," jelasnya.

“Karena kita semua rata-rata sudah senior, kita punya kewaspadaan sendiri, dimana kita harus menambah sendiri latihannya, seperti Pak Kombes Syahrial yang punya kemauan sendiri untuk menambah latihan sendiri, fisik maupun teknis, “ bebernya.

Baca Juga: Hasil Australian Open 2022: Dejan/Gloria Kalahkan Pasangan Gado-gado

Donny menyatakan, bahwa Team Kobra ini bukan klub tapi komunitas karena orang-orangnya sudah mempunyai wawasan tersendiri mengenai olahraga itu sendiri.

“Jadi kekurangan diisi sendiri dengan jadwal latihan di luar, sehingga ketika latihan bersama kekurangannya bisa ditutupi," pungkasnya.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Special Bola
Hasil Timnas Jerman...
Bola Dunia
Hasil Timnas Jerman vs Paraguay di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sama Kuat 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Gabriel Mutombo Layak...
Liga Indonesia
Gabriel Mutombo Layak Gantikan Federico Barba di Persib Bandung?
Setelah Gabriel Mutombo,...
Liga Indonesia
Setelah Gabriel Mutombo, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Disebut Gabung Persib Bandung!
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved