Arturo Vidal Terancam Penjara 2 Bulan
Jum'at, 26 Juni 2015 - 10:05 WIB
Arturo Vidal Terancam Penjara 2 Bulan
A
A
A
SANTIAGO - Ambisi Cile meraih juara Copa America 2015 di kampung halaman sendiri tergerus kasus yang dialami salah satu bintangnya.
Ya, ulah gelandang serang Cile Arturo Vidal yang menghancurkan mobil Ferrari-nya akibat berkendara sambil mabuk masih akan terus berlanjut. Pilar Juventus itu akan menghadapi dakwaan baru karena mengancam petugas polisi.
Menurut sumber pengadilan kepada AFP , Vidal akan didakwa pada 8 Juli dengan dakwaan tambahan karena mengancam Deputi Sersan Osvaldo Pezoa, petugas yang menahannya setelah sang pemain merusak mobil sport merahnya pekan lalu di pinggiran Santiago saat berkendara pulang dari menghabiskan malam di kasino.
Pada insiden itu bintang 28 tahun itu tertangkap kamera mengucapkan kata-kata kasar kepada aparat yang menahannya setelah kecelakaan tersebut. “Maju dan borgol saya, tapi Anda akan merusak seluruh Cile,” demikian bunyi sumpah serapah Vidal yang terekam video amatir yang dimuat di internet oleh stasiun radio Cile Santiago Bio Bio.
Untuk periode penyelidikan sepanjang 120 hari setelah kecelakaan yang melukai istrinya itu, surat izin mengemudi (SIM) Vidal ditahan. SIM-nya dapat ditahan sampai dua tahun jika dia dinyatakan bersalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Dia juga berpotensi menghadapi hukuman kurungan selama 61 hari jika terbukti mengancam petugas polisi.
Setelah kecelakaan itu Vidal sempat mendekam satu malam di penjara. Namun, dia dilepaskan dengan syarat harus melapor ke konsulat Cile di Milan setiap bulan. Sehari setelah kejadian dia sempat meminta maaf sambil menangis. Beruntung dia tetap mendapat izin memperkuat timnas Cile pada Copa America 2015 ini. Hasilnya, dia membalas dengan mengantar La Roja menembus semifinal setelah melibas Uruguay 1-0 pada perempat final kemarin pagi.
“Saya sangat malu. Saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya saat-saat ini. Saya ingin meminta maaf kepada rekan-rekan saya, pemain, pelatih, dan seluruh penduduk Cile. Saya akan melakukan yang terbaik agar kami bisa menjadi juara,” ujarnya.
Abdul haris
Ya, ulah gelandang serang Cile Arturo Vidal yang menghancurkan mobil Ferrari-nya akibat berkendara sambil mabuk masih akan terus berlanjut. Pilar Juventus itu akan menghadapi dakwaan baru karena mengancam petugas polisi.
Menurut sumber pengadilan kepada AFP , Vidal akan didakwa pada 8 Juli dengan dakwaan tambahan karena mengancam Deputi Sersan Osvaldo Pezoa, petugas yang menahannya setelah sang pemain merusak mobil sport merahnya pekan lalu di pinggiran Santiago saat berkendara pulang dari menghabiskan malam di kasino.
Pada insiden itu bintang 28 tahun itu tertangkap kamera mengucapkan kata-kata kasar kepada aparat yang menahannya setelah kecelakaan tersebut. “Maju dan borgol saya, tapi Anda akan merusak seluruh Cile,” demikian bunyi sumpah serapah Vidal yang terekam video amatir yang dimuat di internet oleh stasiun radio Cile Santiago Bio Bio.
Untuk periode penyelidikan sepanjang 120 hari setelah kecelakaan yang melukai istrinya itu, surat izin mengemudi (SIM) Vidal ditahan. SIM-nya dapat ditahan sampai dua tahun jika dia dinyatakan bersalah karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Dia juga berpotensi menghadapi hukuman kurungan selama 61 hari jika terbukti mengancam petugas polisi.
Setelah kecelakaan itu Vidal sempat mendekam satu malam di penjara. Namun, dia dilepaskan dengan syarat harus melapor ke konsulat Cile di Milan setiap bulan. Sehari setelah kejadian dia sempat meminta maaf sambil menangis. Beruntung dia tetap mendapat izin memperkuat timnas Cile pada Copa America 2015 ini. Hasilnya, dia membalas dengan mengantar La Roja menembus semifinal setelah melibas Uruguay 1-0 pada perempat final kemarin pagi.
“Saya sangat malu. Saya berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya saat-saat ini. Saya ingin meminta maaf kepada rekan-rekan saya, pemain, pelatih, dan seluruh penduduk Cile. Saya akan melakukan yang terbaik agar kami bisa menjadi juara,” ujarnya.
Abdul haris
(ftr)