Gagal Jadi Juara Dunia, Rossi Rebut Podium Paling Sedikit
Minggu, 08 November 2015 - 20:59 WIB
Gagal Jadi Juara Dunia, Rossi Rebut Podium Paling Sedikit
A
A
A
VALENCIA - Valentino Rossi gagal meraih sukses meraih gelar juara dunia MotoGP 2015 musim ini. Pembalap Movistar Yamaha harus mengubur ambisinya merengkuh trofi kedelapannya di kelas utama, atau yang kesepuluh sepanjang kariernya di seluruh kelas balapan.
Rossi hanya finis di posisi keempat usai berjuang dari posisi start paling buncit. Walau gagal, penampilan Rossi memang terbilang luar biasa. Setidaknya ia berhasil merangsek ke barisan pembalap di depannya.
Rossi pun mempunyai catatan musim ini yang bisa dikatakan luar biasa. Tampil sebagai runner-up, The Doctor meraih podium paling sedikit. Dari 7 kali jadi juara dunia, minimal ia membutuhkan enam kali podium pertama.
Pada musim 2009 misalnya, ia mengemas enam kemenangan di Spanyol, Catalunya, Belanda, Jerman, Rep. Ceko dan San Marino. Sisanya, lima kali jadi runner up, dua kali posisi tiga, dan empat kali terlempar dari podium. Sekadar catatan, saat itu hanya ada 17 seri balap setelah Hungaria menarik diri dari kalender balap.
Bahkan jumlah tersebut lebih sedikit dari musim sebelumnya saat Rossi menyabet juara dunia 2008. Saat itu, ia meraih 9 kemenangan podium di China, Prancis, Italia, Amerika, Rep.Ceko, San Marino, Indianapolis, Jepang, dan Malaysia.
Namun penampilan jauh lebih superior ditunjukkan Rossi saat keluar jadi juara dunia 2005. Sepanjang musim, ia tercatat meraih 11 kemenangan, tiga kali jadi runner up, dua kali berada di posisi tiga, dan sekali gagal menyelesaikan balapan.
Jumlah kemenangan Rossi musim ini pun jauh lebih sedikit dari para pesaingnya. Marquez misalnya, pada 2013 lalu ia mengoleksi enam kemenangan dan semusim berikutnya ia mendulang 13 kali juara seri balap akhir pekan.
Sedangkan Lorenzo juga mengemas enam kemenangan saat jadi juara dunia 2012 lalu. Pada musim 2010, ia menang sembilan kali dan unggul jauh dari Dani Pedrosa sebagai pesaing. Hal yang sama dilakukan Casey Stoner pada musim 2011 dan 2007 di mana ia mengoleksi 10 kemenangan balapan akhir pekan.
Jika ada pembalap lain yang mampu juara dengan jumlah kemenangan paling sedikit, ia adalah pembalap Amerika Serikat Nicky Hayden. Pembalap yang memutuskan hengkang dari MotoGP musim ini hanya butuh 2 kali podium pertama saat merebut gelar juara 2006 dari tangan Valentino Rossi yang saat itu ia mengoleksi lima podium pertama.
Berikut jumlah torehan podium pertama saat pembalap jadi juara dunia
Marc Marquez musim 2014: 13
Marc Marquez musim 2013: 6
Jorge Lorenzo musim 2012: 6
Casey Stoner musim 2011: 10
Jorge Lorenzo musim 2010: 9
Valentino Rossi musim 2009: 6
Valentino Rossi musim 2008: 9
Casey Stoner musim 2007: 10
Nicky Hayden musim 2006: 2
Valentino Rossi musim 2005: 11
Valentino Rossi musim 2004: 9
Valentino Rossi musim 2003: 9
Valentino Rossi musim 2002: 11
Valentino Rossi musim 2001 (masih 500cc): 11
Rossi hanya finis di posisi keempat usai berjuang dari posisi start paling buncit. Walau gagal, penampilan Rossi memang terbilang luar biasa. Setidaknya ia berhasil merangsek ke barisan pembalap di depannya.
Rossi pun mempunyai catatan musim ini yang bisa dikatakan luar biasa. Tampil sebagai runner-up, The Doctor meraih podium paling sedikit. Dari 7 kali jadi juara dunia, minimal ia membutuhkan enam kali podium pertama.
Pada musim 2009 misalnya, ia mengemas enam kemenangan di Spanyol, Catalunya, Belanda, Jerman, Rep. Ceko dan San Marino. Sisanya, lima kali jadi runner up, dua kali posisi tiga, dan empat kali terlempar dari podium. Sekadar catatan, saat itu hanya ada 17 seri balap setelah Hungaria menarik diri dari kalender balap.
Bahkan jumlah tersebut lebih sedikit dari musim sebelumnya saat Rossi menyabet juara dunia 2008. Saat itu, ia meraih 9 kemenangan podium di China, Prancis, Italia, Amerika, Rep.Ceko, San Marino, Indianapolis, Jepang, dan Malaysia.
Namun penampilan jauh lebih superior ditunjukkan Rossi saat keluar jadi juara dunia 2005. Sepanjang musim, ia tercatat meraih 11 kemenangan, tiga kali jadi runner up, dua kali berada di posisi tiga, dan sekali gagal menyelesaikan balapan.
Jumlah kemenangan Rossi musim ini pun jauh lebih sedikit dari para pesaingnya. Marquez misalnya, pada 2013 lalu ia mengoleksi enam kemenangan dan semusim berikutnya ia mendulang 13 kali juara seri balap akhir pekan.
Sedangkan Lorenzo juga mengemas enam kemenangan saat jadi juara dunia 2012 lalu. Pada musim 2010, ia menang sembilan kali dan unggul jauh dari Dani Pedrosa sebagai pesaing. Hal yang sama dilakukan Casey Stoner pada musim 2011 dan 2007 di mana ia mengoleksi 10 kemenangan balapan akhir pekan.
Jika ada pembalap lain yang mampu juara dengan jumlah kemenangan paling sedikit, ia adalah pembalap Amerika Serikat Nicky Hayden. Pembalap yang memutuskan hengkang dari MotoGP musim ini hanya butuh 2 kali podium pertama saat merebut gelar juara 2006 dari tangan Valentino Rossi yang saat itu ia mengoleksi lima podium pertama.
Berikut jumlah torehan podium pertama saat pembalap jadi juara dunia
Marc Marquez musim 2014: 13
Marc Marquez musim 2013: 6
Jorge Lorenzo musim 2012: 6
Casey Stoner musim 2011: 10
Jorge Lorenzo musim 2010: 9
Valentino Rossi musim 2009: 6
Valentino Rossi musim 2008: 9
Casey Stoner musim 2007: 10
Nicky Hayden musim 2006: 2
Valentino Rossi musim 2005: 11
Valentino Rossi musim 2004: 9
Valentino Rossi musim 2003: 9
Valentino Rossi musim 2002: 11
Valentino Rossi musim 2001 (masih 500cc): 11
(bbk)