Krisis Juventus dan Chelsea; Nestapa Juara Bertahan
Kamis, 29 Oktober 2015 - 15:35 WIB
Krisis Juventus dan Chelsea; Nestapa Juara Bertahan
A
A
A
TURIN - Dua raksasa Eropa Juventus dan Chelsea belum terbangun dari tidur. Hingga pekan ke-10 di liga masing-masing sang juara bertahan belum menunjukkan geliat akan bangkit dan tampil konsisten sepanjang musim 2015/2016. Juventus tercecer di peringkat 12 klasemen Serie A Italia, sedangkan Chelsea terbenam di peringkat 15 Liga Primer Inggris.
Bagi Juventus, kekalahan di kandang Sassuolo, Stadio Citta del Tricolore, Rabu (28/10/2105), adalah start terburuk mereka sejak 1969. Sebelumnya, Juventus tidak pernah kalah empat kali dari 10 laga pembuka Serie A sejak tahun 1969. (Baca juga: Pascakekalahan, Juventus Kurung Diri di Kamp Latihan)
Ini pertama kali Pasukan Massimiliano Allegri mengoleksi 12 poin di 10 laga pertama Serie A (di era tiga poin bagi pemenang). Yang menyedihkan, Juventus hanya mencetak 11 gol dan kebobolan sembilan kali dari 10 laga. Bandingkan dengan AS Roma yang memuncaki klasemen hasil tujuh kemenangan dan dua kali seri, dengan lesakkan 25 gol dan 12 kali kebobolan.
Sementara kiprah Chelsea di Liga Primer 2015/2016 juga mencatat start terburuk. Kekalahan 1-2 dari West Ham United di Upton Park, Sabtu (24/10/2015), memaksa Pasukan Jose Mourinho hanya mengemas 11 poin dari 10 laga. The Blues tercecer di peringkat 15 dengan tiga kemenangan, dua imbang, dan lima kali kalah. Mencetak 15 gol dan kebobolan 19 (defisit 4 gol!).
Tak heran bila kini Mourinho menduduki kursi panas. Dibandingkan dengan David Moyes saat menangani juara bertahan Manchester United pada musim 2013/2014, dalam 10 laga pertama Moyes mengoleksi 17 poin dan di peringkat 7, sedangkan Mourinho hanya 11 di posisi 15.
Tambahan pula, Chelsea disingkirkan Stoke City di babak 16 besar Piala Liga Inggris atau Capital One Cup, Selasa (27/10/2015). Sang juara bertahan itu kalah adu penalti 5-4 setelah laga berakhir 1-1 setelah babak tambahan waktu.
Juventus dan Chelsea belum beranjak. Berbeda dengan juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona yang sudah kembali ke top performa dan bersaing dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga 2015/2016 (21 poin). Padahal di pekan ke-7, Barcelona sempat tercecer di peringkat 4 klasemen dengan 15 poin. (Baca juga: Barcelona, Chelsea, Juventus, PSV: Jawara yang Tertidur)
Bagi Juventus, kekalahan di kandang Sassuolo, Stadio Citta del Tricolore, Rabu (28/10/2105), adalah start terburuk mereka sejak 1969. Sebelumnya, Juventus tidak pernah kalah empat kali dari 10 laga pembuka Serie A sejak tahun 1969. (Baca juga: Pascakekalahan, Juventus Kurung Diri di Kamp Latihan)
Ini pertama kali Pasukan Massimiliano Allegri mengoleksi 12 poin di 10 laga pertama Serie A (di era tiga poin bagi pemenang). Yang menyedihkan, Juventus hanya mencetak 11 gol dan kebobolan sembilan kali dari 10 laga. Bandingkan dengan AS Roma yang memuncaki klasemen hasil tujuh kemenangan dan dua kali seri, dengan lesakkan 25 gol dan 12 kali kebobolan.
Sementara kiprah Chelsea di Liga Primer 2015/2016 juga mencatat start terburuk. Kekalahan 1-2 dari West Ham United di Upton Park, Sabtu (24/10/2015), memaksa Pasukan Jose Mourinho hanya mengemas 11 poin dari 10 laga. The Blues tercecer di peringkat 15 dengan tiga kemenangan, dua imbang, dan lima kali kalah. Mencetak 15 gol dan kebobolan 19 (defisit 4 gol!).
Tak heran bila kini Mourinho menduduki kursi panas. Dibandingkan dengan David Moyes saat menangani juara bertahan Manchester United pada musim 2013/2014, dalam 10 laga pertama Moyes mengoleksi 17 poin dan di peringkat 7, sedangkan Mourinho hanya 11 di posisi 15.
Tambahan pula, Chelsea disingkirkan Stoke City di babak 16 besar Piala Liga Inggris atau Capital One Cup, Selasa (27/10/2015). Sang juara bertahan itu kalah adu penalti 5-4 setelah laga berakhir 1-1 setelah babak tambahan waktu.
Juventus dan Chelsea belum beranjak. Berbeda dengan juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona yang sudah kembali ke top performa dan bersaing dengan Real Madrid di puncak klasemen La Liga 2015/2016 (21 poin). Padahal di pekan ke-7, Barcelona sempat tercecer di peringkat 4 klasemen dengan 15 poin. (Baca juga: Barcelona, Chelsea, Juventus, PSV: Jawara yang Tertidur)
(sha)