Asap Ancam GP Singapura

Rabu, 16 September 2015 - 10:45 WIB
Asap Ancam GP Singapura
Asap Ancam GP Singapura
A A A
SINGAPURA - Dampak kebakaran hutan di berbagai titik di wilayah Pulau Sumatera mulai dirasakan Singapura. Kabut asap yang mulai mengepung negara tetangga tersebut membuat pelaksanaan Formula One (F1) GP Singapura, Minggu (20/9), terancam berantakan.

Panitia kini terus memonitor kondisi udara Singapura yang tercemar kabut asap dan sudah membuat berbagai eventolahraga lokal Singapura batal. Mereka tak mau ambil risiko dengan tetap menggelar perlombaan di tengah kondisi udara yang bisa mengganggu kesehatan.

“Masalah kabut asap ini hanya satu dari beberapa isu potensial yang bisa mengganggu GP Singapura. Rencana kami adalah bekerja sama dengan berbagai pihak sebelum mengambil keputusan terkait ajang tersebut,” ujar juru bicara GP dilansir Telegraph. Agensi Nasional Lingkungan Singapura mengatakan, Indeks Standar Polutan akan tetap membahayakan kesehatan publik hingga setidaknya pekan depan.

“Selama sisa hari ini dan besok, angin diperkirakan bertiup ke barat daya dan kondisi kabut diharapkan hilang. Tapi, situasi kabut bisa memburuk jika kabut asap di Sumatra terus menebal,” ujarnya. Kekhawatiran soal kabut asap ini bukan hal baru yang mengancam pelaksanaan F1. Ancaman serupa pernah terjadi di GP China lantaran dipengaruhi kualitas udara di Kota Shanghai, tempat pelaksanaan balapan.

Pada musim 2013 sesi latihan bebas GP India juga sempat tertunda selama 20 menit karena jarak pandang yang terbatas di trek. Gangguan ini disebabkan tingkat polusi udara yang sangat mengganggu. Alhasil, helikopter medis pun tak bisa lepas landas. Apalagi, seri ke-13 di Sirkuit Jalanan Marina Bay bakal berlangsung malam hari.

Sementara itu, pembalap Mercedes sekaligus runner-upklasemen sementara Nico Rosberg berambisi memperpendek gapdengan rekan satu timnya, Lewis Hamilton, di puncak klasemen. Tertinggal 53 poin, Rosberg tak ingin kehilangan poin lagi di balapan nanti. Setelah mesin mobilnya mati di tiga lap terakhir di Monza, dia mengakui telah melakukan peningkatan pada kendaraannya.

Bahkan, pembalap berusia 30 tahun itu merasa yakin tidak akan kehilangan poin di tujuh balapan terakhir, termasuk di Sirkuit Marina Bay Street, Singapura, akhir pekan ini. “Jelas, hasil di Monza bukan dari bagian rencana. Itu kesempatan mendekatkan jarak, tapi sekarang balapan tinggal tujuh balapan dan saya berharap tidak kembali kehilangan poin.

Saya tidak akan menyerah berjuang, tidak ada cara lain. Singapura adalah salah satu racefavorit saya. Jadi, itu adalah tempat yang baik untuk memulai,” papar Rosberg.

Raikhul amar
(ars)
Berita Terkait
Bikin Sulit Bernapas,...
Bikin Sulit Bernapas, Hindari Pemicu Asma dengan Mosehat
Kejutkan Pelanggan,...
Kejutkan Pelanggan, Brand Fashion Lokal Ini Bagikan Pandora Box
Mengandung Ekstrak Daun...
Mengandung Ekstrak Daun Kelor, Mosehat Diyakini Mampu Luruhkan Batu Ginjal
Jaga Kebersihan Lantai...
Jaga Kebersihan Lantai agar Selalu Nyaman Berada di Rumah
Dukung Pemulihan Pariwisata,...
Dukung Pemulihan Pariwisata, Eazy Property Lavaya Bali Gelar Soft Launching
Penunjang Kinerja Profesional...
Penunjang Kinerja Profesional dengan Mobilitas Tinggi
Berita Terkini
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
54 menit yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
2 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
2 jam yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
2 jam yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
6 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
8 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved