Tuduhan Doping Buat IAAF Merasa Diajak Perang
Kamis, 06 Agustus 2015 - 14:56 WIB
Tuduhan Doping Buat IAAF Merasa Diajak Perang
A
A
A
LONDON - Federasi Atletik Amatir Internasional (IAAF) merasa kabar yang menyebutkan maraknya penggunaan doping di dunia atletik hanya untuk menyudutkan lembaga yang selama ini banyak melahirkan atlet dunia. Karenanya, IAAF mencoba untuk membela diri dengan mengeluarkan pernyataan 'untuk saatnya keluar dan bertempur'.
Seperti diberitakan sebelumnya, dunia atletik banyak diserang isu penggunaan doping. Jumlahnya terbilang luar biasa dan melibatkan sejumlah atlet dunia. Semua ini menguap setelah adanya laporan dari media Inggris, The Sunday Times dan stasiun televisi Jerman.
Kontan, hal tersebut membuat IAAF tidak terima dengan tuduhan tersebut. Wakil ketua IAAF dan peraih empat medali emas Olimpiade, Sebastian Coe menyatakan tuduhan tentang doping dalam dunia atletik adalah 'pernyataan perang'.
"Ini adalah pernyataan perang terhadap bidang olahraga saya. Tak ada dalam sejarah kompetensi dan integritas kami dalam hal pengujian doping yang pantas mendapat serangan seperti ini," kata Coe seperti dilansir BBC, Kamis (6/8/2015).
Sebelumnya, Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pun gerah dengan adanya pemberitaan ini. Mereka menilai pemberitaan di media Eropa itu sama sekali tidak berdasar. (Baca juga : Lagi, WADA Diserang Isu Doping)
Seperti diberitakan sebelumnya, dunia atletik banyak diserang isu penggunaan doping. Jumlahnya terbilang luar biasa dan melibatkan sejumlah atlet dunia. Semua ini menguap setelah adanya laporan dari media Inggris, The Sunday Times dan stasiun televisi Jerman.
Kontan, hal tersebut membuat IAAF tidak terima dengan tuduhan tersebut. Wakil ketua IAAF dan peraih empat medali emas Olimpiade, Sebastian Coe menyatakan tuduhan tentang doping dalam dunia atletik adalah 'pernyataan perang'.
"Ini adalah pernyataan perang terhadap bidang olahraga saya. Tak ada dalam sejarah kompetensi dan integritas kami dalam hal pengujian doping yang pantas mendapat serangan seperti ini," kata Coe seperti dilansir BBC, Kamis (6/8/2015).
Sebelumnya, Badan Anti-Doping Dunia (WADA) pun gerah dengan adanya pemberitaan ini. Mereka menilai pemberitaan di media Eropa itu sama sekali tidak berdasar. (Baca juga : Lagi, WADA Diserang Isu Doping)
(bbk)