Ini Penjelasan Ketua Panpel soal Penentuan Juara

Senin, 03 Agustus 2015 - 23:46 WIB
Ini Penjelasan Ketua...
Ini Penjelasan Ketua Panpel soal Penentuan Juara
A A A
BANYUWANGI - Arema Cronus ditetapkan sebagai juara Turnamen Sunrise of Java Cup 2015 meskipun di laga terakhir dibekuk Persewangi Banyuwangi, 0-1, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin (3/8). Kendati kalah, Arema tetap berhak menggondol gelar juara sekaligus hadiah utama satu unit mobil.

Sebenarnya, total poin Arema sama dengan Bali United yaitu 6. Penentuan juaranya akhirnya berdasarkan head to head. Dalam pertandingan sebelumnya, Arema menang atas Bali United 2-1.

Penetapan aturan head to head untuk menentukan juara berlawanan dengan pernyataan Ketua Panpel Sunrise of Java Cup 2015, Heryanto Aliong, sehari sebelumnya. Dia mengatakan bahwa jika poin kedua tim (Arema dan Bali United) sama maka yang dihitung lebih dulu adalah produktivitas gol.

"Semalam (kemarin) saya tanya panpel katanya gol dulu baru head to head. Hari ini (Senin, 3/8) saya lihat PPK nya memang head to head dulu,"kelit Aliong enteng.

(Baca juga: Arema Atau Bali United: Juara Ditentukan Surplus Gol)

Sementara gol semata wayang Persewangi dilesakkan striker lokal, Trubus Gunawan pada menit 52. Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Bahkan sempat diwarnai dua kartu merah setelah pemai Arema, Alfarizi baku pukul dengan gelandang Persewangi, Decky Rolias satu menit sebelum jeda pertandingan.

Dibanding dua pertandingan sebelumnya, Persewangi memang terlihat tampil lebih baik. Alur serangan di bawah komando pemain pinjaman dari Slamet Nur Cahyo lebih tertata. "Pemain lebih tenang dan displin. Dukungan penonton juga membuat anak-anak bersemangat, " ujar Pelatih Persewangi, Nasrul Hariono.

Sementara, Asisten Pelatih Arema Joko Susilo mengatakan kekalahan lantaran panik setelah terjadinya insiden kartu merah. "Sejak satu pemain keluar. Semuanya berubah, permaianan tidak berkembang, cepat panik dan terburu-buru. Banyak peluang yang terbuang, beberapa membentur mistar,''ucapnya.

Selain insiden kartu merah, pertandingan juga sempat dihentikan pada menit 75 lantaran asap dari flare yang dinyalakan Aremania di tribun selatan. Setelah sempat terhenti lima menit, pertandingan akhirnya dilanjutkan kembali.
(aww)
Berita Terkait
16 Tim Bersaing di Turnamen...
16 Tim Bersaing di Turnamen Sepak Bola LJR Logistics
Soccer Challange Surabaya...
Soccer Challange Surabaya Series II 2024, 1.476 Siswi Unjuk Bakat di Lapangan Hijau
Gala Karya 2025 Kembali...
Gala Karya 2025 Kembali Digelar, Lahirkan Ajat Sudrajat Baru
MLSC 2025-2026 Siap...
MLSC 2025-2026 Siap Guncang 10 Kota, Target Lahirkan Bintang Sepak Bola Putri Timnas!
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
42 menit yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
2 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
2 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
2 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved