Tim Transisi Ditantang Buktikan Ada Mafia di PSSI

Selasa, 19 Mei 2015 - 09:04 WIB
Tim Transisi Ditantang...
Tim Transisi Ditantang Buktikan Ada Mafia di PSSI
A A A
SEMARANG - Tim Transisi yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) harus bisa membuktikan adanya mafia di tubuh PSSI.

Dengan begitu, pembentukan tim yang didanai APBN tidak sia-sia. Tantangan tersebut disampaikan anggota Komite Eksekutif PSSI Djamal Aziz saat menjadi narasumber dalam diskusi olahraga Quo Vadis Sepak Bola Indonesia.

“Kalau seperti Tim Sembilan, kan percuma, sudah dibentuk tak bisa memberikan rekomendasi kepada Kemenpora, karena tidak bisa membuktikan ada money laundrydan mafia match fixingdi PSSI. Padahal, Tim Sembilan ada Wakapolri, PPATK, dan BPK,” kata Djamal, di Gedung Pers Jalan Pandanaran II Semarang, kemarin.

Djamal menuturkan, tim sembilan juga tidak memberikan rekomendasi kepada tim transisi terkait materi pokok mana yang perlu ditindaklanjuti. Padahal, seharusnya Tim Sembilan sudah memberikan pijakan awal sehingga bisa ditelusuri lagi. “Tapi, belum apa-apa beberapa orang mundur seperti Darmin Nasution dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Kami memang otonom, tapi kami terbuka terhadap masukan pemerintah dan manut. Mereka juga harus ikut bandani(memberi materi), tidak hanya mengubek-ubek dapur orang,” ujarnya.

Seharusnya, kata dia, yang berhak memberikan teguran dan peringatan adalah lembaga di atasnya, yakni FIFA, karena PSSI menginduk FIFA. Adapun di Indonesia, PSSI menginduk KONI, seperti cabang olahraga (cabor) yang lain. Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang, perusahaan pengelola PSIS Semarang Yoyok Sukawi berpendapat, baik pemerintah maupun PSSI harus sama-sama menghormati konstitusi masing-masing, ”Jika memang melanggar hukum, baru boleh (silakan dibekukan),” ujarnya.

Sementara itu, keputusan penundaan keberlakuan surat keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 01307 yang digugat PSSI akan ditentukan pada putusan sela yang digelar Senin (25/5) di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Timur. “Sidang hari ini ditutup dan akan dilanjutkan pada Senin 25 Mei 2015 pukul 10.00 WIB dengan agenda pembacaan replik dan putusan sela,” kata Hakim Ketua persidangan Ujang Abdullah, menutup sidang di PTUN Jakarta Timur, Senin (18/5), seperti dikutip Antara.

Jadwal persidangan tersebut diminta oleh kuasa hukum PSSI dengan mempertimbangkan waktu untuk merancang jawaban PSSI terhadap bantahan kuasa hukum Kemenpora (replik) terkait perkara gugatan. Kuasa hukum PSSI Aristo Pangaribuan menganggap tanggal tersebut dirasa pas karena beberapa hari sebelum 29 Mei, tenggat waktu yang diberikan FIFA untuk menyelesaikan persoalan berhentinya kompetisi sepak bola di Indonesia. “Kalau tanggal 25 ditunda, PSSI masih bisa beraktivitas,” ucap Aristo.

Kuasa hukum Kemenpora Anwar Rachman menganggap gugatan PSSI terhadap surat keputusan Menpora Nomor 01307 tidak sah, karena kepengurusan PSSI di bawah La Nyalla Mattalitti sudah tidak diakui. “Gugatan PSSI yang diwakili La Nyalla Mattalitti tidak sah karena Keputusan Menpora Nomor 01307 diterbitkan 17 April 2015, sedangkan La Nyalla terpilih sebagai ketua umum 18 April 2015,” tutur Anwar.

Arif purniawan
(ars)
Berita Terkait
Sebanyak 12 Klub Liga...
Sebanyak 12 Klub Liga 1 Ramaikan Persaingan di Nusapay Indonesian Football e-League
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
7 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
8 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
8 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
10 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved