Dikeroyok Wartawan, Marquez Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 01 November 2015 - 09:57 WIB
Dikeroyok Wartawan,...
Dikeroyok Wartawan, Marquez Tempuh Jalur Hukum
A A A
CERVERA - Marc Marquez secara resmi telah mengajukan kasus pengeroyokan dua wartawan asal Italia ke jalur hukum. Itu sebagaimana disampaikan manajeman joki Repsol Honda.

"Sekelompok orang muncul di rumah Marc dan berteriak sambil melontarkan perkataan menghina dengan membuat tindakan konyol serta memalukan terhadap korban (Marc ) sambil mendorong serta menyerang anggota keluarga terdekatnya. Mengingat keseriusan kasus ini, kami mengutuk dan akan mengambil proses pidana terhadap oknum wartawan tersebut," demikian pernyataan manajemen Marquez seperti dikutip MCN, Minggu (1/11/2015).

Sekadar informasi, insiden menegangkan terjadi di kediaman orang tua Marquez. Pembalap yang tengah berada dalam pusat perhatian dunia pasca senggolan Valentino Rossi di GP Malaysia itu mengalami penyerangan oleh sekelompok wartawan Italia usai menolak diwawancarai.

Marquez mendapat serangan usai menghabiskan waktunya bermain motorcross bersama ayah dan saudaranya, Julia. Saat hendak masuk ke rumah, mereka dicegat dua wartawan Italia, Alessando Onis dan Stefano Corti yang diketahui adalah jurnalis program kontroversial di Negeri Pizza, Le lene (The Hyenas). Berdasarkan keterangan saksi mata, Onis dan Corti langsung melempari area parkir pembalap berusia 22 tahun itu dengan botol bir dan melemparkan trofi berbentuk kemaluan raksasa.

Hal tersebut membuat Marquez sempat ditahan dua jurnalis dengan perlakuan tidak menyenangkan. Marca menyebut Marquez dicekik sebelum akhirnya bisa masuk ke dalam rumah dengan aman. Selanjutnya, keluarga Marquez melapor kepada polisi yang kemudian bergerak cepat mengamankan dua jurnalis tersebut. (Baca Juga: Ogah Diliput, Marquez ribut dengan Wartawan Italia)

Di tempat terpisah, Le lene membantah perihal kabar pengeroyokan tersebut. Dalam keterangannya di akun jejaring media sosial Facebook, mereka mengatakan bahwa sebenarnya dua wartawan diperintah untuk mewawancarai Marquez. Namun pembalap justru merusak kamera dan mengambil kaset.

"Kami tiba di sekitar rumah orang tua pembalap di mana kami berencana untuk mewawancarai Marc Marquez, ayahnya, saudara, dan temannya. Ketika kami mencoba untuk mengajukan permintaan wawancara, kami malah diserang dan perkelahian pun tak terelakan. Akibatnya, kamera kami rusak dan mereka mencoba untuk mengambil kaset video," demikian bantahan Le lene.
(sha)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
2 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
3 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
3 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
4 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved