Asap Ganja Jadi Alasan Djokovic Kalah dari Murray
Senin, 17 Agustus 2015 - 13:06 WIB
Asap Ganja Jadi Alasan Djokovic Kalah dari Murray
A
A
A
MONTREAL - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic beralasan kekalahan yang dialaminya dari Andy Murray disebabkan asap ganja. Bau yang tidak enak itu dirasakan saat tampil di semifinal dan masih membekas saat dikalahkan Murray di partai final, Minggu (16/8/2015) waktu setempat atau Senin (17/8/2015) dinihari WIB.
Soal bau asap ganja ini sempat dikeluhkan Djokovic kepada wasit. Saat itu ia bertanding melawan Jeremy Chardy dan menang dengan 6-4, 6-4.
"Ya Tuhan, Anda tidak bisa percaya dengan hal yang buruk. Siapa pun dia, dia pasti mabuk dan saya berharap dia tidak kembali lagi. Saya tidak bisa menikmati pertandingan," ucap petenis asal Serbia itu di Washington Pos.
Entah masih terpengaruh dengan aroma asap ganja yang berasal dari bangku penonton atau karena hal lain. Pastinya Djokovic gagal menunjukkan penampilan terbaiknya saat melawan Murray.
Ia hanya mampu meraih set kedua sebelum akhirnya kalah dengan angka 6-4,4-6,6-3. Buat Murray sendiri sukses tersebut merupakan kali pertama sejak 2013 lalu. Dan di ajang ini, Murray telah dua kali menjadi juara pada 2009 dan 2010.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa. Setidaknya Murray mempunyai modal untuk berlaga di AS Terbuka dan mendedikasikan sukses kali ini buat sang pelatih, Amelie Mauresmo. Pelatih asal Prancis tersebut sekarang sedang mengandung dan tengah menanti kelahiran.
Soal bau asap ganja ini sempat dikeluhkan Djokovic kepada wasit. Saat itu ia bertanding melawan Jeremy Chardy dan menang dengan 6-4, 6-4.
"Ya Tuhan, Anda tidak bisa percaya dengan hal yang buruk. Siapa pun dia, dia pasti mabuk dan saya berharap dia tidak kembali lagi. Saya tidak bisa menikmati pertandingan," ucap petenis asal Serbia itu di Washington Pos.
Entah masih terpengaruh dengan aroma asap ganja yang berasal dari bangku penonton atau karena hal lain. Pastinya Djokovic gagal menunjukkan penampilan terbaiknya saat melawan Murray.
Ia hanya mampu meraih set kedua sebelum akhirnya kalah dengan angka 6-4,4-6,6-3. Buat Murray sendiri sukses tersebut merupakan kali pertama sejak 2013 lalu. Dan di ajang ini, Murray telah dua kali menjadi juara pada 2009 dan 2010.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa. Setidaknya Murray mempunyai modal untuk berlaga di AS Terbuka dan mendedikasikan sukses kali ini buat sang pelatih, Amelie Mauresmo. Pelatih asal Prancis tersebut sekarang sedang mengandung dan tengah menanti kelahiran.
(bbk)