Jika Terbukti Konspirasi, Lorenzo & Marquez Bakal Terdepak dari MotoGP

Kamis, 29 Oktober 2015 - 17:05 WIB
Jika Terbukti Konspirasi,...
Jika Terbukti Konspirasi, Lorenzo & Marquez Bakal Terdepak dari MotoGP
A A A
MILAN - Kabar adanya isu konspirasi yang dilakukan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez untuk menjegal Valentino Rossi ditanggapi serius oleh Codacons. Asosiasi Koordinasi Perlindungan Pertahanan Lingkungan dan Hak Pengguna Konsumen di Italia itu mengajukan gugatan kepada Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) untuk mendepak dua pembalap Spanyol itu dari pentas MotoGP.

Insiden yang terjadi antara Rossi dan Marquez di Grand Prix Malaysia memang berbuntut panjang. Usai The Doctor dihukum Race Direction, kabar tidak mengenakkan terus datang dari paddock pembalap. (Baca Juga: Hukuman di Valencia, Rossi Kena Karma 7 Tahun Silam?)

Diberitakan sebelumnya, Lorenzo dan Marquez bahkan dikabarkan mengadakan pertemuan sebelum GP Aragon untuk menjegal langkah Rossi jadi juara dunia. Kabar tersebut sejatinya sudah dibantah Lorenzo lewat pernyataan timnya Movistar. (Baca Juga: Lorenzo Bantah Bersekutu dengan Marquez Demi Jegal Rossi)

Namun kasus tak selesai sampai di situ, Codacons sebagai lembaga yang melindungi hak kepentingan konsumen berbagai bidang sesuai hukum yang tertera, meminta FIM bergerak mengusut isu konspirasi itu. Bahkan secara tegas, mereka menyarankan dua pembalap Spanyol itu didepak dari kompetisi alias MotoGP musim ini.

Berikut penyataan Codacons perihal isu konspirasi Lorenzo dan Marquez
"Codacons mengajukan keluhan berdasarkan artikel. 3.1 Peraturan FIM di mana organisasi ini meminta sanksi dikenakan kepada pembalap Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, sebab sudah melakukan sikap anti-olah raga.

Berdasarkan hasil analisa, kedua pembalap mendapat hasil baik dengan merancang perilaku tidak sportif untuk merugikan pesaing balapan dalam kejuaraan dunia. Sejak Grand Prix sebelumnya, di Australia, dan juga yang terakhir di Malaysia, Marquez telah diminta untuk merugikan Valentino Rossi dengan tujuan yang satu yakni menguntungkan Jorge Lorenzo

Seperti semua orang bisa lihat, Marquez tidak melakukan perlawanan kepada Lorenzo, tapi malah membuat perilaku provokatif dan agresif kepada Rossi, yang berpuncak dengan sebuah sundulan. Perjanjian antara dua pembalap itu (Lorenzo dan Marquez) tampak jelas dan ini melanggar kode etik yang ditetapkan oleh federasi. Hukuman maksimum harus disediakan untuk keduanya sebab diatur dalam Pasal 3.2.1 yakni bisa kehilangan partisipasi dalam kejuaraan atau penghapusan definitif dari balapan,"
(bbk)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
56 menit yang lalu
Kisah Vozinha: Kiper...
Kisah Vozinha: Kiper Cape Verde yang Menulis Sejarah di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
2 jam yang lalu
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
3 jam yang lalu
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved