Mourinho Murka, Pemain Chelsea Disebut Konyol
Rabu, 30 September 2015 - 10:10 WIB
Mourinho Murka, Pemain Chelsea Disebut Konyol
A
A
A
PORTO - Kekalahan 1-2 yang diterima Chelsea saat berkunjung ke Estadio Do Dragao, markas FC Porto, dalam pertandingan Grup G Liga Champions, Rabu (30/9/2015) dini hari tadi membuat pelatih Jose Mourinho murka. Kesalahan mengantisipasi sepak pojok yang akhirnya memberi kekalahan dinilai Mourinho sebagai sesuatu yang sangat konyol.
Pada laga tersebut Porto menang 2-1. Gol dicetak Andre Andre pada menit 39 dan Maicon menit 52. Sedangkan satu gol Chelsea dicetak Willian di menit 45.
Selepas pertandingan, Mourinho menyindir penampilan anak didiknya. Ia kecewa dengan pergerakan pemain Chelsea dalam menghadapi bola-bola mati.
"Bagi kami, itu adalah kesalahan konyol. Kami menyaksikan berkali-kali bagaimana Porto mengambil tendangan sudut. Saya pikir kami benar-benar siap untuk itu. Saat pertandingan berada di bawah kendali kami dan sedang mempersiapkan perubahan, kami justru memberikan gol tersebut layaknya para pemain membeku karena es," berang Mourinho dilansir Daily Star.
"Dasar umum sepak bola bisa bekerja adalah bertahan dalam set play (bola mati). Hentikan bola, Anda bertahan, atau pemain lainnya, atau keduanya. Kami melakukan kesalahan lagi dari sepak pojok ketika bola membentur tiang," imbuhnya.
Kekalahan ini membuat Chelsea terperosok ke peringkat tiga klasemen Grup G dengan poin tiga. Posisi pertama ditempati Dynamo Kyiv yang mengoleksi poin empat usai membungkam Maccabi Tel Aviv, disusul Porto yang cuma kalah selisih gol.
Pada laga tersebut Porto menang 2-1. Gol dicetak Andre Andre pada menit 39 dan Maicon menit 52. Sedangkan satu gol Chelsea dicetak Willian di menit 45.
Selepas pertandingan, Mourinho menyindir penampilan anak didiknya. Ia kecewa dengan pergerakan pemain Chelsea dalam menghadapi bola-bola mati.
"Bagi kami, itu adalah kesalahan konyol. Kami menyaksikan berkali-kali bagaimana Porto mengambil tendangan sudut. Saya pikir kami benar-benar siap untuk itu. Saat pertandingan berada di bawah kendali kami dan sedang mempersiapkan perubahan, kami justru memberikan gol tersebut layaknya para pemain membeku karena es," berang Mourinho dilansir Daily Star.
"Dasar umum sepak bola bisa bekerja adalah bertahan dalam set play (bola mati). Hentikan bola, Anda bertahan, atau pemain lainnya, atau keduanya. Kami melakukan kesalahan lagi dari sepak pojok ketika bola membentur tiang," imbuhnya.
Kekalahan ini membuat Chelsea terperosok ke peringkat tiga klasemen Grup G dengan poin tiga. Posisi pertama ditempati Dynamo Kyiv yang mengoleksi poin empat usai membungkam Maccabi Tel Aviv, disusul Porto yang cuma kalah selisih gol.
(bep)