Djadjang Nurdjaman Dapat Kado Sekolah di Italia
Minggu, 08 November 2015 - 17:06 WIB
Djadjang Nurdjaman Dapat Kado Sekolah di Italia
A
A
A
BANDUNG - Pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman mendapat kado istimewa setelah sukses menjaga nama besar Persib Bandung. Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glen Sugita memberi kesempatan pelatih yang menyumbang empat trofi dalam tiga musim itu berguru di Italia.
Djadjang mempersembahkan Celebes Cup, Indonesia Super League (ISL), Piala Wali Kota Padang, dan Piala Presiden 2015 selama periode 2012-2015. Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar mengatakan pihaknya sudah sepakat untuk memberikan kado berupa tiket ke Italia untuk Djanur menimba ilmu kepelatihan di Negeri Pizza
"Ya, itu hadiah dari Pak Glen. Djadjang akan disekolahkan ke Italia. Yang jelas ilmu kepelatihan Djadjang akan bertambah," ujar Umuh saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (8/11/2015).
Saat ditanya perihal itu, Djanur tersenyum. Sebab ini merupakan kado yang sudah dinantikannya sejak lama. Namun, pelatih Majalengka, Indonesia, 30 Maret 1964, itu mengaku belum mengetahui kapan keberangkatannya.
"Yang pasti Pak Glen bilang sesegera mungkin akan memberangkatkan saya. Janji beliau seperti itu. Sebenarnya, dijanjikan dari dulu tapi belum siap dan keburu juara (ISL)," ungkap Djanur.
Meski Italia sudah tidak tampak asing bagi Djanur, tetap saja pelatih asal Majalengka merasakan kekhawatiran. Sebab menurutnya di Italia mayoritas menggunakan bahasa Italia.
"Sulitnya paling bahasa karena jarang memakai bahasa Inggris di sana (Italia). Salah satu upayanya paling saya akan memberdayakan anak saya (Marlina Nurdjaman) yang sudah di Italia cukup lama," tuturnya.
Di Italia, Djanur berencana akan menetap di Milan. Tentunya, dia mengaku senang, sebab sepak bola Italia yang cenderung mengandalkan taktik juga menjadi keuntungan tersendiri. Berbeda dengan sepakbola Inggris atau Amerika Latin yang lebih mengandalkan fisik dan skill.
"Bagaimanapun saya ingin mengembangkan ilmu, kebetulan beliau ada akses kesana. Update ilmu lah untuk Persib juga mudah-mudahan kalau nanti saya masih dibutuhkan," tandasnya.
Djadjang mempersembahkan Celebes Cup, Indonesia Super League (ISL), Piala Wali Kota Padang, dan Piala Presiden 2015 selama periode 2012-2015. Manajer tim Persib Bandung, Umuh Muchtar mengatakan pihaknya sudah sepakat untuk memberikan kado berupa tiket ke Italia untuk Djanur menimba ilmu kepelatihan di Negeri Pizza
"Ya, itu hadiah dari Pak Glen. Djadjang akan disekolahkan ke Italia. Yang jelas ilmu kepelatihan Djadjang akan bertambah," ujar Umuh saat ditemui di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (8/11/2015).
Saat ditanya perihal itu, Djanur tersenyum. Sebab ini merupakan kado yang sudah dinantikannya sejak lama. Namun, pelatih Majalengka, Indonesia, 30 Maret 1964, itu mengaku belum mengetahui kapan keberangkatannya.
"Yang pasti Pak Glen bilang sesegera mungkin akan memberangkatkan saya. Janji beliau seperti itu. Sebenarnya, dijanjikan dari dulu tapi belum siap dan keburu juara (ISL)," ungkap Djanur.
Meski Italia sudah tidak tampak asing bagi Djanur, tetap saja pelatih asal Majalengka merasakan kekhawatiran. Sebab menurutnya di Italia mayoritas menggunakan bahasa Italia.
"Sulitnya paling bahasa karena jarang memakai bahasa Inggris di sana (Italia). Salah satu upayanya paling saya akan memberdayakan anak saya (Marlina Nurdjaman) yang sudah di Italia cukup lama," tuturnya.
Di Italia, Djanur berencana akan menetap di Milan. Tentunya, dia mengaku senang, sebab sepak bola Italia yang cenderung mengandalkan taktik juga menjadi keuntungan tersendiri. Berbeda dengan sepakbola Inggris atau Amerika Latin yang lebih mengandalkan fisik dan skill.
"Bagaimanapun saya ingin mengembangkan ilmu, kebetulan beliau ada akses kesana. Update ilmu lah untuk Persib juga mudah-mudahan kalau nanti saya masih dibutuhkan," tandasnya.
(sha)