Bayern Siap Pertahankan Guardiola
Senin, 18 Mei 2015 - 09:09 WIB
Bayern Siap Pertahankan Guardiola
A
A
A
FREIBURG - Josep “Pep” Guardiola masih mendapat kepercayaan dari pejabat teras Bayern Muenchen.
Meski pencapaiannya tidak sepenuhnya sesuai harapan, arsitek asal Spanyol itu akan terus dipertahankan. Kekalahan beruntun yang diderita Bayern serta adanya penolakan dari fans tidak mencegah niat manajemen terus mempekerjakan Guardiola.
Kabarnya mantan pelatih Barcelona itu akan mendapat perpanjangan kontrak, yang seyogianya habis pada 30 Juni 2016. Niat Bayern konon sudah bulat. Ini dibenarkan ketua klub Karl-Heinz Rummenigge. Kendati akhir-akhir ini dihujani kritikan publik, dia menegaskan akan berusaha mempertahankan Guardiola. Dia ingin pelatih berusia 44 tahun itu tetap berada di Allianz Arena hingga beberapa tahun ke depan.
“Bukan kebetulan jika Pep Guardiola dianggap salah satu pelatih terbaik di dunia. Jika dia mengatakan ingin mencari pelabuhan baru, saya yakin sedikitnya ada 15 tim yang akan mengantre untuk mendapatkan jasanya,” ucap Rummenigge, dilansir Sky Sport.
Guardiola menerima kecaman karena hanya memenangi Bundesliga. Musim ini Bayern gagal di DFB-Pokal dan Liga Champions. Bahkan, belakangan prestasi pasukannya menukik tajam. Seusai memastikan Trofi Bundesliga musim ini, Bayern sulit memetik kemenangan.
Faktanya, mereka baru saja dipermalukan Freiburg 1-2 di Schwarzwald-Stadion. Pada laga tandang itu Bayern sempat memimpin berkat gol Bastian Schweinsteiger (13). Keadaan berubah setelah Admir Mehmedi (33) dan Nils Petersen (89) menaklukkan kiper Manuel Neuer.
Imbasnya, Bayern menderita lima kekalahan dari enam partai terakhir di semua kompetisi. Catatan itu membuat fans kesal dan menyebut Guardiola sebagai pelatih gagal. Apalagi, bila dibandingkan pada musim perdananya yang sukses menjuarai Bundesliga, DFB-Pokal, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.
“Jangan lupa, Guardiola kini sudah memenangi lima gelar bersama Bayern dalam tempo dua tahun. Saya percaya itu merupakan rekor klub. Kami sepakat akan membahas masa depannya pada pertengahan tahun ini, di mana keadaannya sudah kondusif. Intinya, saya ingin dia tetap bertahan,” tutur Rummenigge. Alasan Bayern cepat membahas perpanjangan kontrak Guardiola lantaran tidak ingin kecolongan.
Bukan rahasia lagi kalau Manchester City (Man City) terus memantaunya. Meski proposalnya sudah ditolak Guardiola, The Citizens menyatakan rela menunggu sampai kontraknya bersama Bayern habis. Selain Man City, beberapa klub Liga Primer seperti Tottenham Hotspur, Liverpool, sampai Manchester United (MU) ikut dikaitkan dengan Guardiola.
Sejumlah tim Italia diberitakan tertarik kepadanya, sebut saja Napoli, Inter Milan, dan AC Milan. Rummenigge mengklaim tidak akan ragu memperpanjang kontrak Guardiola. Dia mengaku cocok dengan metode dan strategi yang diterapkannya.
“Orang-orang selalu membandingkan capaian musim ini dengan hasil 2013/2014. Padahal, kami baru bisa mencapainya sekali sepanjang 115 tahun berdirinya klub,” pungkas Rummenigge.
M mirza
Meski pencapaiannya tidak sepenuhnya sesuai harapan, arsitek asal Spanyol itu akan terus dipertahankan. Kekalahan beruntun yang diderita Bayern serta adanya penolakan dari fans tidak mencegah niat manajemen terus mempekerjakan Guardiola.
Kabarnya mantan pelatih Barcelona itu akan mendapat perpanjangan kontrak, yang seyogianya habis pada 30 Juni 2016. Niat Bayern konon sudah bulat. Ini dibenarkan ketua klub Karl-Heinz Rummenigge. Kendati akhir-akhir ini dihujani kritikan publik, dia menegaskan akan berusaha mempertahankan Guardiola. Dia ingin pelatih berusia 44 tahun itu tetap berada di Allianz Arena hingga beberapa tahun ke depan.
“Bukan kebetulan jika Pep Guardiola dianggap salah satu pelatih terbaik di dunia. Jika dia mengatakan ingin mencari pelabuhan baru, saya yakin sedikitnya ada 15 tim yang akan mengantre untuk mendapatkan jasanya,” ucap Rummenigge, dilansir Sky Sport.
Guardiola menerima kecaman karena hanya memenangi Bundesliga. Musim ini Bayern gagal di DFB-Pokal dan Liga Champions. Bahkan, belakangan prestasi pasukannya menukik tajam. Seusai memastikan Trofi Bundesliga musim ini, Bayern sulit memetik kemenangan.
Faktanya, mereka baru saja dipermalukan Freiburg 1-2 di Schwarzwald-Stadion. Pada laga tandang itu Bayern sempat memimpin berkat gol Bastian Schweinsteiger (13). Keadaan berubah setelah Admir Mehmedi (33) dan Nils Petersen (89) menaklukkan kiper Manuel Neuer.
Imbasnya, Bayern menderita lima kekalahan dari enam partai terakhir di semua kompetisi. Catatan itu membuat fans kesal dan menyebut Guardiola sebagai pelatih gagal. Apalagi, bila dibandingkan pada musim perdananya yang sukses menjuarai Bundesliga, DFB-Pokal, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.
“Jangan lupa, Guardiola kini sudah memenangi lima gelar bersama Bayern dalam tempo dua tahun. Saya percaya itu merupakan rekor klub. Kami sepakat akan membahas masa depannya pada pertengahan tahun ini, di mana keadaannya sudah kondusif. Intinya, saya ingin dia tetap bertahan,” tutur Rummenigge. Alasan Bayern cepat membahas perpanjangan kontrak Guardiola lantaran tidak ingin kecolongan.
Bukan rahasia lagi kalau Manchester City (Man City) terus memantaunya. Meski proposalnya sudah ditolak Guardiola, The Citizens menyatakan rela menunggu sampai kontraknya bersama Bayern habis. Selain Man City, beberapa klub Liga Primer seperti Tottenham Hotspur, Liverpool, sampai Manchester United (MU) ikut dikaitkan dengan Guardiola.
Sejumlah tim Italia diberitakan tertarik kepadanya, sebut saja Napoli, Inter Milan, dan AC Milan. Rummenigge mengklaim tidak akan ragu memperpanjang kontrak Guardiola. Dia mengaku cocok dengan metode dan strategi yang diterapkannya.
“Orang-orang selalu membandingkan capaian musim ini dengan hasil 2013/2014. Padahal, kami baru bisa mencapainya sekali sepanjang 115 tahun berdirinya klub,” pungkas Rummenigge.
M mirza
(ars)