Menpora dan PSSI Bertemu, Klub Bisa Beri Aspirasi
Rabu, 17 Juni 2015 - 09:27 WIB
Menpora dan PSSI Bertemu, Klub Bisa Beri Aspirasi
A
A
A
MAKASSAR - Rencana pertemuan Menpora dengan PSSI untuk membahas solusi kisruh sepak bola nasional pada 23 Juni mendatang disambut baik oleh klub. Karena itu, klub seharusnya ikut mengirimkan perwakilan dalam pertemuan tersebut.
Sikap klub dalam pertemuan Menpora dengan PSSI mesti disuarakan sehingga kedua lembaga olahraga tersebut bisa menanggalkan kepentingan masing-masing agar kompetisi kembali digelar. Harapannya, jika tercapai perdamaian antara Menpora dengan PSSI, sanksi dari FIFA bisa dicabut.
Mantan Wakil Manajer PSM Makassar Abriadi Muhar mengatakan, klub sebenarnya hanya ikut dengan Induknya, sehingga jika memang ada pertemuan dengan PSSI, klub juga harus ikut. "Kan klub berkiblat pada federasi,"kata Abriadi saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, Abriadi yang juga sempat menangani Arema Indonesia ini mengatakan, jika melihat kondisi saat ini, PSSI selalu punya kemauan untuk bertemu dengan Mempora untuk membahas persoalan sepak bola ini. "Tapi selalu terkendala dengan waktu Menpora yang selalu tidak berada di tempat," jelasnya.
Saat ini, pihak Kemenpora sementara menunggu Menteri Imam Nahrawi untuk melakukan pertemuan tersebut. Bahkan, pihak PSSI menyambut positif pertemuan ini jika memang akan diadakan. "Kami selalu siap bertemu dengan Menpora, tapi sampai sekarang belum ada agendanya,"kata Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti.
Pada pertemuan tersebut, seluruh klub di Indonesia berharap sudah ada kejelasan terkait dengan kompetisi di Indonesia. Apalagi sanksi FIFA untuk sepak bola tersebut menghambat klub untuk berkiprah di kancah internasional.
Sikap klub dalam pertemuan Menpora dengan PSSI mesti disuarakan sehingga kedua lembaga olahraga tersebut bisa menanggalkan kepentingan masing-masing agar kompetisi kembali digelar. Harapannya, jika tercapai perdamaian antara Menpora dengan PSSI, sanksi dari FIFA bisa dicabut.
Mantan Wakil Manajer PSM Makassar Abriadi Muhar mengatakan, klub sebenarnya hanya ikut dengan Induknya, sehingga jika memang ada pertemuan dengan PSSI, klub juga harus ikut. "Kan klub berkiblat pada federasi,"kata Abriadi saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, Abriadi yang juga sempat menangani Arema Indonesia ini mengatakan, jika melihat kondisi saat ini, PSSI selalu punya kemauan untuk bertemu dengan Mempora untuk membahas persoalan sepak bola ini. "Tapi selalu terkendala dengan waktu Menpora yang selalu tidak berada di tempat," jelasnya.
Saat ini, pihak Kemenpora sementara menunggu Menteri Imam Nahrawi untuk melakukan pertemuan tersebut. Bahkan, pihak PSSI menyambut positif pertemuan ini jika memang akan diadakan. "Kami selalu siap bertemu dengan Menpora, tapi sampai sekarang belum ada agendanya,"kata Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti.
Pada pertemuan tersebut, seluruh klub di Indonesia berharap sudah ada kejelasan terkait dengan kompetisi di Indonesia. Apalagi sanksi FIFA untuk sepak bola tersebut menghambat klub untuk berkiprah di kancah internasional.
(aww)