Tekanan Ban Mercedes Diselidiki

Selasa, 08 September 2015 - 09:40 WIB
Tekanan Ban Mercedes...
Tekanan Ban Mercedes Diselidiki
A A A
MONZA - Kemenangan Lewis Hamilton di GP Italia Monza, Minggu (6/9), meninggalkan banyak pertanyaan. Salah satunya soal tekanan ban duo Mercedes Hamilton dan rekannya, Nico Rosberg, yang di bawah standar.

Hamilton dan Rosberg diketahui hanya memiliki tekanan 0.3psi dan 1.1psi atau di bawah ketentuan semestinya. Pada balapan itu Hamilton tampil sangat dominan untuk menerima 25 poin tambahan. Peluangnya mempertahankan gelar juara dunia Formula One (F1) semakin besar. Kecurigaan mengemuka karena Mercedes mengontak sang pembalap Inggris memacu mobil lebih cepat menjelang akhir balapan padahal tidak ada ancaman apa pun dari Vettel.

Instruksi diduga muncul setelah ada ancaman hukuman setelah pengambilan sampel tekanan ban oleh delegasi teknis F1. Duo pembalap Mercedes bisa saja mendapatkan pengurangan waktu 25 detik bahkan lebih, jika benar tekanan bannya di bawah ketentuan semestinya. Ternyata, hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa ban belakang sebelah kiri ada tekanan yang berbeda seperti yang dibuktikan Pirelli.

Namun, Direktur Eksekutif Mercedes Toto Wolf membantah timnya berniat mengurangi tekanan ban untuk mendapatkan kemenangan di Monza. Dia mengaku telah melakukan prosedur yang ditetapkan Pirelli. Namun, jika dugaan perubahan tekanan ban Mercedes yang tengah diselidiki Federasi Balap Internasional (FIA), itu dia pastikan bukan karena unsur kesengajaan.

”Kami mengikuti prosedur yang ditetapkan Pirelli, yang memiliki ban dalam sarung, dan memeriksa tekanan bersama dengan Pirelli,” ujar Wolff. ”Tekanan sangat baik di atas minimum karena keselamatan sangat penting bagi kami. Untuk alasan apa pun, ban mobil mungkin karena didinginkan. Tekanan yang berbeda ditemukan pada salah satu ban, itu perbedaan kecil,” ujarnya.

Jika memang dilakukan pengurangan poin 25 detik, kemungkinan posisi Hamilton akan tetap aman. Setidaknya Hamilton masih memiliki selisih waktu 0,042 detik. Namun, bukan tidak mungkin hukuman yang diberikan bisa lebih ringan atau lebih berat. Bahkan, ada ancaman duo Mercedes terkena diskualifikasi yang berarti 25 poin tambahan Hamilton bakal lenyap.

Namun, Wolf tetap menolak bahwa Mercedes telah sengaja mengatur tekanan ban untuk meminimalisasikan kecepatan mobilnya, kemudian akan mengurangi ketika mereka didinginkan. Dengan melakukan hal itu, bukan tidak mungkin dia mampu mengendalikan penyebaran dan bisa mengakibatkan kerugian yang besar.

Raikhul amar
(bbg)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
54 menit yang lalu
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
1 jam yang lalu
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
4 jam yang lalu
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
12 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
13 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved