Dualisme KOI-KONI Penyebab Kegagalan SEAG 2015

Jum'at, 26 Juni 2015 - 08:36 WIB
Dualisme KOI-KONI Penyebab...
Dualisme KOI-KONI Penyebab Kegagalan SEAG 2015
A A A
JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi mengumpulkan stakeholder olahraga untuk membahas sekaligus mengevaluasi hasil SEA Games 2015 Singapura, di Aula Wisma Menpora, Jakarta, Kamis (25/6/2015) kemarin. Dalam pertemuan itu ada hal menarik yang disampaikan Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Suwarno.

Suwarno menyoroti kegagalan kontingen Merah Putih di ajang dua tahunan tersebut karena kurangnya pendekatan yang dilakukan oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terhadap cabang olahraga yang berpotensi merebut medali emas. Selain itu, proses pengadaan perlengkapan masih ada yang belum dapat dan tidak memenuhi standar.

"Lalu, sampai dengan saat ini, proses pengadaan perlengkapan masih ada yang belum dapat. Sampai 2014, kita tidak mampu membeli alat perlengkapan ASIAN Games. Peralatan juga beberapa tidak standar," kata Suwarno seperti dikutip situs resmi Kemenpora, Jumat (26/6/2015).

Suwarno menambahkan dualisme KONI-KOI juga dinilai menjadi salah satu penyebab lemahnya prestasi Indonesia dalam ajang SEA Games 2015. Akibatnya, dualisme beberapa cabor, seperti tenis meja, menyebabkan masalah seleksi atlet bertambah rumit.

"Rekomendasi kami, dualisme KONI dan KOI harus diselesaikan, karena itu menimbulkan dualisme kepengurusan di cabor," tuturnya.

Tanggapan juga datang dari mantan perenang Indonesia Richard Sambera. Ia menyatakan pembinaan atlet bukan terletak pada KONI, tapi pada PB/PP cabor secara langsung. "Harus kita tanya diri kita masing-masing, masih perlukah kita harus menjadi juara SEA Games?" tanya Richard.

Dalam pesta olahraga kawasan Asia Tenggara yang digelar di Singapura awal bulan ini, Indonesia hanya mengumpulkan 182 medali dengan perincian 47 medali emas, 61 perak, dan 74 perunggu. (Baca juga: Menpora Panggil Stakeholder Olahraga Bahas Kegagalan SEAG 2015)
(bbk)
Berita Terkait
Menpora Ucapkan Selamat...
Menpora Ucapkan Selamat pada Timnas Indonesia U-22 yang Melaju ke Final
SEA Games 2025: Anggaran...
SEA Games 2025: Anggaran Naik 6 Kali Lipat, Indonesia Kirim 800 AtletĀ 
Menpora Bantah Seleksi...
Menpora Bantah Seleksi Atlet SEA Games 2021 Berdasarkan Kedekatan
Gagasan Menpora Erick...
Gagasan Menpora Erick Dipuji, Akankah Keseriusan Cabor Olimpiade Terganjal Keputusan Tim Review?
Jelang SEA Games 2021...
Jelang SEA Games 2021 Vietnam, Menpora Cek Kesiapan Tim Indonesia
Pencak Silat Raih 4...
Pencak Silat Raih 4 Emas di SEA Games 2025, Menpora: Kita Perjuangkan Silat Dipertandingkan di Asian Games
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
7 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
7 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
7 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
9 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
13 jam yang lalu
Infografis
Mantan Jenderal Zionis:...
Mantan Jenderal Zionis: 3 Penyebab Israel akan Segera Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved