Petinggi Spanyol Angkat Bicara Soal Tudingan Rossi
Selasa, 10 November 2015 - 06:30 WIB
Petinggi Spanyol Angkat Bicara Soal Tudingan Rossi
A
A
A
VALENCIA - Tudingan Valentino Rossi soal adanya konspirasi Jorge Lorenzo jadi juara dunia MotoGP 2015 membuat pejabat Spanyol mulai turun tangan. Presiden Komite Olimpiade Spanyol Alejandro Blanco menegaskan sikap pembalap negaranya sangat bertolak belakang dari yang sedang ramai diberitakan karena ucapan pembalap Italia.
Rossi menuding adanya konspirasi tiga pembalap Spanyol; Lorenzo, Marc Marquez dan Dani Pedrosa dalam upaya perebutan gelar juara dunia musim ini. Setelah balapan di seri terakhir Valencia, The Doctor membongkar bagaimana taktik mereka bersekutu dalam menggagalkan dirinya di kejuaraan. (Baca Juga: Rossi Ungkap Taktik Marquez-Pedrosa Dukung Lorenzo)
Ucapan tersebut adalah jadi yang kedua kalinya dilontarkan Rossi setelah sebelumnya mengatakan hal serupa di seri balap Malaysia. Merasa gerah dengan pernyataan Rossi, Blanco yang baru bertemu Presiden Extremadura, Guillermo Fernandez Vara menyebut hasil akhir kejuaraan tak bisa diganggu gugat. "Tidak ada pertanyaan untuk kejuaraan kali ini," tegasnya dilansir Sport.es, Selasa (10/11/2015).
"Kontroversi terjadi dalam balapan lain, bukan yang kemarin (Valencia) dan itu telah menegaskan karier pembalap Spanyol yang luar biasa serta diakui dunia. Dunia olah raga tidak pernah memertanyakan kesuksesan Lorenzo tahun ini dari tujuh kali kemenangannya. Kemenangan adalah miliknya sendiri," imbuhnya.
Kendati demikian, Lorenzo sempat mengakui jika Marquez dan Pedrosa memang membantunya selama ini. Tapi pembalap berusia 28 tahun itu berpendapat, Rossi akan mendapat keuntungan yang sama andai berada di posisi yang sama. (Baca Juga: Lorenzo Jujur Ngaku Adanya Konspirasi)
Rossi menuding adanya konspirasi tiga pembalap Spanyol; Lorenzo, Marc Marquez dan Dani Pedrosa dalam upaya perebutan gelar juara dunia musim ini. Setelah balapan di seri terakhir Valencia, The Doctor membongkar bagaimana taktik mereka bersekutu dalam menggagalkan dirinya di kejuaraan. (Baca Juga: Rossi Ungkap Taktik Marquez-Pedrosa Dukung Lorenzo)
Ucapan tersebut adalah jadi yang kedua kalinya dilontarkan Rossi setelah sebelumnya mengatakan hal serupa di seri balap Malaysia. Merasa gerah dengan pernyataan Rossi, Blanco yang baru bertemu Presiden Extremadura, Guillermo Fernandez Vara menyebut hasil akhir kejuaraan tak bisa diganggu gugat. "Tidak ada pertanyaan untuk kejuaraan kali ini," tegasnya dilansir Sport.es, Selasa (10/11/2015).
"Kontroversi terjadi dalam balapan lain, bukan yang kemarin (Valencia) dan itu telah menegaskan karier pembalap Spanyol yang luar biasa serta diakui dunia. Dunia olah raga tidak pernah memertanyakan kesuksesan Lorenzo tahun ini dari tujuh kali kemenangannya. Kemenangan adalah miliknya sendiri," imbuhnya.
Kendati demikian, Lorenzo sempat mengakui jika Marquez dan Pedrosa memang membantunya selama ini. Tapi pembalap berusia 28 tahun itu berpendapat, Rossi akan mendapat keuntungan yang sama andai berada di posisi yang sama. (Baca Juga: Lorenzo Jujur Ngaku Adanya Konspirasi)
(bbk)