Ahsan/Hendra Pemain Indonesia Pertama Lolos Semifinal World Tour Finals 2022: Jangan Sampai Hilang Fokus!
Jum'at, 09 Desember 2022 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Status juara grup bakal menjadi keuntungan tersendiri karena di babak semifinal mereka akan melawan runner-up grup. Secara matematis, itu lebih mudah demi melaju ke babak final.
The Daddies –julukan Ahsan/Hendra- mengungkapkan kunci sukses mengalahkan pasangan Denmark. Mereka bermain luar biasa melawan pasangan ranking lima dunia itu. Ahsan/Hendra tampil dominan sejak awal dan akhirnya menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan, yakni 21-13 dan 21-12.
Dalam pertandingan itu, pasangan ranking enam dunia tersebut jarang sekali memberikan bola lambung pada lawan. Mereka terus menurukan bola dan menyerang dengan smash-smash tajam, pukulan drive mendatar dan juga drop shot yang sangat mematikan.
Ahsan/Hendra mengungkapkan bahwa strategi menyerang tersebut memang sengaja mereka terapkan sejak awal dan terus dipertahankan hingga gim kedua berakhir. Pasalnya, jika mengendurkan tekanan, mereka menilai hal itu bisa membuat mereka kerepotan karena Astrup/Rasmussen punya kesempatan untuk berkembang.
"Kita memang sengaja menekan mereka dari awal sampai akhir, fokusnya juga jangan sampai hilang," kata Ahsan dikutip dari rilis PBSI, Kamis (8/12/2022).
"Tadi kita tidak mau mengendurkan permainan karena kalau membiarkan mereka berkembang bisa bahaya, bisa susah sendiri nanti kitanya," sahut Hendra.
Kemenangan itu pun membuat duet juara dunia tiga kali itu mendapatkan tiket ke semifinal. Hasil itu didapat setelah pada laga lainnya Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China) menggulung Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
The Daddies –julukan Ahsan/Hendra- mengungkapkan kunci sukses mengalahkan pasangan Denmark. Mereka bermain luar biasa melawan pasangan ranking lima dunia itu. Ahsan/Hendra tampil dominan sejak awal dan akhirnya menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan, yakni 21-13 dan 21-12.
Dalam pertandingan itu, pasangan ranking enam dunia tersebut jarang sekali memberikan bola lambung pada lawan. Mereka terus menurukan bola dan menyerang dengan smash-smash tajam, pukulan drive mendatar dan juga drop shot yang sangat mematikan.
Ahsan/Hendra mengungkapkan bahwa strategi menyerang tersebut memang sengaja mereka terapkan sejak awal dan terus dipertahankan hingga gim kedua berakhir. Pasalnya, jika mengendurkan tekanan, mereka menilai hal itu bisa membuat mereka kerepotan karena Astrup/Rasmussen punya kesempatan untuk berkembang.
"Kita memang sengaja menekan mereka dari awal sampai akhir, fokusnya juga jangan sampai hilang," kata Ahsan dikutip dari rilis PBSI, Kamis (8/12/2022).
"Tadi kita tidak mau mengendurkan permainan karena kalau membiarkan mereka berkembang bisa bahaya, bisa susah sendiri nanti kitanya," sahut Hendra.
Kemenangan itu pun membuat duet juara dunia tiga kali itu mendapatkan tiket ke semifinal. Hasil itu didapat setelah pada laga lainnya Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China) menggulung Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Lihat Juga :