Stoner Diterima sebagai Anggota Keluarga Ducati
Kamis, 29 Oktober 2015 - 14:30 WIB
Stoner Diterima sebagai Anggota Keluarga Ducati
A
A
A
ROMA - Di tengah insiden Valentino Rossi dan Marc Marquez, muncul kabar yang menyatakan bahwa Casey Stoner bakal meramaikan gelaran MotoGP pada 2017. Tapi bukan bersama tim Honda melainkan Ducati dan isu tentang kembalinya sang legenda sudah ramai dibicarakan sejumlah media di Eropa.
Munculnya Stoner dalam pemberitaan bukan kabar baru. Ini pernah diulas dengan detail oleh Speedweek sejak Juni lalu dan kabar itu kembali muncul di tengah insiden Rossi versus Marquez di Sirkuit Internasional Sepang (SIC).
Kabar ini bukan hal yang mustahil terjadi. Sebab tim pabrikan asal Italia tengah mencari joki yang tepat untuk menjadi mitra Andrea Iannone pada 2017 mendatang. Lantaran, penampilan Andrea Dovizioso tengah berada dalam performa yang buruk, terlebih kontraknya bakal habis pada akhir 2016.
Apalagi pembalap yang dikenal dengan julukan Kuri-Kuri Boy bakal jadi test rider tahun depan. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna merespon rumor tersebut dengan santai sambil berkata dirinya akan merasa terhormat jika joki asal Australia masuk dalam anggota keluarga Ducati.
"Secara pribadi saya tidak berpikir Stoner masih ingin membalap. Setahu saya dia begitu menikmati kehidupannya sekarang. Mungkin sesekali dia turun di Suzuka dan berjalan bersama keluarga menggunakan motor dan itu sesuatu yang menyenangkan. Sehingga saya tidak berpikir ia bakal kembali ke MotoGP," tegas Dall'Igna seperti dikutip Motopaddock, Kamis (29/10/2015).
"Tapi saya akan merasa terhormat untuk bekerja dengan Stoner sebagai anggota keluarga Ducati. Dia pasti seorang pengendara khusus. Dia adalah satu-satunya pembalap yang sukses merebut gelar MotoGP bersama kami. Pokoknya, perjanjian harus ditandatangani oleh kedua belah pihak dan itu tidak ada yang mustahil," pungkasnya.
Ajakan Dall'Igna kepada Stoner cukup menarik. Terlebih pada tahun tersebut ada dua pembalap yang kemungkinan bakal menghabiskan kariernya di ajang kuda besi paling kompetitif, yakni Rossi dan Dani Pedrosa. Pasalnya, kontrak keduanya bersama Movistar Yamaha dan Repsol Honda bakal berakhir pada 2016.
Munculnya Stoner dalam pemberitaan bukan kabar baru. Ini pernah diulas dengan detail oleh Speedweek sejak Juni lalu dan kabar itu kembali muncul di tengah insiden Rossi versus Marquez di Sirkuit Internasional Sepang (SIC).
Kabar ini bukan hal yang mustahil terjadi. Sebab tim pabrikan asal Italia tengah mencari joki yang tepat untuk menjadi mitra Andrea Iannone pada 2017 mendatang. Lantaran, penampilan Andrea Dovizioso tengah berada dalam performa yang buruk, terlebih kontraknya bakal habis pada akhir 2016.
Apalagi pembalap yang dikenal dengan julukan Kuri-Kuri Boy bakal jadi test rider tahun depan. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna merespon rumor tersebut dengan santai sambil berkata dirinya akan merasa terhormat jika joki asal Australia masuk dalam anggota keluarga Ducati.
"Secara pribadi saya tidak berpikir Stoner masih ingin membalap. Setahu saya dia begitu menikmati kehidupannya sekarang. Mungkin sesekali dia turun di Suzuka dan berjalan bersama keluarga menggunakan motor dan itu sesuatu yang menyenangkan. Sehingga saya tidak berpikir ia bakal kembali ke MotoGP," tegas Dall'Igna seperti dikutip Motopaddock, Kamis (29/10/2015).
"Tapi saya akan merasa terhormat untuk bekerja dengan Stoner sebagai anggota keluarga Ducati. Dia pasti seorang pengendara khusus. Dia adalah satu-satunya pembalap yang sukses merebut gelar MotoGP bersama kami. Pokoknya, perjanjian harus ditandatangani oleh kedua belah pihak dan itu tidak ada yang mustahil," pungkasnya.
Ajakan Dall'Igna kepada Stoner cukup menarik. Terlebih pada tahun tersebut ada dua pembalap yang kemungkinan bakal menghabiskan kariernya di ajang kuda besi paling kompetitif, yakni Rossi dan Dani Pedrosa. Pasalnya, kontrak keduanya bersama Movistar Yamaha dan Repsol Honda bakal berakhir pada 2016.
(bbk)