Demi Jegal Rossi, Pembalap Ini Gunakan Pemikiran Pep Guardiola
Kamis, 12 November 2015 - 11:12 WIB
Demi Jegal Rossi, Pembalap Ini Gunakan Pemikiran Pep Guardiola
A
A
A
VALENCIA - Balapan di Sirkuit Ricardo Tormo Valencia, Minggu (8/11/2015) lalu masih membekas dalam ingatan Aleix Espargaro. Meski gagal meraih podium, ia tetap senang sebab sempat menyulitkan pergerakan Valentino Rossi.
Aleix dan Rossi bersaing ketat di lap ke-25. Agar bisa menjegal lawannya, Aleix menggunakan filosofi mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola. Namun sayang, strategi itu tidak berjalan mulus. Rossi sukses melewatinya dan Aleix harus puas finis di posisi delapan.
"Valentino langsung masuk ke tikungan dan saya tidak akan berhenti. Cukup adil jika saya teringat pada kata-kata Guardiola yaitu cara terbaik menghormati lawan adalah saat Anda memberikan penamppilan yang terbaik. Teruslah menyerang dan balapan dengan maksimal. Itu yang saya lakukan dan sebaiknya semua orang juga," ucap Aleix yang juga penggemar Barcelona sebagaimana dilansir Sport.es, Kamis (12/11/2015).
Rossi sendiri akhirnya finis di posisi empat. Ia pun gagal merebut gelar juara tahun ini sebab poinnya kalah dari Jorge Lorenzo. Pada akhir kejuaraan, Rossi mengumpulkan 325 poin. Sedangkan Lorenzo sukses mengoleksi 330 poin. (Baca Juga: Menelisik Rencana Valentino Rossi di Musim Depan)
Meski demikian, penampilan Rossi pantas diacungi dua jempol. Sebab ia bisa finis di urutan empat meski harus memulai balapan dari posisi paling belakang. (Baca Juga: Valentino Rossi adalah Korban Konspirasi Terbaru Dorna?)
Aleix dan Rossi bersaing ketat di lap ke-25. Agar bisa menjegal lawannya, Aleix menggunakan filosofi mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola. Namun sayang, strategi itu tidak berjalan mulus. Rossi sukses melewatinya dan Aleix harus puas finis di posisi delapan.
"Valentino langsung masuk ke tikungan dan saya tidak akan berhenti. Cukup adil jika saya teringat pada kata-kata Guardiola yaitu cara terbaik menghormati lawan adalah saat Anda memberikan penamppilan yang terbaik. Teruslah menyerang dan balapan dengan maksimal. Itu yang saya lakukan dan sebaiknya semua orang juga," ucap Aleix yang juga penggemar Barcelona sebagaimana dilansir Sport.es, Kamis (12/11/2015).
Rossi sendiri akhirnya finis di posisi empat. Ia pun gagal merebut gelar juara tahun ini sebab poinnya kalah dari Jorge Lorenzo. Pada akhir kejuaraan, Rossi mengumpulkan 325 poin. Sedangkan Lorenzo sukses mengoleksi 330 poin. (Baca Juga: Menelisik Rencana Valentino Rossi di Musim Depan)
Meski demikian, penampilan Rossi pantas diacungi dua jempol. Sebab ia bisa finis di urutan empat meski harus memulai balapan dari posisi paling belakang. (Baca Juga: Valentino Rossi adalah Korban Konspirasi Terbaru Dorna?)
(bep)