Akibat Sanksi FIFA, Gelandang Persib Gagal Ikuti Kursus Kepelatihan

Selasa, 02 Juni 2015 - 17:42 WIB
Akibat Sanksi FIFA,...
Akibat Sanksi FIFA, Gelandang Persib Gagal Ikuti Kursus Kepelatihan
A A A
BANDUNG - Sudah menjadi hal yang lumrah bagi para pemain sepak bola melanjutkan karir masa depannya ke dunia kepelatihan. Hal itu pula yang ingin dilakukan Firman Utina. Apalagi saat ini usianya sudah menginjak 33 tahun.

Pemain kelahiran Manado, 15 Desember 1981 itu bercita-cita untuk banting setir menjadi pelatih ketika kariernya sebagai pemain sudah usai. Namun apa daya, keinginannya harus tertunda. Sebab kursus kepelatihan berlisensi C dari AFC yang digelar di National Youth Training Centre (NYTC), Sawangan, Depok pada 1 hingga 13 Juni mendatang batal terlaksana.

‎"1 Juni 2015 jadwal pengambilan kepelatihan lisensi C AFC. Semangat peserta untuk mengambil kursus ini sangat diharapkan, agar suatu saat melatih kelak bisa menciptakan pemain-pemain muda yang berbakat dari daerahnya masing-masing. Tapi begitu masuk ruangan kelas, tiba-tiba instruktur dari Singapura yang diutus AFC mengatakan kepelatihan ditunda akibat belum dicabutnya ijin (pembekuan PSSI) dari Pak Menpora," ungkap Firman.

Pembekuan terhadap PSSI memang belum dicabut oleh Kemenpora RI. Meski Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah meminta agar pembekuan itu ditangguhkan, Kemenpora nyatanya masih tetap pada keputusannya. Akhirnya sepak bola Indonesia melalui PSSI tidak dianggap sebagai bagian dari keanggotaan FIFA.

"Disaat kami main, kami banting tulang, bawa nama bangsa ini pun kami iklas dan tidak pernah buka tangan minta upah dari Bapak (pemerintah). Sepak bola ini hoby dan sudah termasuk mata pencaharian keluarga kami. Dalam sepak bola itu 11‎ lawan 11. Dilapangan tapi kami tidak merasa sulit memainkannya. Sekarang konflik bapak berdua (Menpora dan PSSI) sudah merusak cita-cita kami, hoby kami, termasuk mata pencaharian kami, nuranimu mana?," keluh Firman.

Rencananya Menpora akan menggelar kompetisi baru seusai hari raya Idul Fitri. Namun kemungkinan besar kompetisi itu akan sepi peminat sebab klub-klub profesional telah menyatakan diri sebagai bagian dari PSSI. Jadi mereka enggan untuk tampil dalam kompetisi di luar PSSI.
(bep)
Berita Terkait
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Dua Bobotoh Tewas, PSSI...
Dua Bobotoh Tewas, PSSI Diminta Objektif dalam Investigasi Pengelolaan Stadion GBLA
Manajemen Persib Kecam...
Manajemen Persib Kecam Insiden Pemukulan Steward, Minta Maaf ke PSSI dan PT LIB
Datangi Bobotoh yang...
Datangi Bobotoh yang Meninggal Dunia di Bogor, PSSI Bentuk Tim Investigasi
Robert Tak Sabar Dampingi...
Robert Tak Sabar Dampingi Maung Bandung di Tepi Lapangan
Erick Thohir Diskusi...
Erick Thohir Diskusi Bareng Pendukung Persib Bandung, Ada Apa?
Berita Terkini
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
1 jam yang lalu
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
2 jam yang lalu
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
3 jam yang lalu
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
4 jam yang lalu
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
6 jam yang lalu
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
7 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved