3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan

Kamis, 24 November 2022 - 05:01 WIB
loading...
3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan
3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan. Foto: Kolase/Daily Mail
A A A
DOHA - Timnas Jerman ngotot memberi dukungan kepada kaum LGBT (lesbian, gay, bisexual, dan transgender) di Piala Dunia 2022 . Buntutnya, mereka secara memalukan dihajar Timnas Jepang.

Sebelum bertanding di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Rabu (23/11/2022), setidaknya terdapat tiga fakta Timnas Jerman mendukung kaum LGBT. Padahal, Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia 2022 menolak kampanye LGBT selama acara berlangsung.

Apa saja kontroversi yang dibuat Timnas Jerman sebelum dipermalukan Jepang? Berikut ulasan ringkasnya:

1. Aksi Tutup Mulut Sebelum Kick-off
3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan

Fakta pertama, sebelum pertandingan, skuad Timnas Jerman menutup mulut mereka saat sesi foto Starting XI. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) memberikan penjelasan bahwa aksi tersebut adalah bentuk protes terhadap pembungkaman di Piala Dunia 2022.

"Kami ingin menggunakan ban kapten kami untuk mempertahankan nilai-nilai yang kami anut di tim nasional Jerman: keberagaman dan saling menghormati," tulis keterangan Instagram resmi DFB dikutip Rabu (23/11/2022).

2. Ban Kapten Manuel Neuer
3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan

Fakta kedua, kapten Timnas Jerman Manuel Neuer menyembunyikan ban kapten resmi FIFA. Keputusan itu terbilang kontroversial, karena Jerman berkeras menggunakan ban kapten berwarna pelangi simbol dukungan terhadap LGBT di Piala Dunia 2022 Qatar.

FIFA kemudian mengancam akan memberi sanksi jika Timnas Jerman mengenakan ban kapten tersebut. Alhasil, Neuer menggunakan ban kapten resmi FIFA berwarna putih, akan tetapi sengaja dipasang dengan cara disembunyikan untuk menguatkan pesan menolak paksaan FIFA.

3. Ban Pelangi Menteri Dalam Negeri Jerman
3 Kontroversi Timnas Jerman Dukung LGBT saat Lawan Jepang: Berbuntut Kekalahan Memalukan

Fakta ketiga, sekaligus yang paling terang-terangan, Menter Dalam Negeri dan Komunitas Federal Jerman, Nancy Faeser, mengenakan ban berwarna pelangi saat menyaksikan langsung Timnas Jerman vs Jepang. Aksi tersebut semakin menyedot perhatian karena Nancy duduk di samping Presiden FIFA Gianni Infantino di tribun penonton.

Setelah tiga kontroversi tersebut, Timnas Jerman menelan kekalahan 1-2 di tangan Jepang. Mereka lebih dulu unggul lewat gol lkay Gundogan (33’). Tapi kemudian Jepang berbalik memenangkan laga melalui gol balasan Ritsu Doan (75’) dan Takuma Asano (83’).
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2058 seconds (11.97#12.26)