Lorenzo Jujur Soal Konspirasi, Iannone Nyesel Tak Bantu Rossi
Rabu, 11 November 2015 - 01:32 WIB
Lorenzo Jujur Soal Konspirasi, Iannone Nyesel Tak Bantu Rossi
A
A
A
VALENCIA - Penyesalan selalu datang terlambat. Itulah perasaan yang tengah menghantui Andrea Iannone lantaran gagal membantu Valentino Rossi mengamankan gelar juara dunia di musim ini. Apalagi ketika mendengar pernyataan Jorge Lorenzo mengenai konspirasi pembalap Spanyol pasca balapan seri terakhir di GP Valencia, Minggu (8/11/2015) malam WIB.
Sebagai pembalap Italia, Iannone miris mendengar kejujuran Lorenzo soal isu konspirasi selama ini. Ia pun makin frustasi bahwa olahraga telah memiliki begitu banyak perhatian negatif ditambah melihat rekan senegaranya (Rossi) gagal mengamankan gelar juara dunia kesepuluh sepanjang kariernya. (Baca juga: Yamaha Pastikan Enggak Ada Dinding Pemisah Musim Depan)
"Situasi olahraga kami saat ini adalah sulit dan memalukan. Saya minta maaf bahwa Valentino Rossi belum membawa pulang gelar juara dunia. Padahal dia memacu kecepatan motor Yamaha melampaui keyakinannya dan seharusnya ia pantas mendapatkannya. Tapi yang harus dicermati bahwa ada perasaan kekecewaan yang besar karena olahraga ini tidak pernah fokus untuk mengakhiri kontroversi semacam ini sebelumnya. Sekarang otoritas tinggi di olahraga ini telah menyeret isu konspirasi kepada seluruh pembalap," sedih Iannone seperti dikutip Gazzettaworld, Rabu (11/11/2015).
Sekadar informasi, Lorenzo terang-terangan mengaku kalau prestasi yang diraihnya menjadi juara dunia karena adanya konspirasi sesama pembalap Spanyol. X-Fuera pun yakin kalau Rossi dalam posisi seperti dirinya dan pembalap Italia lain ada di belakangnya pasti akan melakukan hal yang sama.
Soal konspirasi memang menjadi perhatian pecinta MotoGP. Usai lomba Rossi kembali melontarkan pernyataan pedas yang menuding Marquez menjadi bodyguard Lorenzo. Walau langsung dibantah Marquez, sepertinya bola panas akan terus menggelinding. (Baca juga: Lorenzo Jujur Ngaku Adanya Konspirasi)
Sebagai pembalap Italia, Iannone miris mendengar kejujuran Lorenzo soal isu konspirasi selama ini. Ia pun makin frustasi bahwa olahraga telah memiliki begitu banyak perhatian negatif ditambah melihat rekan senegaranya (Rossi) gagal mengamankan gelar juara dunia kesepuluh sepanjang kariernya. (Baca juga: Yamaha Pastikan Enggak Ada Dinding Pemisah Musim Depan)
"Situasi olahraga kami saat ini adalah sulit dan memalukan. Saya minta maaf bahwa Valentino Rossi belum membawa pulang gelar juara dunia. Padahal dia memacu kecepatan motor Yamaha melampaui keyakinannya dan seharusnya ia pantas mendapatkannya. Tapi yang harus dicermati bahwa ada perasaan kekecewaan yang besar karena olahraga ini tidak pernah fokus untuk mengakhiri kontroversi semacam ini sebelumnya. Sekarang otoritas tinggi di olahraga ini telah menyeret isu konspirasi kepada seluruh pembalap," sedih Iannone seperti dikutip Gazzettaworld, Rabu (11/11/2015).
Sekadar informasi, Lorenzo terang-terangan mengaku kalau prestasi yang diraihnya menjadi juara dunia karena adanya konspirasi sesama pembalap Spanyol. X-Fuera pun yakin kalau Rossi dalam posisi seperti dirinya dan pembalap Italia lain ada di belakangnya pasti akan melakukan hal yang sama.
Soal konspirasi memang menjadi perhatian pecinta MotoGP. Usai lomba Rossi kembali melontarkan pernyataan pedas yang menuding Marquez menjadi bodyguard Lorenzo. Walau langsung dibantah Marquez, sepertinya bola panas akan terus menggelinding. (Baca juga: Lorenzo Jujur Ngaku Adanya Konspirasi)
(akr)