Pendapat Andrea Dovizioso Tentang Manuver Berbahaya Marquez

Kamis, 23 Juli 2015 - 10:47 WIB
Pendapat Andrea Dovizioso...
Pendapat Andrea Dovizioso Tentang Manuver Berbahaya Marquez
A A A
MILAN - Marc Marquez diketahui mempunyai senjata utama bagaimana mengalahkan rivalnya selama mengaspal di kelas utama. Manuver berbahaya dan terkadang mengabaikan keselamatan jiwanya sering kali terlihat kala joki Repsol Honda tampil di lintasan balap MotoGP.

Marquez dikenal sebagai 'pembunuh berdarah dingin' di dalam lintasan. Gaya balapnya bahkan sering kali dikritik oleh banyak pengamat balap MotoGP. Sebab manuver kakak kandung Alex terlalu berbahaya dan tidak hanya membahayakan untuk keselamatan dirinya sendiri tapi juga bisa membahayakan pembalap lainya.

Pembalap kelahiran Cervera, Spanyol, 17 Februari 1993 itu pernah mempunyai pengalaman buruk sewaktu mengalami insiden di Sirkuit Sepang pada 2011 lalu. Bahkan saat itu karirnya diprediksi bakal berakhir setelah cedera yang dialaminya begitu parah, namun takdir berkata lain dan dia kembali meneruskan hobinya tersebut hingga saat ini.

Pada 2014, Marquez tercatat mengalami 11 kali insiden kecelakaan. Jika dibandingkan musim sebelumnya, dia mengoleksi 15 kali kecelakaan. Dengan kata lain, dia berhasil meminimalisir kejadian atau risiko kecelakaan. Namun hobi bermanuver berbahaya kembali dipertontonkan di musim 2015. (Baca juga: Tanpa Malu Rossi Akui Contek Gaya Marquez)

Sehubungan dengan gaya balap berbahaya Marquez, Andrea Dovizioso pun angkat bicara seputar permasalahan tersebut. Pembalap Ducati itu berkata bahwa dia adalah salah satu pembalap yang paling agresif dibandingkan sirkus MotoGP lainnya.

"Gaya balap Marquez benar-benar agresif. Tentunya dia adalah salah satu pembalap yang paling agresif. Terkadang pembalap lain harus menyesuaikan gaya balap saat melawannya. Jelas, semua orang khawatir melihatnya. Tapi tampaknya ia seolah-olah berkendara di bawah kontrol. Sebab ia sering membuat kesalahan sendiri dan terjatuh akibat gaya balap yang terlalu agresif tersebut," kata Dovizioso seperti dikutip Speedweek, Kamis (23/7/2015).

Kendati demikian, Dovizioso menganggap hal itu adalah normal setiap lawan atau kompatriotnya mengeluh dengan situasi saat ini. "Tapi itu adalah normal bahwa lawan mengeluh tentang hal itu," tutupnya.
(bep)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
3 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
4 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
5 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
13 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
20 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved