Pemanasan Terakhir
Minggu, 02 Agustus 2015 - 10:11 WIB
Pemanasan Terakhir
A
A
A
FIRENZE - Pertandingan kontra Fiorentina pada International Champions Cup (ICC) 2015 di Stadio Artemio Franchi, Firenze, dini hari nanti, menjadi laga penting buat Barcelona.
Pasalnya, ini pemanasan terakhir sebelum El Azulgrana meladeni Sevilla pada Piala Super Eropa, Rabu (12/8). Barca perlu membenahi diri sebelum musim baru dimulai. Apalagi, mereka mengalami dua kekalahan dalam dua laga terkini mereka di ICC 2015, 1-3 kontra Manchester United (MU), dan kalah adu penalti dengan Chelsea.
Dua kalahan itu pasti sedikit banyak memberikan pengaruh negatif bagi peraih treble winners musim lalu itu. Kekhawatiran yang muncul, hasil minor tersebut berimbas terhadap misi Barca memenangi Piala Super Eropa saat ditantang Sevilla di Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi, Georgia, sepekan mendatang. Beruntung Barca masih memiliki satu laga pemanasan sebelum tampil di Georgia.
Walau belum tahu akan menurunkan skuad terbaiknya, setidaknya skuad El Azulgranakini sudah komplet saat menggelar latihan. Lionel Messi, Neymar, dan Javier Mascherano baru saja bergabung selepas menjalani masa liburan. Ketiganya absen di laga-laga pramusim sebelumnya. Kembali hadirnya Messi dan juga Neymar langsung mendapat sambutan dari Luis Suarez, rekan satu tim mereka yang juga berposisi sebagai ujung tombak.
Ketiga bomber yang belakangan dikenal dengan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) tersebut, sejauh ini memang dinilai sebagai trio paling maut di seluruh dunia. Suarez pun berbicara soal keberadaannya di tengah-tengah kedua rekannya itu. Penyerang berkebangsaan Uruguay itu lebih memilih merendah ketika dibandingkan dengan kontribusi Messi dan juga Neymar.
Malah, striker yang terkenal dengan tragedi aksi gigitan tersebut menilai, dirinya belum termasuk sebagai salah satu bomber terbaik dunia. ”Saya selalu menerima pujian dan apa pun yang dikatakan fanskepada saya. Akan tetapi, saya tidak menganggap diri saya sebagai orang yang rendah hati ataupun salah satu (striker) yang terbaik di dunia saat ini.
Ketika Anda ada di Barcelona dan ada Leo (Messi) serta Neymar di dalam satu kubu, sulit menjadi yang terbaik,” ungkap Suarez, dilansir Soccerway. Messi, Neymar, dan Suarez dipastikan akan kembali menjadi trisula maut Barca pada musim kompetisi 2015/2016.
Bahkan, tidak mungkin sukses mereka meraih tiga gelar sekaligus, yaitu Primera Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions Eropa bisa berlanjut pada musim mendatang. Hebatnya, dari ketiga striker itu, semuanya sukses memberikan kontribusi maksimal dalam kebersamaan perdana mereka.
Seperti Messi yang memang jadi andalan selama ini, dari total 57 laga yang dimainkannya musim lalu bersama Barca di semua kompetisi, kapten tim nasional Argentina itu mencatatkan 58 gol. Sementara Neymar, musim keduanya berseragam Barca mampu mengoleksi 39 gol dari 51 pertandingan.
Jumlah itu jauh lebih bagus dibandingkan pada musim perdana Neymar bergabung dengan klub asal Katalan itu, di mana dia hanya mencetak 15 gol dari 41 laga. Untuk Suarez, pada musim debutnya langsung mengemas 25 gol dari 43 pertandingan. ”Saya hanya mencoba dan melakukan pekerjaan saya sebaik mungkin.
Saat ini saya ada di tim terbaik dunia dan sedang melakukan hal-hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Soal apa pun yang disampaikan banyak orang, saya serahkan semuanya kepada mereka,” tutur Suarez.
Decky irawan jasri
Pasalnya, ini pemanasan terakhir sebelum El Azulgrana meladeni Sevilla pada Piala Super Eropa, Rabu (12/8). Barca perlu membenahi diri sebelum musim baru dimulai. Apalagi, mereka mengalami dua kekalahan dalam dua laga terkini mereka di ICC 2015, 1-3 kontra Manchester United (MU), dan kalah adu penalti dengan Chelsea.
Dua kalahan itu pasti sedikit banyak memberikan pengaruh negatif bagi peraih treble winners musim lalu itu. Kekhawatiran yang muncul, hasil minor tersebut berimbas terhadap misi Barca memenangi Piala Super Eropa saat ditantang Sevilla di Boris Paichadze Dinamo Arena, Tbilisi, Georgia, sepekan mendatang. Beruntung Barca masih memiliki satu laga pemanasan sebelum tampil di Georgia.
Walau belum tahu akan menurunkan skuad terbaiknya, setidaknya skuad El Azulgranakini sudah komplet saat menggelar latihan. Lionel Messi, Neymar, dan Javier Mascherano baru saja bergabung selepas menjalani masa liburan. Ketiganya absen di laga-laga pramusim sebelumnya. Kembali hadirnya Messi dan juga Neymar langsung mendapat sambutan dari Luis Suarez, rekan satu tim mereka yang juga berposisi sebagai ujung tombak.
Ketiga bomber yang belakangan dikenal dengan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) tersebut, sejauh ini memang dinilai sebagai trio paling maut di seluruh dunia. Suarez pun berbicara soal keberadaannya di tengah-tengah kedua rekannya itu. Penyerang berkebangsaan Uruguay itu lebih memilih merendah ketika dibandingkan dengan kontribusi Messi dan juga Neymar.
Malah, striker yang terkenal dengan tragedi aksi gigitan tersebut menilai, dirinya belum termasuk sebagai salah satu bomber terbaik dunia. ”Saya selalu menerima pujian dan apa pun yang dikatakan fanskepada saya. Akan tetapi, saya tidak menganggap diri saya sebagai orang yang rendah hati ataupun salah satu (striker) yang terbaik di dunia saat ini.
Ketika Anda ada di Barcelona dan ada Leo (Messi) serta Neymar di dalam satu kubu, sulit menjadi yang terbaik,” ungkap Suarez, dilansir Soccerway. Messi, Neymar, dan Suarez dipastikan akan kembali menjadi trisula maut Barca pada musim kompetisi 2015/2016.
Bahkan, tidak mungkin sukses mereka meraih tiga gelar sekaligus, yaitu Primera Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions Eropa bisa berlanjut pada musim mendatang. Hebatnya, dari ketiga striker itu, semuanya sukses memberikan kontribusi maksimal dalam kebersamaan perdana mereka.
Seperti Messi yang memang jadi andalan selama ini, dari total 57 laga yang dimainkannya musim lalu bersama Barca di semua kompetisi, kapten tim nasional Argentina itu mencatatkan 58 gol. Sementara Neymar, musim keduanya berseragam Barca mampu mengoleksi 39 gol dari 51 pertandingan.
Jumlah itu jauh lebih bagus dibandingkan pada musim perdana Neymar bergabung dengan klub asal Katalan itu, di mana dia hanya mencetak 15 gol dari 41 laga. Untuk Suarez, pada musim debutnya langsung mengemas 25 gol dari 43 pertandingan. ”Saya hanya mencoba dan melakukan pekerjaan saya sebaik mungkin.
Saat ini saya ada di tim terbaik dunia dan sedang melakukan hal-hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Soal apa pun yang disampaikan banyak orang, saya serahkan semuanya kepada mereka,” tutur Suarez.
Decky irawan jasri
(bbg)