Gagal Uji Coba, Persib Bingung Cari Lawan
Jum'at, 07 Agustus 2015 - 17:31 WIB
Gagal Uji Coba, Persib Bingung Cari Lawan
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung kebingungan mencari lawan. Laga uji coba yang pasti dilakukan hanya melawan Arema Cronus pada 11 Agustus mendatang.
Sebelumnya, Maung Bandung merencanakan akan menghadapi PSIS Semarang dan Bali United Pusam usai bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang. Sayangnya rencana tersebut gagal digelar.
Pembatalan ini membuat pelatih Djadjang Nurdjaman akan meliburkan anak asuhnya. "Ya, Semarang kita batal. Mereka (PSIS) yang membatalkan diri. Berarti setelah pulang dari Malang kita liburkan selama dua hari," ujar Djanur, Jumat (7/8/2015).
Sebenarnya, lanjut Djanur pembatalan dua laga uji coba tersebut cukup membuatnya kecewa. Mengingat hal itu sebelumnya akan dijadikan sebagai salah satu agenda persiapan untuk meningkatkan performa tim di lapangan sebelum melakoni turnamen Piala Presiden 2015.
Namun Djanur ogah larut dalam kekecewaan. Saat ini pihaknya tengah memburu tim-tim khususnya tim dari Divisi Utama yang siap berlaga uji coba dengan tim yang sudah ditangani selama tiga musim terakhir ini.
"Pastinya kita akan menggelar laga uji coba sebagai penggantinya. Kita lagi upayakan, nego kemana-mana sebelum masuk ke tanggal 2 September (Kickoff Piala Presiden). Karena tidak cukup juga kalau sekadar latihan saja. Minimal dua atau tiga kali kita lakukan uji coba dengan level yang tidak jauh dari kita. Paling tidak lawan yang kita hadapi dari Divisi Utama," katanya.
Untuk itu, Djanur berharap turnamen Piala Presiden 2015 yang digagas Mahaka Sports and Entertainment dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah diterapkan agar persiapan yang telah dilakukan tidak sia-sia.
"Apalagi mayoritas peserta di Piala Presiden kan peserta ISL (Indonesia Super League) juga. Meski sudah tahu kekuatannya seperti apa, tapi tetap tidak ada yang enteng untuk dihadapi. Termasuk PSGC Ciamis yang digadang-gadang menjadi peserta. Seperti kita tahu selama kita melawan PSGC, kita tidak bisa menang telak, selalu menyuguhkan permainan yang rame, dengan kata lain sepadan," pungkasnya.
Sebelumnya, Maung Bandung merencanakan akan menghadapi PSIS Semarang dan Bali United Pusam usai bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang. Sayangnya rencana tersebut gagal digelar.
Pembatalan ini membuat pelatih Djadjang Nurdjaman akan meliburkan anak asuhnya. "Ya, Semarang kita batal. Mereka (PSIS) yang membatalkan diri. Berarti setelah pulang dari Malang kita liburkan selama dua hari," ujar Djanur, Jumat (7/8/2015).
Sebenarnya, lanjut Djanur pembatalan dua laga uji coba tersebut cukup membuatnya kecewa. Mengingat hal itu sebelumnya akan dijadikan sebagai salah satu agenda persiapan untuk meningkatkan performa tim di lapangan sebelum melakoni turnamen Piala Presiden 2015.
Namun Djanur ogah larut dalam kekecewaan. Saat ini pihaknya tengah memburu tim-tim khususnya tim dari Divisi Utama yang siap berlaga uji coba dengan tim yang sudah ditangani selama tiga musim terakhir ini.
"Pastinya kita akan menggelar laga uji coba sebagai penggantinya. Kita lagi upayakan, nego kemana-mana sebelum masuk ke tanggal 2 September (Kickoff Piala Presiden). Karena tidak cukup juga kalau sekadar latihan saja. Minimal dua atau tiga kali kita lakukan uji coba dengan level yang tidak jauh dari kita. Paling tidak lawan yang kita hadapi dari Divisi Utama," katanya.
Untuk itu, Djanur berharap turnamen Piala Presiden 2015 yang digagas Mahaka Sports and Entertainment dapat terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah diterapkan agar persiapan yang telah dilakukan tidak sia-sia.
"Apalagi mayoritas peserta di Piala Presiden kan peserta ISL (Indonesia Super League) juga. Meski sudah tahu kekuatannya seperti apa, tapi tetap tidak ada yang enteng untuk dihadapi. Termasuk PSGC Ciamis yang digadang-gadang menjadi peserta. Seperti kita tahu selama kita melawan PSGC, kita tidak bisa menang telak, selalu menyuguhkan permainan yang rame, dengan kata lain sepadan," pungkasnya.
(bbk)