Tim Samba Berambisi Perbaiki Reputasi
Minggu, 07 Juni 2015 - 09:07 WIB
Tim Samba Berambisi Perbaiki Reputasi
A
A
A
SAO PAULO - Brasil menatap Copa America 2015 dengan sangat serius. Maklum, ini turnamen perdana mereka setelah dipermalukan pada Piala Dunia 2014 di kandang sendiri.
Pada turnamen tahun lalu itu, kredibilitas tim Samba sebagai peraih lima trofi Piala Dunia luntur setelah dibantai 1-7 oleh sang juara Jerman pada semifinal. Di tangan Carlos Dunga yang kembali dipercaya menukangi tim, Brasil perlahan menemukan pesonanya dengan melahap 100% kemenangan di delapan laga uji coba.
Tim Sambasukses melibas Kolombia (1-0), Ekuador (1-0), Argentina (2- 0), Jepang (4-0), Turki (4-0), Austria (2-1), Prancis (3-1), dan Cile (1-0). Tren positif itu diharapkan berlanjut kala Brasil menjamu Meksiko pada uji coba di Stadion Allianz Parque, Sao Paulo, dini hari nanti. Dalam laga nanti, Dunga dipastikan kehilangan beberapa bintangnya seperti Neymar yang sibuk membela Barcelona pada final Liga Champions dini hari kemarin. Bek kiri Real Madrid Marcelo dan gelandang Luiz Gustavo pun absen karena cedera.
Itu belum termasuk kiper Diego Alves yang juga dicoret dan gelandang Chelsea Oscar yang diberikan kesempatan memulihkan kondisi fisik mereka setelah cedera. Namun, tanpa nama-nama beken tersebut, Dunga tak khawatir. Dia masih memiliki bakat-bakat alam yang berlimpah dalam timnya. Untuk mengisi posisi playmaker, Brasil masih punya Philippe Coutinho yang tampil apik bersama Liverpool musim lalu.
Di depan, Diego Tardelli siap memimpin barisan penyerang tim Sambadan siap mencuri hati sang pelatih untuk dapat tempat utama di Copa America mendatang. “Saya takut kehilangan tempat saya. Tapi, di saat sama saya menemukan rasa percaya diri saya saat melawan Argentina dan Kolombia,” ucap striker berusia 29 tahun itu, yang mencetak dua gol ke gawang Argentina, tahun lalu, dikutip O Globo.
Ya, di tangan Dunga, para pemain memang kembali percaya diri. Itu diakui Willian, gelandang Chelsea yang juga masuk skuad Dunga. “Dunga hadir dengan cara kerjanya sendiri, dengan pendekatan sangat berbeda dalam latihan. Saat ini, Brasil bisa bermain dengan atau tanpa bola, itu sangat penting,” ucapnya.
Abdul haris
Pada turnamen tahun lalu itu, kredibilitas tim Samba sebagai peraih lima trofi Piala Dunia luntur setelah dibantai 1-7 oleh sang juara Jerman pada semifinal. Di tangan Carlos Dunga yang kembali dipercaya menukangi tim, Brasil perlahan menemukan pesonanya dengan melahap 100% kemenangan di delapan laga uji coba.
Tim Sambasukses melibas Kolombia (1-0), Ekuador (1-0), Argentina (2- 0), Jepang (4-0), Turki (4-0), Austria (2-1), Prancis (3-1), dan Cile (1-0). Tren positif itu diharapkan berlanjut kala Brasil menjamu Meksiko pada uji coba di Stadion Allianz Parque, Sao Paulo, dini hari nanti. Dalam laga nanti, Dunga dipastikan kehilangan beberapa bintangnya seperti Neymar yang sibuk membela Barcelona pada final Liga Champions dini hari kemarin. Bek kiri Real Madrid Marcelo dan gelandang Luiz Gustavo pun absen karena cedera.
Itu belum termasuk kiper Diego Alves yang juga dicoret dan gelandang Chelsea Oscar yang diberikan kesempatan memulihkan kondisi fisik mereka setelah cedera. Namun, tanpa nama-nama beken tersebut, Dunga tak khawatir. Dia masih memiliki bakat-bakat alam yang berlimpah dalam timnya. Untuk mengisi posisi playmaker, Brasil masih punya Philippe Coutinho yang tampil apik bersama Liverpool musim lalu.
Di depan, Diego Tardelli siap memimpin barisan penyerang tim Sambadan siap mencuri hati sang pelatih untuk dapat tempat utama di Copa America mendatang. “Saya takut kehilangan tempat saya. Tapi, di saat sama saya menemukan rasa percaya diri saya saat melawan Argentina dan Kolombia,” ucap striker berusia 29 tahun itu, yang mencetak dua gol ke gawang Argentina, tahun lalu, dikutip O Globo.
Ya, di tangan Dunga, para pemain memang kembali percaya diri. Itu diakui Willian, gelandang Chelsea yang juga masuk skuad Dunga. “Dunga hadir dengan cara kerjanya sendiri, dengan pendekatan sangat berbeda dalam latihan. Saat ini, Brasil bisa bermain dengan atau tanpa bola, itu sangat penting,” ucapnya.
Abdul haris
(ars)