Liga PB Djarum Berikan Sinyal Positif
Senin, 13 Juli 2020 - 12:33 WIB
loading...
Salah satu atlet muda binaan PB Djarum sedang berlaga. Foto/pbdjarum.org
A
A
A
KUDUS - Liga PB Djarum 2020 berakhir di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, 6 – 11 Juli, berakhir sukses. Kejuaraan internal klub bulu tangkis PB Djarum ini bahkan rencananya kembali digelar tahun depan lantaran berdampak positif pada perkembangan atlet.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, ajang ini merupakan momentum untuk menjaga dan meningkatkan kualitas atlet muda PB Djarum di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Dengan kondisi turnamen bulu tangkis nasional dan internasional dihentikan, para pebulu tangkis muda pun bisa menjaga stamina dan mendapatkan tambahan pengalamanan bertanding.
“Turnamen ini berjalan bagus sekali dan sukses. Anak-anak maksimal karena pertandingannya satu hari ada yang sampai enam kali bermain. Ini menjadi uji coba bagi anak-anak, seberapa kuat mereka fisiknya. Jika banyak yang kelelahan, berarti harus ditambah lagi latihannya, dan untuk yang kuat harus tetap dipertahankan,” kata Yoppy. (Baca: Chiara Ingin Bahagiakan Orang Tua dengan Gelar Juara Dunia)
Melihat banyaknya sisi positif yang didapatkan dari turnamen ini, Yoppy tak menutup kemungkinan akan kembali menggelar turnamen internal tersebut. Apalagi pelatih bisa melihat potensi lebih dari atlet yang bertanding dan mengevaluasi pemain yang kualitasnya belum terlihat. Namun, pihaknya juga harus melihat situasi lebih dulu pada tahun depan.
“Kita lihat dulu kondisinya. Kalau Covid-19 ini berkepanjangan, bukan tidak mungkin nggak ada lagi ke depannya. Tetapim bila keadaan sudah membaik, jika berbicara dari sudut ekternal, ya kita akan berhenti. Tetapi, kalau dari sudut internal, jika menurut pelatih ini menjadi turnamen penting, maka bisa kita adakan lagi tahun depan,” ujar Yoppy. (Baca juga: Anies: 66% Orang Tanpa Gejala Covid-19 Berada di Sekitar Kita)
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, ajang ini merupakan momentum untuk menjaga dan meningkatkan kualitas atlet muda PB Djarum di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Dengan kondisi turnamen bulu tangkis nasional dan internasional dihentikan, para pebulu tangkis muda pun bisa menjaga stamina dan mendapatkan tambahan pengalamanan bertanding.
“Turnamen ini berjalan bagus sekali dan sukses. Anak-anak maksimal karena pertandingannya satu hari ada yang sampai enam kali bermain. Ini menjadi uji coba bagi anak-anak, seberapa kuat mereka fisiknya. Jika banyak yang kelelahan, berarti harus ditambah lagi latihannya, dan untuk yang kuat harus tetap dipertahankan,” kata Yoppy. (Baca: Chiara Ingin Bahagiakan Orang Tua dengan Gelar Juara Dunia)
Melihat banyaknya sisi positif yang didapatkan dari turnamen ini, Yoppy tak menutup kemungkinan akan kembali menggelar turnamen internal tersebut. Apalagi pelatih bisa melihat potensi lebih dari atlet yang bertanding dan mengevaluasi pemain yang kualitasnya belum terlihat. Namun, pihaknya juga harus melihat situasi lebih dulu pada tahun depan.
“Kita lihat dulu kondisinya. Kalau Covid-19 ini berkepanjangan, bukan tidak mungkin nggak ada lagi ke depannya. Tetapim bila keadaan sudah membaik, jika berbicara dari sudut ekternal, ya kita akan berhenti. Tetapi, kalau dari sudut internal, jika menurut pelatih ini menjadi turnamen penting, maka bisa kita adakan lagi tahun depan,” ujar Yoppy. (Baca juga: Anies: 66% Orang Tanpa Gejala Covid-19 Berada di Sekitar Kita)
Lihat Juga :