Bos Yamaha Khawatir Rossi atau Lorenzo Bakal Curang
Senin, 19 Oktober 2015 - 14:57 WIB
Bos Yamaha Khawatir Rossi atau Lorenzo Bakal Curang
A
A
A
PHILLIP ISLAND - Selisih poin yang semakin tipis antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo membuat persaingan memperebutkan gelar juara MotoGP diprediksi bermuara di seri akhir. Bos Yamaha Lin Jarvis pun khawatir jika dua pembalapnya bersaing tidak sehat alias curang.
"Semoga Tuhan bersama Anda. Mereka tahu apa yang mesti dilakukan. Tak ada gunanya kami mengatakan apapun atau mengulanginya pada bagian itu. Anda tidak akan bisa mengontrol apapun yang terjadi dalam balapan," tegas Jarvis seperti diberitakan Crash, Senin (19/10/2015).
Keunggulan 18 poin Rossi akhirnya tergerus jadi 11 angka dari Lorenzo usai gagal mendapatkan podium di Grand Prix MotoGP Australia kemarin. Lorenzo sendiri dalam balapan di Sirkuit Phillip Island keluar sebagai runner up.
Dengan menyisakan dua seri balap tersisa, Malaysia dan Valencia, Rossi dan Lorenzo mau tak mau mesti saling sikut guna memastikan gelar juara. Jarvis pun mengingatkan agar keduanya bisa bersaing secara sehat.
"Saya mengharapkan mereka untuk bertarung secara adil, tetapi keras. Saya pikir jika salah satunya menang dengan cara yang tidak adil, maka akan dikenang banyak orang dalam jangka waku yang sangat lama,"
"Saya pikir itu tak termasuk dalam kepentingan mereka. Itu cuma perasaan saya. Kami akan melihatnya," tutupnya. (Baca Juga: Lorenzo: Kalahkan Rossi dan Juara Dunia 'Mustahil')
"Semoga Tuhan bersama Anda. Mereka tahu apa yang mesti dilakukan. Tak ada gunanya kami mengatakan apapun atau mengulanginya pada bagian itu. Anda tidak akan bisa mengontrol apapun yang terjadi dalam balapan," tegas Jarvis seperti diberitakan Crash, Senin (19/10/2015).
Keunggulan 18 poin Rossi akhirnya tergerus jadi 11 angka dari Lorenzo usai gagal mendapatkan podium di Grand Prix MotoGP Australia kemarin. Lorenzo sendiri dalam balapan di Sirkuit Phillip Island keluar sebagai runner up.
Dengan menyisakan dua seri balap tersisa, Malaysia dan Valencia, Rossi dan Lorenzo mau tak mau mesti saling sikut guna memastikan gelar juara. Jarvis pun mengingatkan agar keduanya bisa bersaing secara sehat.
"Saya mengharapkan mereka untuk bertarung secara adil, tetapi keras. Saya pikir jika salah satunya menang dengan cara yang tidak adil, maka akan dikenang banyak orang dalam jangka waku yang sangat lama,"
"Saya pikir itu tak termasuk dalam kepentingan mereka. Itu cuma perasaan saya. Kami akan melihatnya," tutupnya. (Baca Juga: Lorenzo: Kalahkan Rossi dan Juara Dunia 'Mustahil')
(bbk)