Piala Kemerdekaan Bikin Dua Klub Yogya Ini Galau

Selasa, 23 Juni 2015 - 13:55 WIB
Piala Kemerdekaan Bikin...
Piala Kemerdekaan Bikin Dua Klub Yogya Ini Galau
A A A
YOGYAKARTA - Dua klub Divisi Utama asal Yogyakarta, PSIM Yogyakarta dan Persiba Bantul, galau setelah menerima undangan resmi dari Kemenpora untuk mengikuti Turnamen Piala Kemerdekaan. Manajemen Laskar Mataram dan Laskar Sultan Agung masih pikir-pikir untuk ikut meramaikan Turnamen Piala Kemerdekaan yang digagas Tim Transisi bentukan Kemenpora.

Ketua Umum PSIM. Yogyakarta Agung Damar Kusumandaru mengatakan, pihaknya baru Senin (22/6) malam menerima undangan secara resmi melalui surat elektronik atau email. "Baru semalam saya diberi tahu ada email undangan Piala Kemerdekaan. Saya belum baca dan masih harus bertemu di internal termasuk dengan stakeholder,"jelas Agung.

Menurut Agung yang juga dipercaya menjadi manajer PSIM sejak awal tahun lalu, pihaknya masih belum memiliki gambaran sistem kompetisi yang akan digelar dalam Piala Kemerdekaan. Hanya saja jika kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Tim Transisi PSSI bentukan Kemenpora, mantan ketua umum Brajamusti kelompok suporter pendukung PSIM tersebut tidak yakin dengan kelengkapan pertandingan.

Termasuk kesiapan regulasi penyelenggaraan pertandingan yang akan dipergunakan dalam turnamen tersebut. "Tim Transisi ini apa punya wasit atapun perangkat pertandingan yang lain. Kalau tidak ada, nanti hanya seperti tarkam (Turnamen Antar Kampung). Nggak ada profesionalnya sama sekali, kasihan pemain," tandasnya.

Kondisi yang sama juga diambil oleh jajaran manajemen Persiba Bantul. Laskar Sultan Agung mengaku masih pikir-pikir untuk mengikuti turnamen yang dijadwalkan berlangsung antara 24 Juli hingga 15 Agustus tersebut.

"Ada undangan resmi melalui email dalam surat nomor 001/TT-KEMENPORA/VI/2015 yang ditandatangani Sekjen Tim Transisi Tomy Kurniawan,"ujar Sekretaris Persiba Bantul Wikan Werdo Kisworo.

Sisa waktu sebulan sebelum kickoff menurut Wikan masih memberikan ruang bagi manajemen untuk mencermati tawaran mengikuti turnamen tersebut. Salah satu yang menjadi pencermatan adalah persoalan finansial tim. Meski klub yang siap ikut akan mendapatkan subsidi Rp100 juta, dari estimasi yang dilakukan masih harus diperhitungkan kebutuhan dana yang tidak bisa tertutupi dari subsidi tersebut.

Permasalahan lain yang juga dicermati adalah, dampak dari keikutsertaan dalam turnamen tersebut. Di tengah-tengah konflik antara Kemenpora dan PSSI yang sedang terjadi, klub juga tidak bisa gegabah mengambil keputusan jika pada akhirnya nanti akan memberikan dampak negatif.

Seperti diketahui, PSSI juga sudah memberikan warning kepada tim-tim yang menjadi anggotanya. Tim akan diancam akan diberi sanksi jika mengikuti turnamen ataupun kompetisi yang tidak diakui oleh PSSI. Sementara di sisi lain, Piala Kemerdekaan merupakan turnamen yang resmi diselenggarakan pemerintah dan mendapatkan restu dari Badan Olahraga Profesional Indonesia atau BOPI.

"Memang banyak yang harus dipertimbangkan. Untuk keputusannya seperti apa, kita masih harus berbicara lagi dengan jajaran manajemen yang lain," pungkas Wikan.
(aww)
Berita Terkait
Polemik Hibah Persiba,...
Polemik Hibah Persiba, Dulu Disetor ke Pemkab Sekarang Diminta Kembali
Gugatan Idham soal Dana...
Gugatan Idham soal Dana Persiba Ditolak, Suharsono: Ini Kemenangan Rakyat
Kisah Pesepak Bola Balikpapan...
Kisah Pesepak Bola Balikpapan Raih Impian di Tengah Keterbatasan
Mantan Tangan Kanan...
Mantan Tangan Kanan Ronald Koeman Jean-Paul van Gastel Resmi Jadi Pelatih PSIM Yogyakarta
Potong Tumpeng, Warga...
Potong Tumpeng, Warga Bantul Gembira Hibah Persiba Rp11,6 M Kembali ke Pemda
16 Tim Bersaing di Turnamen...
16 Tim Bersaing di Turnamen Sepak Bola LJR Logistics
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
4 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
4 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
5 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
6 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved