Marquez Khawatir, Honda Masih Bermasalah di Perangkat Elektronik

Kamis, 12 November 2015 - 17:09 WIB
Marquez Khawatir, Honda...
Marquez Khawatir, Honda Masih Bermasalah di Perangkat Elektronik
A A A
VALENCIA - Kekhawatiran mulai dirasakan Marc Marquez yang tengah melakoni pengujian ban dan perangkat elektronik di Valencia. Pembalap Repsol Honda mengaku perangkat elektronik dan ban yang serba baru masih belum bisa ditemukan solusinya.

Saat ini para pembalap sedang melakukan pengujian di Sirkuit Ricardo Tormo sebagai tes pramusim 2016. Ada dua hal yang sedang dipelajari pembalap yakni elektronik dan ban Michelin yang berubah berkat regulasi baru MotoGP.

Dari dua kali pengujian, Marquez sukses jadi yang tercepat di banding pembalap lainnya seperti Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Namun pembalap asal Spanyol itu mengaku belum bisa mengatasi kesulitan menunggangi Honda RC213V dengan perangkat elektronik baru dan ban Michelin.

"Waktu makin sedikit sebab masih ada banyak hal yang mesti diperbaiki. Kami semua sangat kesulitan, terutama dengan elektronik baru yang sangat berbeda. Selama pengujian di Jepang, para tes rider mengatakan sangat mirip, tetapi kenyataanya ada begitu banyak perubahan," ucap Marquez dilansir Marca, Kamis (12/11/2015).

"Kami telah mencoba elektronik dan menguji waktu dengannya. Kami juga menguji mesin baru tapi masih harus mengkonfigurasi banyak hal. Pertama kami harus fokus pada elektronik dan kemudian mulai menguji mesin dan hal lainnya," tambahnya.

Marquez pun lebih menyoroti perangkat elektronik yang mesti menggunakan standar ECU (Electronic Control Unit) buatan Magneti Marelli, Marquez. "Kurva yang dihasilkan lebih banyak dari rem mesin dan anti wheel. Kami menggunakan peta yang sangat mendasar dari catatan waktu elektronik yang Anda miliki di mana itu sangat lambat," ungkapnya.

Soal penggunaan ban Michelin, setali tiga uang dengan perangkat elektronik. Marquez mengaku masih belum bisa menguasai dengan baik ban asal Prancis tersebut. "Anda berbalik kanan di depan dan tiba-tiba anda tidak tahu mengapa bisa berada di tanah," keluhnya.

"Kami memahami sedikit lebih baik karakteristik mesin baru, di mana kami perlu lebih meningkatkan kecepatan dan bisa membuatnya tenang sebab kami masih terlalu agresif," tutupnya.
(bbk)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
7 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
7 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
8 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
13 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
13 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
15 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved