Selain Sepak Bola, PR Kemenpora Masih Menumpuk
Kamis, 02 Juli 2015 - 05:05 WIB
Selain Sepak Bola, PR Kemenpora Masih Menumpuk
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pengurus cabang olahraga melancarkan protes terhadap kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Mereka menilai Menpora terlalu fokus pada sepak bola sehingga kurang memperhatikan kisruh yang terjadi pada cabang olahraga lainnya.
"Dalam manajemen ada istilah Key Performance Indicator (KPI). Dalam hal ini KPI-nya Imam Nahrawi nilainya jeblok. Jadi, sebagai panglima tertinggi olahraga harus lempar handuk atau melepaskan jabatan atas preatasi Indonesia yang melorot ke peringkat lima SEA Games Singapura 2015," kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Edmond JT Simorangkir di Jakarta, Rabu (1/7/2015).
"Olahraga itu bukan hanya sepak bola saja yang harus diperhatikan tetapi ada cabang olahraga lain. Harusnya Menpora bisa menjadi contoh dalam ketaatan memenuhi hukum yang berlaku menyangkut keputusan gugatan PSSI ke PTUN," tambahnya.
Komentar serupa juga diungkapkan Yon Mardiono. Atlet tenis meja itu kecewa dengan kepemimpinan Imam Nahrawi.
"Saya berharap Menpora tidak hanya memperhatikan PSSI tetapi cabang olahraga lain yang bermasalah. Ke depan, saya berharap tidak lagi menjadi korban dari dualisme organisasi," ujarnya.
"Dalam manajemen ada istilah Key Performance Indicator (KPI). Dalam hal ini KPI-nya Imam Nahrawi nilainya jeblok. Jadi, sebagai panglima tertinggi olahraga harus lempar handuk atau melepaskan jabatan atas preatasi Indonesia yang melorot ke peringkat lima SEA Games Singapura 2015," kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Edmond JT Simorangkir di Jakarta, Rabu (1/7/2015).
"Olahraga itu bukan hanya sepak bola saja yang harus diperhatikan tetapi ada cabang olahraga lain. Harusnya Menpora bisa menjadi contoh dalam ketaatan memenuhi hukum yang berlaku menyangkut keputusan gugatan PSSI ke PTUN," tambahnya.
Komentar serupa juga diungkapkan Yon Mardiono. Atlet tenis meja itu kecewa dengan kepemimpinan Imam Nahrawi.
"Saya berharap Menpora tidak hanya memperhatikan PSSI tetapi cabang olahraga lain yang bermasalah. Ke depan, saya berharap tidak lagi menjadi korban dari dualisme organisasi," ujarnya.
(bep)