Terus Dituding Rossi, Marquez Ngaku Tak Bodoh

Rabu, 11 November 2015 - 12:54 WIB
Terus Dituding Rossi,...
Terus Dituding Rossi, Marquez Ngaku Tak Bodoh
A A A
VALENCIA - Marc Marquez menganggap Valentino Rossi bodoh kalau terus menuduhnya bersekongkol untuk menjadikan Jorge Lorenzo jadi juara dunia. Ia sendiri gelisah saat melakoni seri terakhir di Valencia karena jika tidak memenangkan lomba tuduhan membantu Lorenzo akan mengarah padanya.

Ternyata dugaannya tidak meleset. Setelah Lorenzo dinobatkan sebagai juara dunia, tuduhan miring pun harus diterimanya bahkan dari Rossi sendiri yang menjadi idolanya selama ini. (Baca juga : Marquez Punya Firasat Bakal Dicemooh)

Marquez sejak awal sudah memprediksi kalau dirinya memang tidak akan menang di Valencia. Karena, Lorenzo pastinya akan berjuang habis-habisan untuk meraih posisi pertama guna menjaga jarak dengan Rossi.

"Setelah Malaysia, saya banyak menderita dan ketika sampai di Valencia saya ingin memenangkan lomba. Kami tahu kalau tidak ingin berada dalam situasi seperti ini,"ungkap Marquez dalam wawancara dengan Foxsport, Rabu (11/11/2015).

"Saya tidak bodoh dan tahu akan berakhir seperti ini dan semua itu membuat saya gugup sebelum lomba dimulai. Bahkan perasaannya melebihi ketika kali pertama menjadi juara dunia 2013. Ini merupakan situasi serius sebab saya tahu kontroversi akan datang. Karenanya saya ingin memenangkan lomba untuk menghindari tuduhan," jelas Marquez.

Dengan pernyataan ini, Marquez berharap Rossi tidak lagi berpikir ia mempengaruhi Lorenzo menjadi juara dunia. Rossi sendiri sempat menumpahkan kekecewaannya dengan mengatakan Marquez adalah pembohong besar. (Baca juga : Rossi Tuding Marquez Pembohong Besar)

"Saya yakin setidaknya dua atau tiga bulan, setelah Rossi tidak lagi memikirkan soal balapan, dia akan menemukan semuanya (soal kebenaran ucapan Marquez). Pada akhirnya semua orang tahu saya punya hati nurani yang cukup penting membuat Anda bisa tidur nyenyak," sambung Marquez.

"Rossi telah membuat orang percaya dengan sesuatu yang tidak benar dan tidak ada pembalap yang mengharapkan dia mengatakan seperti itu. Banyak orang percaya Rossi dan saya menghargai itu. Tapi sekali lagi saya tegaskan kalau saya tidak menginginkan situasi seperti ini."

"Rossi adalah pembalap legendaris di kejuaraan saat ini, tapi pada akhirnya Anda harus melihat dia yang selalu memikirkan prang lain. Kami selama setahun bersama baik pembalap muda dan tua. Kami semua menikmati balapan dan kami harus mencoba mengubah pandangan meski sangat sulit dilupakan. Saya benar-benar tidak setuju dengan Rossi tapi saya selalu membuka diri untuk berjabat tangan dengannya," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
47 menit yang lalu
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
1 jam yang lalu
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
5 jam yang lalu
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
5 jam yang lalu
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
5 jam yang lalu
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved