Kritik Pedas Dijawab Jerman dengan Pesta Gol
Senin, 22 Juni 2015 - 10:41 WIB
Kritik Pedas Dijawab Jerman dengan Pesta Gol
A
A
A
Kevin Volland akhirnya mampu menjawab kepercayaan Pelatih Tim Nasional U-21 Jerman Horst Hrubesch.
Setelah mendapatkan kritik pada pertandingan pertama versus Serbia, sang kapten memimpin Der Panzer muda menghajar Denmark tiga gol tanpa balas. Permain Hoffenheim tersebut menyumbang dua gol untuk membuka peluang Jerman menjadi juara di kompetisi yang juga digunakan sebagai kualifikasi Olimpiade 2016 itu.
”Semua pemain bermain bagus. Seluruh anggota tim layak mendapatkan pujian. Suasana seperti saat bertemu Serbia tidak lagi tampak. Kami bereaksi dengan baik. Jika kami mampu bermain seperti tadi (versus Denmark), saya yakin tidak akan ada satu pun tim yang mengalahkan Jerman,” ujar Volland seusai laga, di situs resmi UEFA.
Meski datang dari klub medioker Bundesliga, Hrubesch sangat percaya pada kualitas permainan dan karakter kepemimpinan Volland. Pasalnya, penyerang yang diisukan akan bergabung dengan Liverpool pada transfer windowmusim panas itu telah menjadi bagian dari skuad muda Der Panzersejak usia 17 tahun. Bahkan, Volland juga sempat dimasukkan Joachim Loew dalam daftar 30 pemain sementara untuk Piala Dunia 2014.
”Kevin (Volland) menjadi kunci serangan kami. Dia membuat konsentrasi para pemain belakang lawan terpecah. Jadi, secara umum saya puas dengan kinerjanya dan para pemain lainnya. Para pemain telah melakukan hal yang benar di pertandingan melawan Denmark setelah sempat tampil buruk saat bertemu Serbia,” ungkap Hrubesch.
Dengan kondisi Volland dan para pemain Jerman saat ini, Hrubesch bisa berharap banyak. Mimpi menjadi yang terbaik di kompetisi junior Benua Biru juga dapat diwujudkan di Republik Ceko tahun ini.
Sebab, catatan sejarah menunjukkan, sejak turnamen U-21 digelar pada 1972, Jerman (Barat) baru juara satu kali pada 2009. Pada turnamen di Swedia itu, Mesut Oezil dkk saat itu mengalahkan Inggris, yang diperkuat Theo Walcott, 4-0.
”Kemenangan pada pertandingan kedua akan membuat kami makin memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi turnamen ini. Tentu saja kami ingin juara. Kami akan berusaha sekuat tenaga memenangkan kompetisi ini. Namun, kami harus melangkah setahap demi setahap,” kata Marc-Andre ter Stegen.
Selain Jerman, kemenangan telak juga dihasilkan tuan rumah. Lewat hattrickJan Kliment dan satu gol Martin Frydek, Rep Ceko menghajar Serbia empat gol tanpa balas. Kemenangan yang sangat mengejutkan karena Serbia bermain bagus pada pertandingan pertama melawan Jerman. Poin penuh juga otomatis membuka peluang Rep Ceko tampil pada semifinal.
Sebab, selisih poin di Grup A kini sangat ketat. ”Tadi pertandingan yang tidak kami duga. Kami sebenarnya tidak berharap banyak setelah kekalahan dari Denmark (pada laga pertama). Namun, ternyata para pemain justru bereaksi dengan baik. Jan (Kliment) bermain sangat bagus menginspirasi rekan-rekannya. Tiga gol berkelas yang tentu saja membuat kami kembali percaya diri,” tutur juru taktik Rep Ceko Jakub Dovalil.
Yang menarik dari Rep Ceko adalah pada laga pertama mereka dipermalukan Denmark 1-2. Artinya, pertandingan penentuan akan dilakukan melawan Jerman, Selasa (23/6). Meski percaya diri, mengalahkan Jerman tentu saja bukan pekerjaan mudah, butuh kerja keras dan keberuntungan.
Andri Ananto
Setelah mendapatkan kritik pada pertandingan pertama versus Serbia, sang kapten memimpin Der Panzer muda menghajar Denmark tiga gol tanpa balas. Permain Hoffenheim tersebut menyumbang dua gol untuk membuka peluang Jerman menjadi juara di kompetisi yang juga digunakan sebagai kualifikasi Olimpiade 2016 itu.
”Semua pemain bermain bagus. Seluruh anggota tim layak mendapatkan pujian. Suasana seperti saat bertemu Serbia tidak lagi tampak. Kami bereaksi dengan baik. Jika kami mampu bermain seperti tadi (versus Denmark), saya yakin tidak akan ada satu pun tim yang mengalahkan Jerman,” ujar Volland seusai laga, di situs resmi UEFA.
Meski datang dari klub medioker Bundesliga, Hrubesch sangat percaya pada kualitas permainan dan karakter kepemimpinan Volland. Pasalnya, penyerang yang diisukan akan bergabung dengan Liverpool pada transfer windowmusim panas itu telah menjadi bagian dari skuad muda Der Panzersejak usia 17 tahun. Bahkan, Volland juga sempat dimasukkan Joachim Loew dalam daftar 30 pemain sementara untuk Piala Dunia 2014.
”Kevin (Volland) menjadi kunci serangan kami. Dia membuat konsentrasi para pemain belakang lawan terpecah. Jadi, secara umum saya puas dengan kinerjanya dan para pemain lainnya. Para pemain telah melakukan hal yang benar di pertandingan melawan Denmark setelah sempat tampil buruk saat bertemu Serbia,” ungkap Hrubesch.
Dengan kondisi Volland dan para pemain Jerman saat ini, Hrubesch bisa berharap banyak. Mimpi menjadi yang terbaik di kompetisi junior Benua Biru juga dapat diwujudkan di Republik Ceko tahun ini.
Sebab, catatan sejarah menunjukkan, sejak turnamen U-21 digelar pada 1972, Jerman (Barat) baru juara satu kali pada 2009. Pada turnamen di Swedia itu, Mesut Oezil dkk saat itu mengalahkan Inggris, yang diperkuat Theo Walcott, 4-0.
”Kemenangan pada pertandingan kedua akan membuat kami makin memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi turnamen ini. Tentu saja kami ingin juara. Kami akan berusaha sekuat tenaga memenangkan kompetisi ini. Namun, kami harus melangkah setahap demi setahap,” kata Marc-Andre ter Stegen.
Selain Jerman, kemenangan telak juga dihasilkan tuan rumah. Lewat hattrickJan Kliment dan satu gol Martin Frydek, Rep Ceko menghajar Serbia empat gol tanpa balas. Kemenangan yang sangat mengejutkan karena Serbia bermain bagus pada pertandingan pertama melawan Jerman. Poin penuh juga otomatis membuka peluang Rep Ceko tampil pada semifinal.
Sebab, selisih poin di Grup A kini sangat ketat. ”Tadi pertandingan yang tidak kami duga. Kami sebenarnya tidak berharap banyak setelah kekalahan dari Denmark (pada laga pertama). Namun, ternyata para pemain justru bereaksi dengan baik. Jan (Kliment) bermain sangat bagus menginspirasi rekan-rekannya. Tiga gol berkelas yang tentu saja membuat kami kembali percaya diri,” tutur juru taktik Rep Ceko Jakub Dovalil.
Yang menarik dari Rep Ceko adalah pada laga pertama mereka dipermalukan Denmark 1-2. Artinya, pertandingan penentuan akan dilakukan melawan Jerman, Selasa (23/6). Meski percaya diri, mengalahkan Jerman tentu saja bukan pekerjaan mudah, butuh kerja keras dan keberuntungan.
Andri Ananto
(ftr)