Lautan Manusia Sambut Skuad Maroko Bak Juara Piala Dunia 2022
Rabu, 21 Desember 2022 - 11:00 WIB
loading...
Lautan Manusia Sambut Skuad Maroko Bak Juara Piala Dunia 2022. Foto: REUTERS/Juan Medina
A
A
A
RABAT - Skuad Timnas Maroko kembali ke tanah airnya usai menciptakan sejarah di Piala Dunia Qatar 2022 . Pasukan berjuluk Singa Atlas disambut bak juara oleh ribuan orang di sepanjang jalanan Kota Rabat.
Menurut laporan The National News, Rabu (21/12/2022), ribuan penggemar Maroko terlihat gembira turun ke jalan Kota Rabat. Mereka menyambut pahlawan sepak bola Hakim Ziyech cs yang kembali ke rumah mereka pada Selasa waktu setempat.
Baca Juga: 3 Pemain Bintang Tanpa Klub, dari Cristiano Ronaldo hingga Egy Maulana Vikri
Pada momen perayaan itu, ribuan orang mengibarkan bendera, menyalakan kembang api, menabuh genderang, dan meneriakkan "ole, ole, ole, ole, Maghreb, Maghreb (nama Arab untuk Maroko)". Tepatnya, saat pelatih Maroko, Walid Reragui dan anak asuhnya melakukan perjalanan dari bandara ke ibu kota menggunakan bis secara terbuka.
Ya, penyambutan bak pahlawan dari masyarakat Maroko terhadap Achraf Hakimi dkk bukan tanpa alasan. Sebab, mereka telah membuat Singa Atlas menciptakan sejarah dalam gelaran Piala Dunia tahun ini.
Singa Atlas menjadi negara Afrika Utara dan Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia. Meski masuk ke turnamen sebagai tim underdog, faktanya Hakim Ziyech cs berhasil memuncaki grup yang termasuk Belgia dan Kroasia.
Tak hanya itu, Maroko juga mengalahkan pemenang Piala Dunia 2010, Spanyol di babak 16 besar dan Juara Piala Eropa 2016 Portugal di perempat final. Berkat pencapaian fantastis itu, penggemar muslim di seluruh dunia tertarik untuk mendukung perjalanan tak terduga mereka.
Sayangnya, perjalanan Maroko akhirnya terhenti usai disingkirkan juara bertahan, Prancis di semifinal. Kendati demikian, pasukan Walid Regragui tetap menjadi pahlawan bagi masyarakat Maroko, khususnya.
Menurut laporan The National News, Rabu (21/12/2022), ribuan penggemar Maroko terlihat gembira turun ke jalan Kota Rabat. Mereka menyambut pahlawan sepak bola Hakim Ziyech cs yang kembali ke rumah mereka pada Selasa waktu setempat.
Baca Juga: 3 Pemain Bintang Tanpa Klub, dari Cristiano Ronaldo hingga Egy Maulana Vikri
Pada momen perayaan itu, ribuan orang mengibarkan bendera, menyalakan kembang api, menabuh genderang, dan meneriakkan "ole, ole, ole, ole, Maghreb, Maghreb (nama Arab untuk Maroko)". Tepatnya, saat pelatih Maroko, Walid Reragui dan anak asuhnya melakukan perjalanan dari bandara ke ibu kota menggunakan bis secara terbuka.
Ya, penyambutan bak pahlawan dari masyarakat Maroko terhadap Achraf Hakimi dkk bukan tanpa alasan. Sebab, mereka telah membuat Singa Atlas menciptakan sejarah dalam gelaran Piala Dunia tahun ini.
Singa Atlas menjadi negara Afrika Utara dan Arab pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia. Meski masuk ke turnamen sebagai tim underdog, faktanya Hakim Ziyech cs berhasil memuncaki grup yang termasuk Belgia dan Kroasia.
Tak hanya itu, Maroko juga mengalahkan pemenang Piala Dunia 2010, Spanyol di babak 16 besar dan Juara Piala Eropa 2016 Portugal di perempat final. Berkat pencapaian fantastis itu, penggemar muslim di seluruh dunia tertarik untuk mendukung perjalanan tak terduga mereka.
Sayangnya, perjalanan Maroko akhirnya terhenti usai disingkirkan juara bertahan, Prancis di semifinal. Kendati demikian, pasukan Walid Regragui tetap menjadi pahlawan bagi masyarakat Maroko, khususnya.
Lihat Juga :