Vlado Pengin Dikenang Baik Jelang Tinggalkan Persib
Selasa, 09 Juni 2015 - 15:04 WIB
Vlado Pengin Dikenang Baik Jelang Tinggalkan Persib
A
A
A
BANDUNG - Vladimir Vujovic berharap-harap cemas setelah manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akan memutus kontrak tepat pada akhir Juni ini. Bukan karena masalah finansial, namun saat ini usianya sudah tidak lagi muda.
Bagaimana tidak, satu bulan ke depan tepatnya 23 Juli, stoper berkebangsaan Montenegro tersebut menginjak usia 33 tahun. Tentu saja memasuki usia tersebut kemampuan serta fisik seorang pesepak bola semakin menurun.
"Saya tidak tahu hingga kapan tubuh ini mendengarkan saya. Mungkin tidak semua orang tahu soal hal ini. Tapi saya berharap bisa mengulangi kesuksesan seperti musim lalu namun kadang tubuh ini tidak mendengarkannya," ujar Vlado-sapaan akrabnya-saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (9/6).
Vlado tak memungkiri keputusan manajemen sempat membuatnya kecewa, namun dirinya harus memaklumi. Sebabkondisi persepak bolaan tanah air saat ini sudah terhenti pasca dibekukan FIFA selaku federasi sepak bola dunia, imbas dari kisruh antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI. Alhasil, manajemen pun tidak memiliki pendapatan lantaran tidak adanya kompetisi yang digelar.
"Mungkin, saya akan pulang ke negara saya. Meski saat ini keluarga saya sudah merasa nyaman disini (Bandung), anak saya Luna juga sekolah disini. Tapi itulah hidup. Karena saya sudah terbiasa, sudah mengunjungi banyak kota dan banyak negara. Mungkin akan sulit untuk beberapa bulan ke depan," katanya.
Dengan begitu, Vlado berharap selepas hengkang dari Persib, tim yang berjuluk Maung Bandung ini tetap solid dan tetap mendapatkan prestasi baik di liga domestik maupun level Asia sekalipun.
"Akan banyak pemain yang datang (ke Persib) tapi yang terpenting adalah hasil terbaik bagi Persib sehingga mereka akan menemukan pengganti yang terbaik. bagi saya atau pemain lainnya," harapnya.
"Yang pasti saya ingin dikenal tentang hal-hal yang baik oleh semua orang jadi lebih baik pergi meninggalkan sebuah klub setelah menunjukkan usaha maksimal, itulah yang saya pikirkan," pungkasnya
Bagaimana tidak, satu bulan ke depan tepatnya 23 Juli, stoper berkebangsaan Montenegro tersebut menginjak usia 33 tahun. Tentu saja memasuki usia tersebut kemampuan serta fisik seorang pesepak bola semakin menurun.
"Saya tidak tahu hingga kapan tubuh ini mendengarkan saya. Mungkin tidak semua orang tahu soal hal ini. Tapi saya berharap bisa mengulangi kesuksesan seperti musim lalu namun kadang tubuh ini tidak mendengarkannya," ujar Vlado-sapaan akrabnya-saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (9/6).
Vlado tak memungkiri keputusan manajemen sempat membuatnya kecewa, namun dirinya harus memaklumi. Sebabkondisi persepak bolaan tanah air saat ini sudah terhenti pasca dibekukan FIFA selaku federasi sepak bola dunia, imbas dari kisruh antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI. Alhasil, manajemen pun tidak memiliki pendapatan lantaran tidak adanya kompetisi yang digelar.
"Mungkin, saya akan pulang ke negara saya. Meski saat ini keluarga saya sudah merasa nyaman disini (Bandung), anak saya Luna juga sekolah disini. Tapi itulah hidup. Karena saya sudah terbiasa, sudah mengunjungi banyak kota dan banyak negara. Mungkin akan sulit untuk beberapa bulan ke depan," katanya.
Dengan begitu, Vlado berharap selepas hengkang dari Persib, tim yang berjuluk Maung Bandung ini tetap solid dan tetap mendapatkan prestasi baik di liga domestik maupun level Asia sekalipun.
"Akan banyak pemain yang datang (ke Persib) tapi yang terpenting adalah hasil terbaik bagi Persib sehingga mereka akan menemukan pengganti yang terbaik. bagi saya atau pemain lainnya," harapnya.
"Yang pasti saya ingin dikenal tentang hal-hal yang baik oleh semua orang jadi lebih baik pergi meninggalkan sebuah klub setelah menunjukkan usaha maksimal, itulah yang saya pikirkan," pungkasnya
(aww)