PSIS Pertahankan Aktor Skandal Sepak Bola Gajah

Selasa, 25 Agustus 2015 - 22:22 WIB
PSIS Pertahankan Aktor...
PSIS Pertahankan Aktor Skandal Sepak Bola Gajah
A A A
SEMARANG - PSIS Semarang mempertahankan pemainnya yang terkena sanksi dari PSSI menjelang Divisi Utama musim depan. Para pemain tetap akan menjadi bagian dari Laskar Mahesa Jenar selama belum mendapatkan pekerjaan.

Saat ini mereka masih dipulangkan karena tim tidak ada kegiatan. Jika kompetisi resmi Divisi Utama (DU) kembali diputar, para pemain yang terkena hukuman larangan bertanding itu akan tetap dipanggil kembali.

"Kita tidak akan meninggalkan pemain yang disanksi. Tim musim ini saja jumlah pemainnya sampai 34 orang, termasuk dengan yang disanksi," kata Direktur Utama PT Mahesa Jenar Semarang, perusahaan pengelola PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.

Akibat terlibat skandal sepak bola gajah, belasan pemain PSIS disanksi Komisi Disiplin PSSI. Mulai dari larangan bertanding satu tahun, lima tahun, hingga seumur hidup. Seperti Catur Adi Nugroho, Saptono, Khomaedi, dan Fadli Manna, diwajibkan membayar denda masing-masing Rp100 juta dan larangan bermain seumur hidup.

Adapun untuk pemain yang diganjar lima tahun dan denda Rp50 juta di antaranya Sunar Sulaiman, Anam Syahrul, Taufik Hidayat, Andi Rahmat, Eli Nasoka, Vidi Hasiholan, Franky Mahendra. Selain itu, ada juga hukuman percobaan 5 tahun dan denda Rp50 juta, yakni kepada Ivo Andre, Safrudin Tahar, Edianto, Ahmad Nufiandani dan Hari Nur Yulianto.

Yoyok mengatakan, para pemain yang berstatus sanksi, diberi kesempatan untuk tetap berlatih di tim musim depan. Namun jika di kemudian hari mendapatkan pekerjaan, tentu klub akan melepasnya untuk meniti karir baru. "Kalau sudah ada pekerjaan, baru kami lepas," tegasnya.

Kendati disanksi PSSI, sejumlah pemain PSIS masih tetap semangat untuk berlatih. Seperti yang diperlihatkan oleh Taufik Hidayat, Andi Rahmat, Eli Nasoka, Vidi Hasiholan dan Franky Mahendra.

Bahkan kelimanya masih tetap menduduki sebagai pemain inti. Di samping tetap merangkul pemain, manajemen PSIS juga terus berupaya agar para pemain ini mendapat keringanan hukuman. Segala kemungkinan masih bisa terjadi. Apalagi, PSSI saat ini juga masih dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
(aww)
Berita Terkait
Ultah ke-88, PSIS Bagikan...
Ultah ke-88, PSIS Bagikan Paket Sembako ke Panser Biru dan Snex
Dinyatakan Negatif COVID-19,...
Dinyatakan Negatif COVID-19, Jandia Gabung Latihan PSIS
CEO PSIS Semarang Maklum...
CEO PSIS Semarang Maklum Renovasi Stadion Jatidiri Dihentikan
Direksi-Komisaris Baru...
Direksi-Komisaris Baru PT LIB, PSIS : Jangan Untuk Main-Main!
Liga 1 Berhenti Akibat...
Liga 1 Berhenti Akibat Corona, Pemain PSIS Jualan Pakaian
Skuad Mahesa Jenar Langsung...
Skuad Mahesa Jenar Langsung Tancap Gas di Awal Pekan
Berita Terkini
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
12 menit yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
22 menit yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
7 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
11 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
14 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
14 jam yang lalu
Infografis
Alasan Pemerintah Zimbabwe...
Alasan Pemerintah Zimbabwe Izinkan Warganya Membunuh Gajah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved