Lorenzo Ngarep Bisa Bertahan di Yamaha
Jum'at, 06 November 2015 - 20:21 WIB
Lorenzo Ngarep Bisa Bertahan di Yamaha
A
A
A
VALENCIA - Meski dikabarkan bakal didepak dari Yamaha, ternyata tidak demikian yang diharapkan Jorge Lorenzo. Pembalap Spanyol itu berharap bisa bertahan bersama Valentino Rossi musim depan.
Pernyataan Lorenzo ini memang bertolak belakang dari sikap sebelumnya yang begitu memusuhi Rossi. Tak ayal, atas sikap tidak bersahabat inilah yang membuat Yamaha berpikir ulang mempertahankan Lorenzo.
Usai Pengadilan Arbitrase Olah Raga (CAS) menolak banding Rossi, sikap Lorenzo memang sedikit melunak. Bahkan ia sempat meminta maaf atas perilakunya di podium ketika upacara penyerahan piala. "Kontrak saya dengan Yamaha masih satu tahun lagi dan niat saya bertahan di Yamaha tidak hanya sampai pensiun tapi beberapa saat saja," ujarnya seperti dikutip Marca, Jumat (6/11/2015).
Lorenzo menganalogikan hubungannya dengan Rossi tak ubahnya sebuah perkawinan. "Dalam perkawinan saja kerap terjadi ketidaksepahaman. Tapi saya dan Rossi telah menjadikan tim ini sebagai tim besar di dunia. Itu ide saya dan akan terus berlanjut," imbuhnya.
Jelas pernyataan Lorenzo ini jelas sangat membingungkan. Sebab, itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Direktur Lomba Yamaha Massimo Meregalli mengeluarkan pernyataan pedas menyusul keinginan Lorenzo mengintervensi CAS. "Kami kecewa bukan karena ia ingin mengintervensi CAS, tapi caranya yang tanpa memberitahukan kami itulah yang membuat kami kecewa. Tidak seperti Rossi yang sebelumnya memberitahukan kami."
Bahkan ketika ditanya soal masa depan Lorenzo, Meregalli dengan ketus mengatakan semuanya tergantung di akhir pekan nanti. "Sekarang bukan saatnya membicarakan soal masa depan Lorenzo. Masa depannya sekarang ada di hari Minggu."
Luluhkah petinggi Yamaha dengan pernyataan Lorenzo yang terkesan merayu? Pastinya jawaban akan diberikan setelah lomba akhir pekan ini.
Pernyataan Lorenzo ini memang bertolak belakang dari sikap sebelumnya yang begitu memusuhi Rossi. Tak ayal, atas sikap tidak bersahabat inilah yang membuat Yamaha berpikir ulang mempertahankan Lorenzo.
Usai Pengadilan Arbitrase Olah Raga (CAS) menolak banding Rossi, sikap Lorenzo memang sedikit melunak. Bahkan ia sempat meminta maaf atas perilakunya di podium ketika upacara penyerahan piala. "Kontrak saya dengan Yamaha masih satu tahun lagi dan niat saya bertahan di Yamaha tidak hanya sampai pensiun tapi beberapa saat saja," ujarnya seperti dikutip Marca, Jumat (6/11/2015).
Lorenzo menganalogikan hubungannya dengan Rossi tak ubahnya sebuah perkawinan. "Dalam perkawinan saja kerap terjadi ketidaksepahaman. Tapi saya dan Rossi telah menjadikan tim ini sebagai tim besar di dunia. Itu ide saya dan akan terus berlanjut," imbuhnya.
Jelas pernyataan Lorenzo ini jelas sangat membingungkan. Sebab, itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Direktur Lomba Yamaha Massimo Meregalli mengeluarkan pernyataan pedas menyusul keinginan Lorenzo mengintervensi CAS. "Kami kecewa bukan karena ia ingin mengintervensi CAS, tapi caranya yang tanpa memberitahukan kami itulah yang membuat kami kecewa. Tidak seperti Rossi yang sebelumnya memberitahukan kami."
Bahkan ketika ditanya soal masa depan Lorenzo, Meregalli dengan ketus mengatakan semuanya tergantung di akhir pekan nanti. "Sekarang bukan saatnya membicarakan soal masa depan Lorenzo. Masa depannya sekarang ada di hari Minggu."
Luluhkah petinggi Yamaha dengan pernyataan Lorenzo yang terkesan merayu? Pastinya jawaban akan diberikan setelah lomba akhir pekan ini.
(bbk)