Banyak Buang Peluang, Penyelesaian Akhir Persib Masih Bermasalah
Rabu, 11 November 2015 - 19:01 WIB
Banyak Buang Peluang, Penyelesaian Akhir Persib Masih Bermasalah
A
A
A
BANDUNG - Persiapan akhir Persib Bandung masih menyisakan pekerjaan rumah. Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman belum puas dengan kinerja penyerang yang kerap membuang peluang di mulut gawang lawan. Itu terlihat saat Maung Bandung beruji coba dengan tim Pra PON Jawa Barat di Lapangan Sesko AD, Kota Bandung, Selasa (10/11/2015) pagi.
Meski menang 4-2, namun hingga 90 menit pertandingan berjalan, peluang yang didapatkan tidak berjalan maksimal. "Masih menyisakan beberapa PR (pekerjaan rumah). Kelihatan di penyelesaian akhir karena terlihat sekali banyak kans untuk tercipta gol terutama di babak pertama," ujar Djanur.
Namun, bila dibandingkan dengan laga uji coba pertama melawan Banasphati FC di Lapangan Weragati Palasah, Kabupaten Majalengka, Minggu (8/11/2015), Djanur menilai performa anak asuhnya ada peningkatan. Djanur berharap di sisa waktu sebelum memulai turnamen Piala Jenderal Sudirman segala kekurangan bisa diperbaiki.
Persib berada di Grup C (Surabaya) yang diisi tim-tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata, seperti Persela Lamongan, Surabaya United, Persimania Borneo FC, dan PS TNI. Persib akan melakoni laga pembuka Grup C melawan Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (15/11/2015).
"Besok (hari ini) dipastikan semua pemain komplet. Para pemain yang selama ini ada di Habibie Cup semua datang, dan langsung latihan sekali lagi, karena Jumat (13/11/2015) tim berangkat ke Surabaya," tuturnya.
Pelatih asal Majalengka ini memastikan materi pemainnya akan bertambah. Dua pemain dari Diklat Persib berusia dibawah 21 tahun, Ary Ahmad dan Sugianto, akan diboyongnya. Ary berposisi sebagai center bek, sedangkan Sugianto berposisi sebagai gelandang bertahan.
Itu berarti dalam menghadapi turnamen Piala Jenderal Sudirman Persib akan dihuni lima pemain dari U-21, tiga sisanya Sidik Permana, Gian Zola dan Febri Hariyadi sudah lebih dulu bergabung. "Ya, kita panggil dua pemain lagi, Ary dan Sugianto. Pertimbangannya sebagai antisipasi jika ada yang cedera," jelasnya.
Hanya saja, Djadjang tidak bisa menjamin di turnamen Piala Jenderal Sudirman para penggawa mudanya ini akan bermain full time. Itu akan dilihat sesuai kondisi di lapangan. "Kalau melihat Arema yang menurunkan hanya beberapa menit para pemain mudanya, Persib tidak begitu. Karena kasihan juga kalau main sebentar, mentalnya juga akan kena. Mudah-mudahan pemain muda kita bisa melihatkan kemampuannya, agar saya tidak cepat mengganti mereka," tandasnya.
Meski menang 4-2, namun hingga 90 menit pertandingan berjalan, peluang yang didapatkan tidak berjalan maksimal. "Masih menyisakan beberapa PR (pekerjaan rumah). Kelihatan di penyelesaian akhir karena terlihat sekali banyak kans untuk tercipta gol terutama di babak pertama," ujar Djanur.
Namun, bila dibandingkan dengan laga uji coba pertama melawan Banasphati FC di Lapangan Weragati Palasah, Kabupaten Majalengka, Minggu (8/11/2015), Djanur menilai performa anak asuhnya ada peningkatan. Djanur berharap di sisa waktu sebelum memulai turnamen Piala Jenderal Sudirman segala kekurangan bisa diperbaiki.
Persib berada di Grup C (Surabaya) yang diisi tim-tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata, seperti Persela Lamongan, Surabaya United, Persimania Borneo FC, dan PS TNI. Persib akan melakoni laga pembuka Grup C melawan Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (15/11/2015).
"Besok (hari ini) dipastikan semua pemain komplet. Para pemain yang selama ini ada di Habibie Cup semua datang, dan langsung latihan sekali lagi, karena Jumat (13/11/2015) tim berangkat ke Surabaya," tuturnya.
Pelatih asal Majalengka ini memastikan materi pemainnya akan bertambah. Dua pemain dari Diklat Persib berusia dibawah 21 tahun, Ary Ahmad dan Sugianto, akan diboyongnya. Ary berposisi sebagai center bek, sedangkan Sugianto berposisi sebagai gelandang bertahan.
Itu berarti dalam menghadapi turnamen Piala Jenderal Sudirman Persib akan dihuni lima pemain dari U-21, tiga sisanya Sidik Permana, Gian Zola dan Febri Hariyadi sudah lebih dulu bergabung. "Ya, kita panggil dua pemain lagi, Ary dan Sugianto. Pertimbangannya sebagai antisipasi jika ada yang cedera," jelasnya.
Hanya saja, Djadjang tidak bisa menjamin di turnamen Piala Jenderal Sudirman para penggawa mudanya ini akan bermain full time. Itu akan dilihat sesuai kondisi di lapangan. "Kalau melihat Arema yang menurunkan hanya beberapa menit para pemain mudanya, Persib tidak begitu. Karena kasihan juga kalau main sebentar, mentalnya juga akan kena. Mudah-mudahan pemain muda kita bisa melihatkan kemampuannya, agar saya tidak cepat mengganti mereka," tandasnya.
(sha)