Rossi Khawatir Musim 2016 Kembali Dijadikan Korban
Selasa, 10 November 2015 - 11:38 WIB
Rossi Khawatir Musim 2016 Kembali Dijadikan Korban
A
A
A
VALENCIA - Gelaran MotoGP 2015 memang sudah berakhir. Jorge Lorenzo pun sudah dinobatkan sebagai juara dunia. Meski begitu Valentino Rossi masih menyimpan kekhawatiran kalau musim depan dirinya akan terus dijadikan korban seperti musim ini.
Seperti diketahui perburuan gelar juara dunia MotoGP musim ini diwarnai dengan berbagai drama mendebarkan. Kalau dirunut, seri Sepang menjadi puncak dari perseteruan antara Rossi dan Lorenzo yang melibatkan Marc Marquez.
Marquez pun oleh banyak kalangan memberanikan mengorbankan diri guna melanggengkan rekan senegarnya, Lorenzo untuk mencuri gelar juara dunia darinya. Rossi pun tersulut emosinya sampai di seri Valencia yang jadi aksi pamungkas semua rider MotoGP. Usai lomba akhir pekan lalu, Rossi menuding Marquez menjadi pengawal Lorenzo.
Perseteruan inilah yang dikhawatirkan Rossi akan terus berlanjut di musim 2016. "Saya memiliki banyak gairah untuk musim depan. Saya tidak akan mengubah rencana masa depan saya karena apa yang terjadi sekarang. Saya akan meneruskan pekerjaan ini," ungkapnya di Foxsport, Selasa (10/11/2015).
Rossi pun mengaku tidak keberatan kalau kembali berada satu tim dengan Lorenzo. "Tapi yang saya takutkan musim depan adalah perseteruan dengan Marquez akan terus berlanjut. Dia adalah pembalap yang tidak mementingkan gelar juara tapi melakukan sesuatu yang membahayakan orang lain. Saya pun tidak tahu kapan hal tersebut akan berakhir."
Sebenarnya kecurigaan Rossi kalau Marquez akan menghalangi dirinya sudah disampaikan pada petinggi di MotoGP. "Kamis lalu saya dapat kesempatan bertemu dengan petinggi di MotoGP. Saya pun mengungkapkan kekhawatiran ini. Sayangnya mereka mengatakan hal tersebut tidak akan terjadi," papar Rossi.
Seperti diketahui perburuan gelar juara dunia MotoGP musim ini diwarnai dengan berbagai drama mendebarkan. Kalau dirunut, seri Sepang menjadi puncak dari perseteruan antara Rossi dan Lorenzo yang melibatkan Marc Marquez.
Marquez pun oleh banyak kalangan memberanikan mengorbankan diri guna melanggengkan rekan senegarnya, Lorenzo untuk mencuri gelar juara dunia darinya. Rossi pun tersulut emosinya sampai di seri Valencia yang jadi aksi pamungkas semua rider MotoGP. Usai lomba akhir pekan lalu, Rossi menuding Marquez menjadi pengawal Lorenzo.
Perseteruan inilah yang dikhawatirkan Rossi akan terus berlanjut di musim 2016. "Saya memiliki banyak gairah untuk musim depan. Saya tidak akan mengubah rencana masa depan saya karena apa yang terjadi sekarang. Saya akan meneruskan pekerjaan ini," ungkapnya di Foxsport, Selasa (10/11/2015).
Rossi pun mengaku tidak keberatan kalau kembali berada satu tim dengan Lorenzo. "Tapi yang saya takutkan musim depan adalah perseteruan dengan Marquez akan terus berlanjut. Dia adalah pembalap yang tidak mementingkan gelar juara tapi melakukan sesuatu yang membahayakan orang lain. Saya pun tidak tahu kapan hal tersebut akan berakhir."
Sebenarnya kecurigaan Rossi kalau Marquez akan menghalangi dirinya sudah disampaikan pada petinggi di MotoGP. "Kamis lalu saya dapat kesempatan bertemu dengan petinggi di MotoGP. Saya pun mengungkapkan kekhawatiran ini. Sayangnya mereka mengatakan hal tersebut tidak akan terjadi," papar Rossi.
(bbk)