Klub Unggulan Berjuang Ekstrakeras di Kualifikasi III
Jum'at, 31 Juli 2015 - 08:33 WIB
Klub Unggulan Berjuang Ekstrakeras di Kualifikasi III
A
A
A
GLASGOW - Sejumlah tim unggulan kualifikasi III Liga Champions berjuang ekstrakeras pada legpertama, dini hari kemarin.
Ajax Amsterdam (Belanda) hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Rapid Vienna (Austria), sedangkan Glasgow Celtic (Skotlandia) mengalahkan Qarabag Agdam (Azerbaijan) 1-0. Di Celtic Park, Glasgow, misalnya, klub elite Skotlandia itu harus berterima kasih kepada gol Dedryck Boyata ketika pertandingan menyisakan waktu normal delapan menit.
Celtic berjuang sekuat tenaga untuk membuka peluang lolos ke fase grup, meski lawan berasal dari negara kelas dua di sepak bola Eropa. “Satu gol lebih baik daripada tidak sama sekali. Setidaknya kami memiliki sedikit keunggulan saat menghadapi legkedua. Saya rasa kami harus lebih fokus karena mereka pasti berusaha mengalahkan kami di kandang,” ujar Boyota, di situs resmi Celtic.
Sama seperti Celtic, Ajax juga hanya bisa menerima kenyataan bermain imbang saat tampil di Austria. Klub elite Belanda itu harus memendam kekecewaan karena dua gol Davy Klaassen hingga jeda pertandingan harus menguap di babak kedua. Pasalnya, Rapid mampu membalas dua gol Ajax untuk membuat pertandingan kedua di Amsterdam, pekan depan, menentukan.
“Babak kedua mengubah segalanya. Kami berusaha mempertahankan keunggulan. Namun, Rapid bangkit dan terus mendesak pertahanan kami. Masih ada legkedua. Saya percaya para pemain tidak akan mengulangi kesalahan hari ini (dini hari kemarin),” ungkap Frank de Boer, di situs resmi Ajax.
Pada pertandingan lainnya, klub elite Swiss FC Basel berhasil mengalahkan Lech Poznan (Polandia) 3-1. Lalu, RB Salzburg (Austria) mengalahkan Malmo FF (Swedia) 2-0 dan Steaua Bucharest (Rumania) bermain imbang 1-1 dengan Partizan Belgrade. Kesempatan lolos ke play-offmasih ada karena leg kedua akan dimainkan pekan depan.
Pada fase play-off, klub-klub pemenang kualifikasi III akan bertemu tim-tim kelas satu Eropa. Pada fase ini telah menunggu klub-klub seperti Manchester United (MU), Lazio, Valencia, Bayer Leverkusen, hingga Sporting Lisbon. Sebagai klub yang beraktivitas di Benua Biru, mayoritas klub menargetkan tampil pada fase grup.
Pasalnya, dengan menjadi bagian dari 32 tim terbaik Eropa, akan ada banyak keuntungan yang didapat. Secara finansial, klub-klub itu akan digelontor berupa uang hadiah dari UEFA. Reputasi tim juga akan terangkat jika tampil bagus.
Andri ananto
Ajax Amsterdam (Belanda) hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Rapid Vienna (Austria), sedangkan Glasgow Celtic (Skotlandia) mengalahkan Qarabag Agdam (Azerbaijan) 1-0. Di Celtic Park, Glasgow, misalnya, klub elite Skotlandia itu harus berterima kasih kepada gol Dedryck Boyata ketika pertandingan menyisakan waktu normal delapan menit.
Celtic berjuang sekuat tenaga untuk membuka peluang lolos ke fase grup, meski lawan berasal dari negara kelas dua di sepak bola Eropa. “Satu gol lebih baik daripada tidak sama sekali. Setidaknya kami memiliki sedikit keunggulan saat menghadapi legkedua. Saya rasa kami harus lebih fokus karena mereka pasti berusaha mengalahkan kami di kandang,” ujar Boyota, di situs resmi Celtic.
Sama seperti Celtic, Ajax juga hanya bisa menerima kenyataan bermain imbang saat tampil di Austria. Klub elite Belanda itu harus memendam kekecewaan karena dua gol Davy Klaassen hingga jeda pertandingan harus menguap di babak kedua. Pasalnya, Rapid mampu membalas dua gol Ajax untuk membuat pertandingan kedua di Amsterdam, pekan depan, menentukan.
“Babak kedua mengubah segalanya. Kami berusaha mempertahankan keunggulan. Namun, Rapid bangkit dan terus mendesak pertahanan kami. Masih ada legkedua. Saya percaya para pemain tidak akan mengulangi kesalahan hari ini (dini hari kemarin),” ungkap Frank de Boer, di situs resmi Ajax.
Pada pertandingan lainnya, klub elite Swiss FC Basel berhasil mengalahkan Lech Poznan (Polandia) 3-1. Lalu, RB Salzburg (Austria) mengalahkan Malmo FF (Swedia) 2-0 dan Steaua Bucharest (Rumania) bermain imbang 1-1 dengan Partizan Belgrade. Kesempatan lolos ke play-offmasih ada karena leg kedua akan dimainkan pekan depan.
Pada fase play-off, klub-klub pemenang kualifikasi III akan bertemu tim-tim kelas satu Eropa. Pada fase ini telah menunggu klub-klub seperti Manchester United (MU), Lazio, Valencia, Bayer Leverkusen, hingga Sporting Lisbon. Sebagai klub yang beraktivitas di Benua Biru, mayoritas klub menargetkan tampil pada fase grup.
Pasalnya, dengan menjadi bagian dari 32 tim terbaik Eropa, akan ada banyak keuntungan yang didapat. Secara finansial, klub-klub itu akan digelontor berupa uang hadiah dari UEFA. Reputasi tim juga akan terangkat jika tampil bagus.
Andri ananto
(bbg)