Alasan Terence Crawford Pengin 2-3 Kali Bertarung di Tahun 2023
Selasa, 27 Desember 2022 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Kemenangan atas Porter menandai pertarungan terakhir Crawford dengan Top Rank setelah hampir sepuluh tahun menjalin hubungan dengan perusahaan promosi tersebut. Masa istirahat panjang selama 55 minggu sebelum Crawford mencetak KO tegas pada ronde keenam atas Avanesyan (29-4-1, 17KO) untuk mempertahankan gelar kelas welter WBO-nya di atas acara BLK Prime Pay-Per-View pada 10 Desember di kota asalnya, Omaha, Nebraska.
Perpanjangan waktu istirahat ini dibantu oleh masa negosiasi selama berbulan-bulan dengan juara kelas welter WBA/WBC/IBF Errol Spence Jr (28-0, 22KOs). Pembicaraan secara resmi terhenti pada pertengahan Oktober, dimana Crawford mengungkapkan rencananya untuk menghadapi Avanesyan sebagai ganti dari laga super yang diusulkan dengan Spence pada bulan Februari.
Crawford yang berusia 35 tahun menikmati tingkat aktivitas yang sehat selama ia menjadi juara kelas welter ringan dan junior. Ia bertarung tiga kali dalam kampanye kejuaraan kelas ringan 2014 yang dihormati oleh BWAA sebagai Fighter of the Year. Kenaikan berat badannya menghasilkan tujuh laga perebutan gelar di divisi 140 dalam rentang waktu 40 bulan, yang berakhir dengan menjadi juara tak terbantahkan dalam divisi tersebut.
Perpindahannya ke kelas welter disambut dengan masa tidak aktif terlama bagi Crawford, sepuluh bulan di antara laga-laga tersebut sebelum ia mencetak KO sepihak pada ronde kesembilan atas pemegang gelar WBO tak terkalahkan, Jeff Horn, pada bulan Juni 2018.
Baca Juga: 5 Aksi Petinju Terbaik Tahun 2022, Tyson Fruy Brutal, Claressa Shields Berkelas
Perpanjangan waktu istirahat ini dibantu oleh masa negosiasi selama berbulan-bulan dengan juara kelas welter WBA/WBC/IBF Errol Spence Jr (28-0, 22KOs). Pembicaraan secara resmi terhenti pada pertengahan Oktober, dimana Crawford mengungkapkan rencananya untuk menghadapi Avanesyan sebagai ganti dari laga super yang diusulkan dengan Spence pada bulan Februari.
Crawford yang berusia 35 tahun menikmati tingkat aktivitas yang sehat selama ia menjadi juara kelas welter ringan dan junior. Ia bertarung tiga kali dalam kampanye kejuaraan kelas ringan 2014 yang dihormati oleh BWAA sebagai Fighter of the Year. Kenaikan berat badannya menghasilkan tujuh laga perebutan gelar di divisi 140 dalam rentang waktu 40 bulan, yang berakhir dengan menjadi juara tak terbantahkan dalam divisi tersebut.
Perpindahannya ke kelas welter disambut dengan masa tidak aktif terlama bagi Crawford, sepuluh bulan di antara laga-laga tersebut sebelum ia mencetak KO sepihak pada ronde kesembilan atas pemegang gelar WBO tak terkalahkan, Jeff Horn, pada bulan Juni 2018.
Baca Juga: 5 Aksi Petinju Terbaik Tahun 2022, Tyson Fruy Brutal, Claressa Shields Berkelas
Lihat Juga :