Ini Bukti Dominasi Jugador Spanyol di Inggris
Senin, 24 Agustus 2015 - 21:44 WIB
Ini Bukti Dominasi Jugador Spanyol di Inggris
A
A
A
LONDON - Datang, main, menang. Itulah Pedro Rodriguez. Penyerang Chelsea itu tak butuh waktu lama membuktikan kapabilitasnya sebagai pemain juara. Beberapa jam saja setelah terbang dari Barcelona, Pedro mencetak gol dalam debutnya di Inggris, dan membawa Chelsea menang 3-2 atas West Bromwich Albion (WBA) di The Hawthorns, Minggu (23/8/2015).
Pedro hanya satu dari sejumlah jugador (pemain) asal Spanyol yang sinarnya muncul di Liga Primer. Koneksi Spanyol membawa The Blues memetik tiga angka pertama di Liga Primer 2015/2016. (Baca juga: Debut Sempurna Pedro Beri 10 Pemain Chelsea Kemenangan)
Selain Pedro yang mencetak gol menit ke-20, striker Spanyol berdarah Brasil Diego Costa menyumbang gol kedua menit ke-30, dan ditutup bek kelahiran Pamplona, Spanyol, Cesar Azpilicueta (42). Sedangkan gol WBA dikemas James Morrison (35,59).
Pedro, Costa, dan Azpilicueta merupakan skuat timnas Spanyol. Media Inggris Daily Mail menggambarkan 11 pemain (timnas) Spanyol yang merumput di Liga Primer yang mendominasi tiap lini di liga Inggris. Berikut uraiannya dalam formasi 3-4-3.
Kiper: David de Gea - Manchester United
De Gea tidak diturunkan Pelatih Manchester United Louis van Gaal di tiga laga pembuka Liga Primer 2015/2016, tapi dia tetap yang terbaik di posisinya. Dia datang dari Atletico Madrid empat tahun lalu dan sekarang pada usia 24 tahun, dia bisa dibilang satu dari tiga kiper terbaik di dunia.
Bek Kanan: Hector Bellerin - Arsenal
Masih berusia 20 tahun, namun bek Arsenal in menjadi salah satu kisah sukses musim lalu. Pemain yang agresif dan energik dalam serangan dan andal dalam pertahanan. Arsenal mengandalkan Bellerin saat menang 2-0 atas Crystal Palace di pekan kedua Liga Primer 2015/2016.
Bek Tengah: Marc Muniesa - Stoke City
Muniesa menjad bagian dari revolusi Pelatih Mark Hughes di Stoke City. Didatangkan dari Barcelona pada 2013, dan dalam usia yang masih 23 tahun, dia punya masa depan yang bagus di liga Inggris.
Bek Kiri: Cesar Azpilicueta - Chelsea
Azpilicueta menjadi alasan keluarnya Ashley Cole dari Stamford Bridge dipercepat. Full-back Chelsea ini menjadi andalan Mourinho.
Gelandang kanan: Juan Mata - Manchester United
Masih menjadi salah satu playmaker paling cerdik di Liga Primer. Kreativitasnya juga diperlukan saat penyerang MU menemuai jalan buntu.
Gelandang Tengah: Ander Herrera - Manchester United
Belum cukup membuat dampak yang diharapkan sejak penandatanganan dengan Manchester United dalam kesepakatan 30 juta pounds musim panas lalu. Tapi, fans United, menilai Herrera harus dikembalikan ke jantung ruang mesin MU.
Gelandang Tengah: Cesc Fabregas - Chelsea
Salah satu alasan Chelsea juara Liga Primer musim lalu adalah kembalinya Fabregas ke kehidupan Liga Primer. Gelandang berkelas, dan salah satu gelandang tengah paling lengkap di Eropa.
Gelandang Kiri: David Silva - Manchester City
Silva menjadi pemain yang atratktif di City. Kaki kirinya adalah tongkat sihir dan aksinya memukau lawan.
Sayap Kanan: Santi Cazorla - Arsenal
Seperti Silva, Cazorla juga atraktif. Namun, konsistensi mungkin tetap menjadi masalah, namun andalan Arsenal itu memiliki kualitas bintang untuk tampil di pertandingan terbesar.
Penyerang tengah: Diego Costa - Chelsea
Saat rekannya sesama Spanyol lebih seperti sutra, Costa justru menjadi baja murni. Dia menjamin gol dan kerja yang bagus. Dia menjalani musim pertama di Chelsea dengan sangat baik.
Sayap Kiri: Pedro - Chelsea
Mantan pemain depan Barcelona ini menjadi inspirasi Chelsea untuk kemenangan 3-2 atas WBA. Dia menciptakan assist dan pencetak gol. Dia menjadi pemain yang menghidupkan kembali semangat Chelsea mempertahankan gelar.
Pedro hanya satu dari sejumlah jugador (pemain) asal Spanyol yang sinarnya muncul di Liga Primer. Koneksi Spanyol membawa The Blues memetik tiga angka pertama di Liga Primer 2015/2016. (Baca juga: Debut Sempurna Pedro Beri 10 Pemain Chelsea Kemenangan)
Selain Pedro yang mencetak gol menit ke-20, striker Spanyol berdarah Brasil Diego Costa menyumbang gol kedua menit ke-30, dan ditutup bek kelahiran Pamplona, Spanyol, Cesar Azpilicueta (42). Sedangkan gol WBA dikemas James Morrison (35,59).
Pedro, Costa, dan Azpilicueta merupakan skuat timnas Spanyol. Media Inggris Daily Mail menggambarkan 11 pemain (timnas) Spanyol yang merumput di Liga Primer yang mendominasi tiap lini di liga Inggris. Berikut uraiannya dalam formasi 3-4-3.
Kiper: David de Gea - Manchester United
De Gea tidak diturunkan Pelatih Manchester United Louis van Gaal di tiga laga pembuka Liga Primer 2015/2016, tapi dia tetap yang terbaik di posisinya. Dia datang dari Atletico Madrid empat tahun lalu dan sekarang pada usia 24 tahun, dia bisa dibilang satu dari tiga kiper terbaik di dunia.
Bek Kanan: Hector Bellerin - Arsenal
Masih berusia 20 tahun, namun bek Arsenal in menjadi salah satu kisah sukses musim lalu. Pemain yang agresif dan energik dalam serangan dan andal dalam pertahanan. Arsenal mengandalkan Bellerin saat menang 2-0 atas Crystal Palace di pekan kedua Liga Primer 2015/2016.
Bek Tengah: Marc Muniesa - Stoke City
Muniesa menjad bagian dari revolusi Pelatih Mark Hughes di Stoke City. Didatangkan dari Barcelona pada 2013, dan dalam usia yang masih 23 tahun, dia punya masa depan yang bagus di liga Inggris.
Bek Kiri: Cesar Azpilicueta - Chelsea
Azpilicueta menjadi alasan keluarnya Ashley Cole dari Stamford Bridge dipercepat. Full-back Chelsea ini menjadi andalan Mourinho.
Gelandang kanan: Juan Mata - Manchester United
Masih menjadi salah satu playmaker paling cerdik di Liga Primer. Kreativitasnya juga diperlukan saat penyerang MU menemuai jalan buntu.
Gelandang Tengah: Ander Herrera - Manchester United
Belum cukup membuat dampak yang diharapkan sejak penandatanganan dengan Manchester United dalam kesepakatan 30 juta pounds musim panas lalu. Tapi, fans United, menilai Herrera harus dikembalikan ke jantung ruang mesin MU.
Gelandang Tengah: Cesc Fabregas - Chelsea
Salah satu alasan Chelsea juara Liga Primer musim lalu adalah kembalinya Fabregas ke kehidupan Liga Primer. Gelandang berkelas, dan salah satu gelandang tengah paling lengkap di Eropa.
Gelandang Kiri: David Silva - Manchester City
Silva menjadi pemain yang atratktif di City. Kaki kirinya adalah tongkat sihir dan aksinya memukau lawan.
Sayap Kanan: Santi Cazorla - Arsenal
Seperti Silva, Cazorla juga atraktif. Namun, konsistensi mungkin tetap menjadi masalah, namun andalan Arsenal itu memiliki kualitas bintang untuk tampil di pertandingan terbesar.
Penyerang tengah: Diego Costa - Chelsea
Saat rekannya sesama Spanyol lebih seperti sutra, Costa justru menjadi baja murni. Dia menjamin gol dan kerja yang bagus. Dia menjalani musim pertama di Chelsea dengan sangat baik.
Sayap Kiri: Pedro - Chelsea
Mantan pemain depan Barcelona ini menjadi inspirasi Chelsea untuk kemenangan 3-2 atas WBA. Dia menciptakan assist dan pencetak gol. Dia menjadi pemain yang menghidupkan kembali semangat Chelsea mempertahankan gelar.
(sha)