CEO Persebaya: Saya Mules Mikir Nasib Pemain
Senin, 01 Juni 2015 - 16:42 WIB
CEO Persebaya: Saya Mules Mikir Nasib Pemain
A
A
A
SURABAYA - Manajemen Persebaya malas berbicara masa depan kompetisi pasca jatuhnya sanksi FIFA terhadap PSSI. CEO Persebaya Gede Widiade memilih berkonsentrasi membawa Timnas Indonesia U-23 berlaga di SEA Games 2015 di Singapura.
Saat dihubungi via telepon seluler, Gede mengaku belum berpikir nasib Persebaya ke depan terkait dampak sanksi FIFA. "Saya masih konsentrasi Timnas. Yang pasti, saya pusing campur mules, nggak tau lagi bagaimana nasib pemain Persebaya ke depan,''ujarnya.
Diakui Gede, beberapa pemain Persebaya yang saat ini juga membela Timnas U-23, seperti Evan Dimas juga membicarakan nasibnya setelah SEA Games berakhir. "Bukan hanya pemain Persebaya, pemain lain yang di Timnas juga membicarakan masalah sanksi itu,''ujarnya.
Sebagai manajer, Gede hanya meminta kepada pemain Persebaya maupun klub yang lain di Timnas untuk fokus di SEA Games lebih dulu. "Soal sanksi itu juga menjadi problem di Timnas. Tapi saya minta ke semua pemain, pelatih dan ofisial untuk fokus Timnas dulu, mudahan anak-anak bisa fokus,''ucapnya.
Setali tiga uang dengan Gede, manajemen Persebaya lainya juga tak banyak berkomentar mengenai sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada federasi sepak bola Indonesia, PSSI. Sanksi itu berupa pencabutan sementara keanggotaan PSSI di FIFA.
Manajemen melalui Sekretaris Tim Persebaya Rahmad Sumanjaya tak memberikan banyak komentar terkait hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA. "Kita wait and see dulu, nunggu keputusan dari Pak Gede, sekarang tim masih libur dulu,''ucapnya.
Sementara itu, salah satu pemain Persebaya, Fandi Utomo juga tidak berani bicara banyak terkait masa depannya bersama Persebaya. "Saya tidak berani bicara dulu. Kalau sedih sih pasti. Tunggu instruksi manajemen dulu,''elaknya.
Saat dihubungi via telepon seluler, Gede mengaku belum berpikir nasib Persebaya ke depan terkait dampak sanksi FIFA. "Saya masih konsentrasi Timnas. Yang pasti, saya pusing campur mules, nggak tau lagi bagaimana nasib pemain Persebaya ke depan,''ujarnya.
Diakui Gede, beberapa pemain Persebaya yang saat ini juga membela Timnas U-23, seperti Evan Dimas juga membicarakan nasibnya setelah SEA Games berakhir. "Bukan hanya pemain Persebaya, pemain lain yang di Timnas juga membicarakan masalah sanksi itu,''ujarnya.
Sebagai manajer, Gede hanya meminta kepada pemain Persebaya maupun klub yang lain di Timnas untuk fokus di SEA Games lebih dulu. "Soal sanksi itu juga menjadi problem di Timnas. Tapi saya minta ke semua pemain, pelatih dan ofisial untuk fokus Timnas dulu, mudahan anak-anak bisa fokus,''ucapnya.
Setali tiga uang dengan Gede, manajemen Persebaya lainya juga tak banyak berkomentar mengenai sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada federasi sepak bola Indonesia, PSSI. Sanksi itu berupa pencabutan sementara keanggotaan PSSI di FIFA.
Manajemen melalui Sekretaris Tim Persebaya Rahmad Sumanjaya tak memberikan banyak komentar terkait hukuman yang dijatuhkan oleh FIFA. "Kita wait and see dulu, nunggu keputusan dari Pak Gede, sekarang tim masih libur dulu,''ucapnya.
Sementara itu, salah satu pemain Persebaya, Fandi Utomo juga tidak berani bicara banyak terkait masa depannya bersama Persebaya. "Saya tidak berani bicara dulu. Kalau sedih sih pasti. Tunggu instruksi manajemen dulu,''elaknya.
(aww)