BS Tokoh di Belakang Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23

Selasa, 16 Juni 2015 - 19:48 WIB
BS Tokoh di Belakang...
BS Tokoh di Belakang Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23
A A A
JAKARTA - Pemberantasan mafia sepak bola di Indonesia memasuki babak baru setelah tim advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) melaporkan dugaan pengaturan skor ke Bareskrim Mabes Polri. Dalam laporannya, tim advokasi LBH menduga adanya pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola di SEA Games 2015 Singapura.

Saat ke Bareskrim tim advokasi LBH membawa BS, seseorang yang berusaha mengungkap mafia sepak bola di Indonesia. BS sendiri merupakan mantan pemain sepak bola profesional di Indonesia. Ia juga mantan pelatih yang kini mengaku berprofesi sebagai wiraswasta. Keberadaan BS ditujukan untuk memberikan penjelasan ke hadapan penegak hukum.

"Kami baru saja mendampingi klien kami, BS, ke Bareskrim terkait pengaturan skor. Kami telah melaporkan beberapa bukti ke Bareskrim dan tinggal menunggu follow up dari mereka," kata anggota LBH Pers, Asep Komarudin yang juga menjadi tim advokasi BS, saat menggelar konfrensi pers di Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Dalam konfrensi pers tersebut, LBH juga memutar rekaman percakapan berdurasi kurang dari dua menit antara BS dengan salah seorang berlogat Melayu. Rekaman percakapan tersebut terbagi ke dalam dua bagian. Rekaman suara pertama membahas laga Indonesia kontra Thailand di semifinal SEA Games. Lalu rekaman yang kedua menyinggung hasil pertandingan Indonesia melawan Vietnam di partai perebutan medali perunggu.

"Rekaman ini diambil sebelum pertandingan Indonesia vs Vietnam," kata Asep.

Sayangnya, Asep beserta tim menolak membeberkan nama-nama pihak yang dilaporkan BS. LBH beralasan, sepanjang di Bareskrim, BS mendapat teror berupa sms dan telepon untuk menutup mulutnya soal kasus mafia sepak bola di Indonesia.

Berikut, isi percakapan BS dalam rekaman suara yang dijadikan bukti pengaturan skor oleh tim advokasi LBH:
BS : Indonesia kalah berapa bos?
Das : Empat kosong babak pertama. Tapi ada lagi dua atau tiga.

BS : Kalah enam kosong atau tujuh kosong?
Das : Lebih tujuh lah saya rasa. Babak pertama sudah empat kosong, babak kedua tidak valid, dua atau tiga lah. Mungkin tiga.

BS : Ini bandar mana yang pakai?
Das : Saya tidak dapat data, tapi saya dapat kabar.

BS : You kabar dari siapa?
DS : Tidak perlu saya ulanglah, kawan saya.

BS : Oke. Ini semua pemain atau berapa pemain?
Das : Semua pemainlah. Semua pemain di pihak sama.
(bep)
Berita Terkait
Gender Aprilia Manganang...
Gender Aprilia Manganang Pernah Dicurigai di SEA Games 2015
Kenang Tragedi 98, Ganjar...
Kenang Tragedi 98, Ganjar Pranowo: Cita-Cita Reformasi Hingga saat Ini Belum Tuntas
Horee! 7 Atlet Jambi...
Horee! 7 Atlet Jambi Peraih Medali SEA Games Dapat Tali Asih dan Pekerjaan
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2023, Senin (8/5/2023) Pukul 22.00 WIB: Indonesia Koleksi 21 Emas!
Dukungan Penuh Presiden...
Dukungan Penuh Presiden Berbuah Hasil Manis di SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22...
Timnas Indonesia U-22 vs Filipina: Cari Komposisi Terbaik
Berita Terkini
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
6 menit yang lalu
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
1 jam yang lalu
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
1 jam yang lalu
FIFA Ancam Usir Suporter...
FIFA Ancam Usir Suporter Inggris dari Stadion Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved